Kapal Penjaga Pantai Cina Makin Garang, Ada Potensi Berubah Peran Jadi Kapal Kombatan

Nota protes yang dilayangkan Kementerian Luar Negeri Indonesia kepada Pemerintah Cina seolah tidak digubris, baru saja sehari nota protes dilayangkan, kembali kapal penjaga pantai Cina (China Coast Guard/CCG) diwartakan kembali memasuki perairan Natuna Utara pada Selasa, 31 Desember 2019. Kehadiran kapal penjaga pantai Cina, seperti pada kasus-kasus terdahulu yaitu dalam misi mengawal aktivitas perahu nelayan Cina yang secara koordinat memasuki ZEE (Zone Ekonomi Eksklusif) Indonesia.
Baca juga: Ciptakan “Milisi Maritim,” Aksi Kapal Nelayan Cina Berpotensi Memicu Perang Terbuka
Membandelnya perahu-perahu nelayan Cina yang acap kali diusir kapal patroli Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Bakamla (Badan Keamanan Laut) dan TNI AL, tentu ada sebabnya, tak lain karena mereka mendapatkan pengawalan dan perlindungan dari kapal-kapal CCG, yang rata-rata secara tonase sosoknya setara dengan frigat.
Terkait kehadiran armada kapal CCG yang terkesan ofensif, rupanya telah menjadi isu tersendiri di kawasan Asia Tenggara. Kapal CCG statusnya adalah non kombatan, namun taring kapal CCG cukup bergigi. Memang tak ada bekal rudal, namun kehadiran kanon (Penangkis Serangan Udara) kaliber 30 mm dan meriam 76 mm pada haluan (Haijing 35111) sudah mampu membuat angkatan laut negara ‘tetangga’ berpikir dua kali untuk menindak kapal penjaga pantai yang rata-rata punya bobot 2.500 – 3.500 ton ini.
Belum lagi, di ‘belakang’ kapal penjaga pantai ini ada kekuatan ‘armada super’ AL Cina yang memang bukan tandingan negara-negara di kawasan Laut Cina Selatan.

Umumnya kapal penjaga pantai dapat diidentifikasi dari cat putih dan garis merah pada bodi, Selain itu, menyandang predikat kapal penjaga pantai, tersedia water canon sebagai alat penindakan pada soft target. Meski dipersenjatai dengan meriam dan kanon, namun kapal patroli penjaga pantai yang bersatus non militer dapat dipantau posisi dan keberadaannya lewat data Automatic Identification System (AIS).
[the_ad id=”12235″]
Dengan akses data dari AIS, dapat diketahui alur pelayaran kapal-kapal CCG yang beberapa kali terlihat provokatif di kawasan Laut Cina Selatan. Dan salah satu kapal patroli CCG yang kini tengah mendapat perhatian adalah Haijing 35111, yang pada awal Desember 2019 sempat terlihat mendekati lepas pantai Sarawak, Malaysia.

Fokus perhatian dunia juga pada potensi Cina untuk ‘menyulap’ kapal patroli CCG menjadi real fregate. Tanpa pemberitahuan kepada publik, bukan tak mungkin kapal penjaga pantai dapat dilengkapi senjata ofensif seperti rudal anti kapal. Toh ini bukan sesuatu yang baru, malahan telah dilakukan AS dengan merubah peran armada US Coast Guard untuk memburu kapal selam pada Perang Dunia II. (Supriyadi AS)



Ibu Susi Pudjiastuti juga sama2 dibawah Presiden tetapi berani mengeluarkan statement dan implementasi lebih keras…
Setidaknya harus ada implementasi nyata dari Menhan thd kasus ini
Heran…..sudah punya menhan yg “ahlinya ahli (ngakunya begitu), kenapa makin tak disegani cina 🙆🙆🙆
Jangan sinislah. Beliau juga harus tunduk dalam kordinasi Preisden. Menghadapi China terlalu keras, bisa membuat konflik yang tak seimbang dan jatuh korban. Malah menjadi bumerang. Tetapi terlalu lembek juga membuat China semena-mena dan membuat sentimen dalam negari menjadi keras dan tak baik utk hubungan bilateral dan investasi. Jadi harus sinkron dengan strategi Pemerintah.
Periode kemarin kan sudah ditunjukan sikap proporsional dlm menangani ketegangan di natuna….dan cukup berhasil, kenapa sekarang pernyataan yg tegas, jelas dan proporsional itu tidak muncul.
