Dijadwalkan Tiba Tahun 2025, Inilah Kendaraan Peluncur Rudal Khan yang Disebut Pesanan Indonesia

Setelah kontrak pengadaannya ditandatangani pada pameran pertahanan Indo Defence 2022, belum ada ada kabar lanjutan terkait rudal balistik jarak dekat hipersonik “Khan” yang dipesan Kementerian Pertahanan RI. Sekalpun ada hanya kabar kunjungan delegasi perwira TNI AD yang menyaksikan live firing Khan di Turki pada bulan Juli 2024.
Baca juga: Roketsan – Indonesia Jadi Pengguna Pertama Rudal Balistik Jarak Dekat Hipersonik “Khan”
Namun, dari ajang IDEF (International Defence Industry Fair) 2025 yang berlangsung 22 -27 Juli 2025 di Istanbul, Turki, dilaporkan oleh situs berita DefenceTurk.net dalam akun Facebook, kendaraan peluncur Khan yang disebut akan diekspor ke Indonesia. Tidak ada keterangan lebih lanjut, selain kendaraan berpenggerak delapan roda yang membawa dua peluncur Khan.
Dari foto yang ditampilkan, nampak Khan yang disebut akan dieskpor ke Indonesia menggunakan platform truk militer buatan BMC. BMC adalah produsen kendaraan militer dan komersial terkemuka dari Turki. Mereka memproduksi berbagai jenis truk dan kendaraan lapis baja untuk kebutuhan militer.
Ini menunjukkan bahwa untuk sistem rudal Bora/Khan (yang diekspor sebagai Khan), Roketsan tidak hanya menggunakan sasis dari Tatra (Ceko) atau MZKT/VOLAT (Belarus), tetapi juga memanfaatkan platform kendaraan berat yang diproduksi secara domestik oleh BMC di Turki.

BMC 8×8 yang Anda lihat di gambar kemungkinan besar adalah BMC 8×8 TEL (Transporter Erector Launcher) atau varian dari seri truk militer berat mereka yang dirancang khusus untuk peran tersebut.
BMC memiliki lini truk militer berat yang kuat, dan mereka sering mengembangkan varian khusus untuk aplikasi pertahanan, termasuk sebagai platform sistem rudal.
IDEF 2025 Fuarı için T A Y F U N uyarısı! 😎🚀
— Dahası, #IDEF2025’te… pic.twitter.com/gLMBTTeltc
— SavunmaSanayiST.com (@SavunmaSanayiST) July 20, 2025
Untuk model spesifik yang mengusung rudal Bora/Khan, beberapa sumber sering merujuknya sebagai BMC 8×8 Multi-Purpose Tactical Wheeled Vehicle (MPTWV) atau varian dari platform truk berat yang digunakan sebagai TEL. BMC sendiri kadang tidak merilis penamaan model yang sangat spesifik untuk setiap konfigurasi militer, melainkan lebih pada kapabilitasnya (misalnya, sebagai TEL).
BMC TEL 8×8 punya panjang sekitar 10-12 meter (bisa lebih panjang tergantung sistem rudal yang diusung), lebar sekitar 2.5 – 3 meter dan tinggi 4 meter (termasuk kabin dan peralatan). Berat Kosong (Curb Weight) mencapai 25-30 ton dan berat kotor maksimum seringkali di atas 40 ton, tergantung kapasitas muatan.
BMC Vuran 4×4 MLRS – Hadirkan ‘Hujan’ Roket dengan Mobilitas Tinggi
Konfigurasi penggera 8×8 (delapan roda, semuanya digerakkan), memberikan traksi superior di medan off-road yang sulit Sementara sistem kemudi menggunakan hidrolik power-assisted, seringkali dengan kemampuan kemudi pada gandar depan dan gandar belakang (all-wheel steer) untuk meningkatkan manuverabilitas.
Ransus (kendaraan khusus) ini mengadopsi ban run-flat atau ban militer khusus dengan sistem inflasi ban sentral (CTIS) yang memungkinkan pengemudi menyesuaikan tekanan ban dari dalam kabin untuk performa optimal di berbagai permukaan (jalan, lumpur, pasir).
Sementara tentang rudal Khan, diproduksi Roketsan, rudal ini dikendalikan melalui kontrol aerodinamis dengan sistem aktuasi elektromekanis, dan didukung dengan teknologi GPS dan sistem panduan inersia. Kemampuan lain dari rudal Khan adalah sifatnya yang anti jamming dan anti GPS spoofing.

Sebagai rudal balistik taktis, Khan punya panjang 8 meter, diameter 610 mm – lebar bentang sayap 10 meter . Ditenagai mesin ramjet dengan propelan composite solid fuel, rudal Khan dapat melesat dengan kecepatan Mach 5. Terbang di level high altitude, rudal Khan punya tingkat akurasi 10 – 12 meter. Varian ‘aslinya’, yakni rudal Bora telah digunakan militer Turki dalam serangan ke wilayah Suriah.
Bila tiada aral melintang, rudal balistik Khan akan tiba di Indonesia pada tahun 2025. Rudal Khan punya jangkauan 280 km, masuk ke segmen rudal balistik jarak pendek yang memiliki berat sekitar 2,5 ton. Rudal ini membawa hulu ledak high explosive seberat 470 kg, disebutkan efek ledakan rudal ini bisa mencapai radius 100 meter. (Gilang Perdana)



Kenapa gk sekalian beli baterai coastal defense rudal atmca turki aja? Cocok untuk negara maritim kepulauan, Biar mudah pemeliharaan ssm atmaca dikemudian hari
Rudal Sam hisar O dan U kapan dikirim?
Coba kalo desain peluncur rudal Khan satu mobil angkut 4 rudal Khan/bora sekali salvo beuhh dan spek rudal nya di tingkatkan jangkaunan 350 km bisa jankau canbera, Singapura dan Kuala lumpur
min, hisar sepaket ngga nih? apa belum ada kabar malah?
Mantaf Khan, spek sama dengan Iskandar, ITBM sudah oke tinggal nunggu Coastal nya Brahmos baru deh lengkap Trisula😁
Yang bakal kita terima sistem erector launchernya saja atau seluruh kendaraan TEL? Dulu rencananya pakai truk Tatra kan?
Negara kepulauan borong rudal balistik…..enggak salah konsep nih 🤔
Menurutku lebih pas kombinasi AShM (hipersonic/supersonic & subsonic), dikombo dg “smart” artileri (baik howie maupun roket), loitering munition dan peranjauan untuk penangkal aksi agresi asing