Gunakan Eurofighter Typhoon Sebagai Testbed, Airbus Bersiap Uji Coba Manned-Unmanned Teaming

Dengan target mengudara pada tahun 2030, Airbus punya rencana besar untuk menghadirkan Loyal Wingman (drone pendamping) bagi jet tempur Eurofighter Typhoon. Niatan tersebut pertama kali diumumkan ke publk pada Pameran Dirgantara Internasional ILA 2024 di Berlin (5 – 9 Juni 2024).

Baca juga: Airbus Pamer Konsep Loyal Wingman Baru untuk Eurofighter Typhoon, Digadang Terbang di Tahun 2030

Dalam konsep yang dikembangkan oleh Airbus, Wingman akan beroperasi dengan cara yang sama – hanya saja ia bukan pilot atau jet tempur yang diterbangkan oleh satu pesawat, melainkan adalah drone tipe tempur yang akan dikomandoi oleh seorang pilot di pesawat tempur saat ini.

Untuk menjalankan proyek besar tersebut, maka Airbus telah mempersiapkan diri untuk mengerjakan landasan uji Eurofighter untuk teknologi Manned-Unmanned Teaming (MUM-T), dengan kontrak untuk mulai memodifikasi pesawat Angkatan Udara Jerman (GAF) yang diharapkan pada awal tahun 2025.

Proyek yang disebut Demonstrator System and Teaming Advanced Research (STAR) akan mengadopsi Eurofighter Typhoon varian dua tempat duduk (tandem seat) dengan kokpit belakang yang dipisahkan sebagai testbed, yang mana Typhoon akan mampu mengendalikan drone loyal wingman menggunakan tautan data dan sistem komunikasi yang dipasang ke dalam sebuah pod.

Demonstrator STAR sebagai testbed akan digunakan untuk menguji kemampuan MUM-T dengan Eurofighter Typhoon, berkat teknologi yang dikembangkan untuk proyek Long Term Evolution (LTE) yang terintegrasi dalam sebuah pod Demonstrator STAR

MBDA Deutschland Tawarkan Konsep RCM² – Loyal Wingman Plus Drone Kamikaze Bermesin Turbojet

Seperti dikutip The Aviationist, Marco Gumbrecht, selaku head of combat air systems at Airbus Defense and Space, menyebut bahwa pekerjaan pengembangan awal sudah berlangsung. “Kami mengambil beberapa bagian dari Long-Term Evolution (LTE) Eurofighter dan memindahkannya ke pod eksternal untuk memudahkan sertifikasi dan integrasi,” kata Gumbrecht di International Fighter Conference pada 5 November 2024.

Mockup pod STAR sudah ditampilkan awal tahun ini di samping mockup Eurofighter selama Pameran Dirgantara Internasional ILA Berlin 2024. Namun, detail tentang status program saat ini belum dirilis saat itu.

Platform ini bertujuan untuk menyediakan Angkatan Udara Jerman dengan landasan uji operasional untuk mengevaluasi teknologi MUM-T baru dengan pod yang memungkinkan integrasi lebih cepat dibandingkan dengan integrasi di badan pesawat. Jika dianggap efektif, sistem ini dapat segera diintegrasikan ke dalam armada operasional dengan program peningkatan progresif, yang mempercepat transisi ke kemampuan tempur masa depan.

[the_ad id=”77299″]

Inisiatif STAR menandai langkah signifikan menuju pengintegrasian pesawat tempur tambahan otonom atau pesawat tempur kolaboratif atau collaborative combat aircraft (CCA) dengan pesawat tempur berawak, yang berpotensi mengubah lanskap peperangan udara dan membuka jalan bagi Future Combat Air System (FCAS) yang diantisipasi pada tahun 2040-an.

Rencananya, Demonstrator STAR ditetapkan untuk menjadi komponen penting Germany’s National Test and Development Center for Eurofighter (NaTE EF) yang dijadwalkan dibuka pada bulan April 2025, untuk meningkatkan kemampuan uji dan evaluasi operasional. NaTE EF, yang diumumkan selama ILA Berlin 2024, akan ditugaskan untuk menguji pesawat dan tiga pesawat Eurofighter seri berinstrumen dan akan ditempatkan di bandara Manching.

Tolak Akuisisi F-35 Lightning II, Spanyol Pilih Fokus Pada Eurofighter Typhoon Varian LTE

Meskipun tidak disebutkan oleh Gumbrecht, Airbus juga sedang mengembangkan Wingman, yakni drone tempur yang akan dikendalikan oleh pilot dalam pesawat tempur terkini, seperti Eurofighter, dan akan menangani misi berisiko tinggi yang akan lebih berbahaya bagi pesawat berawak. Konsep terkini membayangkan Wingman meningkatkan kemampuan pesawat tempur berawak dengan menambahkan platform nirawak yang dapat membawa senjata dan efektor lainnya. (Gilang Perdana)

Helsing Pasok Teknologi Kecerdasan Buatan untuk Proyek Loyal Wingman Airbus

One Comment