Justru sikap gamang yg ditunjukkan dg senyapnya itu
Disinilah 👇 sebenarnya ketegangan di natuna bermuara 😎
Bu Susi ini memang anomali….dari jaman orba sampai sebelum bu Susi menjabat, ada kebijakan yg mengijinkan kapal ikan asing utk mengeksploitasi hasil kekayaan laut kita dg sistim bagi hasil….walaupun aspek pengawasannya sangat lemah shg seberapa banyak ikan yg diselundupkan keluar negri tanpa bayar pajak/retribusi via praktek transhipment tidak bisa termonitor saking
luasnya perairan kita ☝️.
Namun diera bu Susi, penangkapan ikan ini harus kita tangani sendiri oleh nelayan nelayan kita…..barulah dibidang yg belum kita kuasai dg baik spt membangun industri pengolah ikan, bolehlah kalo mengundang investasi asing 🤗🤗🤗.
Tampaknya sekarang ada usaha mengembalikan kondisi seperti dahulu kala…..
Ternyata ada beda persepsi ttg arti “kedaulatan” antara seorang sipil yg hanya tamatan SMP dg mantan tentara yg sudah berubah jadi pengusaha 🙄
https://bisnis.tempo.co/read/1291027/luhut-pandjaitan-cina-boleh-ambil-ikan-di-natuna-asal
“Cina kumat tengilnya karena menyadari dalam kabinet sendiri tidak satu suara dalam hal pengelolaan laut kita 🕵️🕵️🕵️”
https://m.kumparan.com/kumparannews/pemerintah-jangan-sampai-lemah-soal-natuna-karena-investasi-china-1sZjd3IaPAu
semuanya itu ada masa untuk pertama kalinya.
Dan masa sekarang adalah masa dimana kepentingan nasional lebih didahullukan. atau masa egoisme meraja lela.
Kalau dulu mungkin semua negara disekitar kawasan masih hidup ala kadarnya (sederhana tidak terlalu materialistis, mengutamakan kerukunan, menjunjung tinggi persahabatan serta kekeluargaan).
Tetapi semua itu masih bisa di jalankan dengan harmonis apabila masing2 pihak
berjalan hidup sesuai hukum internasional (umum) yang berlaku dan di akui bersama. Kalau salah satu sudah tidak mau menjalankannya…… ya pasti akan ada ribut. apalagi ada pihak yang merasa dirugikan mearsa masih sanggup untuk ngajak duel.
Indonesia dan china tidak akan perang,karena keduanya saling membutuhkan,Indonesia butuh china sebagai pasar export nya dan pembiayaan dagang…sedangkan china butuh indonesia sebagai pembendung pengaruh US dkk nya,karena letak geografis Indonesia sangat strategis
Ini yg pada komen disini udah berasa para analis militer kampiun…..padahal mentri Edi nya masih liburan ngrayain tahun baru son 😹😹😹
apa hubungan nya mentri dengan komen cerdas warga dimari dek…???
apa harus jadi mentri baru bisa komen wow gitu…???
siruski yang notabe nya seorang ningrat komen nya gitu gitu aja…kan engak mesti bahwa kamu jelata kamu harus dibawah mereka…iya orak son…!!!
sebenernya yang buat gue semangat adalah banyak nya komen erdas dan masuk akal…kalou komen disatu situs isinya para indoner atau maloner gue males dek nimbrung…!!!
Gue nanyain si edi……bukan ruskiyem 😹😹😹
Semoga Frigate Iver Huitfeld lekas dibeli
20 tahun lagi kita menyamai cina apa amerika..kok bisa…???
pertanyaaan dan pernyataan yang menarik dan mengelitik.,.mungkin bisa tapi dengan berbagai macam prasarat yang rada diluar akal sehat😅…sarat yang paling utama iyalah suruh cina dan usa jalan mundur baik disegala bidang …sedang kita jalan maju bahkan berlari…kalou perlu naik motor…waxaxaxaxaxa….saya kadang malu sendiri kalou liat youtube berkenaan konten nasionalis baik disegala bidang terutama dibidang militer….yang menurut saya baik judul maupun ilustrasi nya berlebihan dan kadang diluar dari fakta dan kenyataaan….baik untuk mengajak orang lain cinta tanah air tapi buruk kalou mengunakan cara doktrin fiktif dan kebohongan…karna tidak semua orang lugu dan kurang pengetahuaan….apa lagi dizaman digital yang semuanya terhubung….dan semua warga dunia mampu mengaksesnya…maksud kita baik malah jadi bumerang…karna jadi bahan tertawaan warga negara lainya….jadi lebih baik disesuaikan konten dengan fakta yang ada…!!!
mana nih mbah mien …???diajak diskusi malahan memble….waxa,axaxaxa…..
Natuna tetap milik indonesia tapi ZEE 12mil milik China 😂😂😈😈😂😂😂😂😂😂, lah gas bumi dan minyak nya ada di ZEE natuna😂😂😂😂 okay krn hutang besar dan investasi besar… Ambil saja semua utk China😂😂😈😂
ah ogah gue bahas berbau politik praktis…nanti dibilang spar@tis dan pemerintahan….bahkan dibilang tidak nasionalis…waxaxaxaaaa….mancing ikan besar harus upan besar dek…baru cepat disambar…!!!
weeitss…. nah malah yang sedang di diributkan itu kan ZEE kita yang diseorbot cina (jadi bukan hanya soal pulau natuna)….. kita kan ngotot malah suasananya mau ngajak perang. dengan mengirim kapal perang tambahan sebanyak 2 buah dari jakarta hari ini. masa… malah menyerah…. ZEE kita disuruh biar di embat cina?
berani nggak cinanya ama kita sekarang?
memang dari dulu terbentuk nya negara cina yg luas itu dari hasil merampok wilayah2 terdekat . padahal dulu daerah komunis cina itu dulunya kecil.
dan sampai sekarang pun, negara taiwan bagi cina masih di anggap sebagai privinsi yang membangkang kepada cina.
akhirnya sekarang cina mulai menampakan taringnya lagi di sekitar negara2 terdekat.
serang ja pake pasukan katak plus anti kebal. setelah itu di bom kpal cos guard nya. biar mampus tuh cina.
biar dia tau kalau negara yg brdiri d tanah jawa dari dulu gak bisa d taklukan.
CHINA dr dulu songong sm dg yg dmn2 bikin ulah
biar cina tau bagaimana rasanya melawan negara wirosableng sprti indonesia
xixixixixi…..atur aja dek bagai mana baiknya menurut situ aja…!!!
Dari dulu sy udh bilang, hanya menunggu waktu saja sampai china mengalahkan kemampuan USA atau setara dgn USA maka Laut china selatan akn mereka caplok sepenuhnya.. sekarang mereka pura pura baik ya memang masih melihat kemungkinan kemungkinan lain terutama ekonomi yang akan menghambat kemajuan mereka dan melihat USA akan sangat berpengaruh di negara sekitar mereka jika mereka memaksakan diri bersikap radikal pada LCS dan itu akn menyulitkan strategy china.. Natuna itu cepat atau lambat akn di kuasai mereka. Entah itu 10 tahun atau 20 tahun mendatang.
Hahahaa 20 tahun lg???? Begh posisi udah imbang 🇮🇩🇮🇩🇮🇩💪💪💪💪
sedikit analisis mbah….masalah cina melampampaui usa saya rasa sekarang sudah terjadi…yang buat usa masih bercokol diatas daftar classemen sementara ialah dibidang militer karna nato ada sedang dibidang ekonomi ialah pengunaan dolar pada perdangangan dunia….jadi kalou bisa dibandingkan jeruk untuk jeruk cina sudah bisa diangap sama dengan usa….itu menurut simbah…!!!
sedang masalah laut cina selatan bisa simbah sedikit uraikan…kepentingan cina bukan pada penguasaan wilayah tapi pada sumberdaya dan akses sumberdaya…jadi ekonomi prioritas cina…jadi bukan karna usa cina tidak memulai tapi karna kepentingan nasional cina lah yang menahan meluasnya dampak panas konflik…coba bayangkan kalou terjadi konflik itu akan mempengarugi ekonomi kawasan bahkan dunia jadi cina jelas juga dirugikan…dan cina jelas tau usa sangat diuntungkan bila terjadi konfli tanpa harus banyak berkorban dan berdarah darah untuk melemahkan sainganya…!!!
ini sedikit analisa simbah…walau sebenarnya simbah copy juga dari tajuk berbagai media dunia…!!!😓😅☺
kalou masalah indon bisa bersaing dengan negara adidaya kapan waktunya….bisa dilihat dari langkah progresif yang diambil pembuat kebijakan kita…walau simbah melihatnya masih jauh api dari pangang…tapi mudah mudahan para pembuat kebijakan bisa mendapat wangsit dan tercerahkan segera agar jangan terlalu lama kita bisa benar benar mewujudkan cita cita pendiri dan sengenap anak bangsa…!!!
lah cina sekarang secara kekuatan militer masih jauh dibawah USA aja udah berani mencaplok laut cina selatan kok. ngapain nunggu setara atau ngalahin USA.
makanya SbY dan jokowi memperkuat kedudukan natuna dg kekuatan militer yang sangat kuat dari 3 matra. Saya kira mampu untuk melawan kekuatan tentara cina di spratly maupum armada tempur agressi yang datang dari daratan cina langsung.
Atau jangan2 ini yg disebut jurus manufer politik kabut menyelimuti hubungan mesra, belakangan ini media us dan barat menyerang hubungan indonesia dan china termaksud sikap politik indonesia menyangkut uighur jg tuduhan media barat/eropa terhadap indonesia yg menyatakan bahwa stop eksport nikel ke eropa karena hubungan mesra indo china, menurutku trik manufer seperti sengketa perbatasan ZEE natuna dan LCS ini emang cukup ampuh tuk meredam isu2 yg dihembuskan media eropa tentang hubungan mesra indo china,,,terkadang untuk mempertahankan hubungan baik dr serangan2 negara luar emang dibutuhkan drama atau sandiwara ala mesteri gunung berapi. 🤔😁
realistisnya dua kekuatan adidaya saat ini memang cina dan amerika saja je….jadi sulit bila dengan terang terangan mengambil sikap dengan kedua negara tersebut…bukan hanya ancaman militer tapi juga ekonomi dan politik…sedang kita tau semua bahkan mengatasi ancaman extrimis dan sparatis bersenjata saja kita cukup dibuat pusing kepala…apa lagi kita harus dengan nyata untuk bertentangan dengan negara adidaya…contoh kecil negara negara pasifik yang notabene adalah negara semut bahkan cukup buat kita panas kepala…jadi lihat suatu pada keseluruhan apa ancaman dan bagai mana kita mengambil langkah kedepan…masalah kita dalam negri sendiri cukup komplek dan sulit diatasi bagai mana mau bertentangan dengan negara negara negara besar apalagi negara adidaya…contoh korupsi dan birokrasi yang sudah mengarat dan mendarah daging bahkan ketua kpk sendiri tidak mendukung adanya hukuman mati bagi pelaku korupsi…bagai mana mau kita berjuang keluar sedang masalah dan pola berpikir selalu kedalam…contoh industri pertahanana yang instan dan hanya menekankan pada pencitraan….kalou kita pikir beli senjata rawan embargo apa kita tidak berpikir juga bahwa sukucadang dan komponen tidak bisa diembargo juga…????
mungkin butuh waktu dan modal besar untuk membenahi industri hilir dan hulu kita tapi itu satu keharusan….jangan terlalu mengharap pada swasta dan asing untuk kelengkapan industri nasional kita sudah seharusnya BUMN melangkah didepan memperjuangkan kepentingan industri nasional kita…jadi jangan tunggu 3000 tahun lagi untuk mengejar atau menyamai negara negara besar dan adidaya…!!!
Mana berani Kita lawan China, paling banter protes tulisan ke kedubes. Besok nelayan ama CG China sudah balik ke Natuna lagi. Mau ngotot mereka naikin bunga utang, stop impor barang dari Kita. Sudah mumet ekonomi Kita. Byk ekspor barang Kita ke China. Ex. batubara, timah, karet, cpo, dll.
Lha 90% barang electronic dirumah made in China je…wkwkwkw
Test on the water China. Gertak kedaulatan Indonesia cukup pakai kapal CCG.. sekaligus pesan buat semua negara ASEAN
Btw ini bukan sekedar kapal Coast Guard. Memang kapal perang yang dilabeli Coast Guard 😁 Besok-besok mungkin kapal induknya yang dilabeli Coast Guard.
Usul bagaimana bila TNI AL meminjamkan salah satu kapal kombatan yg dikamuflase menjadi kapal bakamla untuk meningkatkan efek deteren kita di ZEE menghadapi cina
Ini saatnya kita berbenah kejar teknologi drone,kapal selam ,dan arhanud . Ingat sebentar lagi kapal induk mereka nambah
Inilah dilema yang harus dihadapi oleh negara non-blok sendirian di dunia. Mau kehaluan kiri salah, mau ke barat pun salah. Philipina, Malaysia, Singapura, Korsel dan Australia jelas berhaluan barat. Vietnam, Thailand dan korut jelas berhaluan kiri. Dulu semasa Presiden Sukarno, kita berhaluan kiri, dan jelas terbukti, dengan dukungan “Papa Bear” Russia dan “Koko Aseng” Tiongkok, kita menjadi negara militer terkuat di Asean.
Terkuat apaan.. jika ujung-ujungnya hanya jadi budak politik luar negeri negara lain? Indonesia itu seharusnya non-blok. Yugoslavia itu negara non-blok sejati. Gak ngeblok Blok Barat maupun Blok Timur. Tito sampe berusaha dibunuh KGB berkali-kali gara-gara sikap politik luar negerinya itu.
Btw Thailand ikut Blok Barat.. poros ekstrim kiri itu komunis.. gimana sih..
Anda benar meski pilihan utk ngeblok itu bkn tanpa resiko. Apa lg sekarang dimana sulit ditebak apakah Cina akan menyingkirkan Amerika atau Amerika akan tetap mjd negara kuat. Politik LN bebas aktif yg dimaknai ‘non-blok adlh pemaknaan yg keliru. Bebas artinya ya bebas sebebas2nya. Bebas membuat aliansi, bebas bersekutu, dll. Klo harus non-blok artinya tidak bebas.
Sejarah sdh byk bercerita ttg nasib negara2 netral. Paling terkenal adlh nasib bangsa Melian di laut Aegea. Mrk hancur sehancur2nya. Penduduknya dijadikan budak.
Situasi Natuna hari ini adlh kesalahan pemimpin yg tidak mempersiapkan bangsa ini menghadapi situasi gawat. Persis ucapan Churchil kpd perdana menteri Chamberlain ketika pasukan Nazi sdh memasuki Belgia.
Sebuah bangsa yg salah memilih pemimpin akan dihukum sejarah. Hukumannya adalah hilang dari peta bumi. Beruntung Chamberlain segera diganti Churchil. Apakah kita akan bernasib baik spt Inggris? Atau musnah krn kebodohan kita? Anda lebih tau jawabannya…
situasi natuna sudah di antispasi oleh pak SBY dan jokowi dengan memperkuat TN dengan membuat pangkalan 3 matra disana. itu sudah betul……kan di atas ada yang nyeleruk 20 tahun lagi kita udah bisa setara.
insya Allah. amin.
Gak mungkinlah negara kita akan bernasib spt inggris….karena yg jaga hankamnya aja udah “ahlinya ahli” 💪💪💪
Ngremehin prabowo aja lu orang 😏
Tambah kapal sekelas KN Tanjung Datu
betul sebanyak 5 biji minimal …. atau tambah kapal sekelas parchim dengan meriam laras ganda kaliber 65mm.
Yaelah mas…mau ditambah kapal sebanyak apa, tapi kalo menko nya malah ngijinin KIA asing beroperasi disini secara legal, sama aja dg operasi senyap 😹😹😹
Yg dibilang botjor-botjor waktu kampanye itu ya seperti ini….walopun dia-dia juga yg botjorin
Perang Indonesia vs China (Laut Natuna) & Indonesia vs Barat (OPM) kunci penyelesaianx kemandirian Alutsista tp krn akses T.o.T terbatas atau di ancam negara penjual alutsista akhirx mandek, jawabanx Israel yg punya teknologix jd buka hub diplomatik dg Israel nanti sy mention ke pihak Israel, kebetulan sebelumx sy mention ke israel utk merebut kembali dataran tinggi golan
betul, israel gudangnya ilmu, mereka itu bisnis murni, cina ilmunya sebagian juga dari sana, bahkan dunia. sayangnya banyak dari kita pikirannya terlalu sempit, akhirnya susah maju.
Kalau wilayahnya nambah luas karena didukung amerika
Israel kalau ngga didukung amerika, ngga akan ada. Perang lawan hamas kalah, merkava yang katanya tank terbaik di dunia, rontok oleh pejuang hamas
amerika itu hanya dimanfaatkan uang dan politiknya. kalau kalah kenapa israel tambah luas negaranya ? meskipun terbaik namun kalau dikepung puluhan atgm kornet pasti hancur juga, maka lahirlah trophy protection yang ditiru oleh banyak negara.
Melawan mereka tak perlu senjata, cukup jangan pensiunkan fregate KRI Ahmad yani, lucuti saja senjata beratnya, perkuat bodinya lagi, CUKUP MAIN TABRAK SAJA
hukum internasional, siapa menembak duluan dia berarti pelanggaran berat, mengajak perang besar, dan Internasioanal pasti tidak tinggal diam
Gw setuju. Taktik bls taktik
Taktik china itu simpel2 aja. Kaya di kita aja kan ud pada pinter2 ngakal2in peraturan. Biar ga dibilang arogan pake kapal perang, china pake CG yg ud setara kapal perang. Ga ada aturan kapal CG g boleh pake senjata kan?
jadi ketika ada kapal cina membandel cukup tabrak saja, nanti kalau ada protes cukup katakan “MAAF REM KAPAL SAYA BLONG”
Tapi justru lawan CG nya vietnam kapal perang kita yang ditabrak dan dipotong jalurnya loh
tirulah vietnam
Ini efek mental lembek bakamala,,,hajar aja, jangan mau di dikte 😡😡😡
China emang Parashit
Jalan terbaik adl berbagi hasil laut dengan kekaisaran Cina, kita dapat 40% udah bagus…
Itu namanya bunuh diri, sekali dikasih, kelak mereka pasti minta lebih
turut prihatin atas musibah banjir dan ikut berduka utk semua korban banjir …
berita media semua tertuju pada banjir, urusan di laut mah dari dulu ttg ikan semua, berita nya ikut kebawa air laut.
Gara gara tidak ditangkap dan tidak ditenggelamkan, musuh datang lagi. jadi tangkap dan tenggelamkan harus diprioritaskan
Iya kita nya jd takut ama china..sangat di sayangkan….padhal usir dan tembak ccg china yg jelas masuk perairan kita…
Knp kita jd pengecut begitu ya..al yg garang jd loyo di depan china….
Dula saat kapal nelayan asing ditenggelamkan sudah mereda lho
Taruh kapal selam di natuna buat efek gentar
Mana mau gubris mereka.. lha kita senjatanya aja (UAV) beli dari mereka? Gak ada efek deteren nya ke mereka. Ditawarin UAV Turki dan Eropa gak mau, malah beli Rainbow dari mereka. Makanya Kemenhan, pake lah alutsista dari negara lain. Ini namanya udah nantang, kalo kedubesnya dikasih surat peringatan aja nggak menggubris, malah AL nya melanggar lagi.
Semoga Tuhan melindungi NKRI.
Aduuuuuh, telat mas anton….kemarin pak prabowo barusan banget pergi ke cina, mo borong alutsista 🤦
wani piro mas..? wkwkwk.. mau proyek infrastruktur macet? atau billing tagihan hutang melonjak? hahaha..
Kapal nelayan yg seukuran phinisi, ksh aja rudal Javelin. Sambil ngumpet, hajar aja anjungan nya. Udah ngga akan balik lg. Lagian yg nembak bkn kapal perang, anggap aja bajak laut. Tp operatornya Kopaska.
Nunggu pemerintah yang katanya kemaren mau gebuk komunis. Nih udah ada insiden, jangan sampe kedua kali. Berani gebuk?
Lha kan udah…..yg suka tereak anti aseng kan baru ke cina sebelum.tahun baru kemarin 😂😂😂
Bisa gebuk bareng2 dong??
dari dlu terkait 9 garis putus2 yg di klaim china.. kita sudah ikut bersinggungan.. dan skrg muncul lagi….
mestinya segera diselesaikan.. bukan di tutupi bahwa kita tdk ada masalah perbatasan dgn china… bergabung dgn negara2 asean utk layangkan 1 protes… bukan masing-masing 1..
Yang menutupi kan China. Mereka yang bilang tidak ada masalah dengan kita. 9 dash line dipertanyakan, jawabannya mereka sepenuhnya mengakui Natuna.
Secara hukum internasional, kita tidak ada perbatasan dengan China. Posisi legal mereka juga tidak jelas.
perlu drone china yg kita beli buat mantau & nembak coast guard china sy jamin bebas embargo dr china
Lol CCG berbobot 3500 ton sekelas fregat. Padahal banyak KRI sekelas korvet berbobot dibawah itu. Tantangan buat Kemenhan utk segera akuisisi real fregat 6000 ton.
Jika negara sampeyan adalah kepulauan dan dipenuhi dg alur pelayaran yg dangkal dan sempit, maka draft kapal < 5 m menjadi patokan dalam menentukan desain kapal secara keseluruhan…..beda lagi ceritanya dg kaprang yg tugasnya beroperasi dg jangkauan yg jauh hingga diluar teritorinya sendiri