Apa yang terjadi di perang Ukraina, dan berlanjut dalam konflik antara Hamas vs Israel, telah mendongkrak pamor drone quadcopter, pasalnya drone quadcopter yang berharga hanya ribuan dollar mampu merontokkan Main Battle Tank (MBT) yang harga per unitnya mencapai puluhan jutaan dollar. Hal itu dilakukan berkat pelepasan proyektil atau bahan peledak di bagian paling rentan dari MBT. Nah, rupanya model pelibatan drone quadcopter bersenjata dapat pula digunakan untuk menghancurkan kapal selam yang harganya per unitnya bisa mencapai miliaran dollar. Kok bisa? (more…)
Penerbangan Angkatan Laut Inggris (Royal Navy) memasuki babak baru, yakni dengan suksesnya uji coba pengoperasian drone kargo HCMC, yang dikembangkan W Autonomous Systems (WA). Drone twin engine dengan ruang kargo mirip OV-10 Bronco ini, terbang selama 20 menit dari Lizard Peninsula dan berhasil mendarat di kapal induk HMS Prince of Wales di lepas pantai Cornish, yang setelah menurunkan muatan, terbang kembali ke Lizard Peninsula. (more…)
Netizen yang budiman tentu masih ingat dengan Corvo PPDS? Inilah drone intai dan kargo berbahan karton yang dipasok Australia untuk Ukraina. Meski debutnya di medan perang sempat diragukan, namun pemberitaan beberapa hari ini telah membetot perhatian. Meski belum dapat diklarifikasi, beredar kabar bahwa Corvo PPDS adalah ‘aktor’ dibalik serangan drone kamikaze ke wilayah Rusia yang disebut telah menghancurkan jet tempur MiG-29 Fulcrum dan Sukhoi Su-30. (more…)
Guna mendukung operasional bantuan tempur (banpur), Korps Marinir Amerika Serikat (USMC) akan mendapat perkuatan dengan kehadiran drone kargo dan logistik berukuran besar yang dapat membawa payload hingga 68 kg dan melaju dengan kecepatan 107 km per jam. Jenis drone kargo ini mengadopis tipe quadcopter, sehingga dapat beroperasi VTOL (Vertical Take-off and Landing). (more…)
Penggelaran drone dalam peperangan identik dengan biaya relatif tinggi. Namun, ada terobosan dari SYPAQ Systems, startup yang berbasis di Melbourne ini telah mengirimkan jenis drone berbahan karton untuk militer Ukraina. Dikemas layaknya dus karton pizza, drone karton untuk misi intai dapat terbang sejauh 120 km. (more…)
Berangkat dari apa yang terjadi di laga Perang Ukraina, menjadi inspirasi para vendor di industri pertahanan nasional untuk memperkenalkan solusi di segmen teknologi drone. Seperti salah satunya dilakukan perusahaan swasta PT Republik Defence (member of Republikorp), yang di ajang Indo Defence 2022 meluncurkan jenis drone quadcopter tempur dan logistik dengan label Bramara series. (more…)
Pada 25 Oktober 2022, Tengden Technology, industri aviasi dari Negeri Tirai Bambu, melakukan momen besar dengan uji penerbangan perdana sebuah drone kargo yang dikenal sebagai TB0D Scorpion D di Bandara Zigong Fengming, Provinsi Sichuan, Cina Barat Daya. Drone ini disebut sebagai drone besar pertama di dunia dengan empat mesin propeller. (more…)
Nama Malloy Aeronautics ikut terangkat saat produknya, yaitu drone copter Malloy T150 digunakan sebagai wahana pengangkut logistik dan munisi ke garis depan perang di Ukraina. Dan masih berupa jenis drone copter, Malloy Aeronautics dan BAE Systems memperkenalkan konsep drone Malloy T650 yang dapat membawa tiga rudal Brimstone. (more…)
Angkatan Laut Kerajaan Inggris (Royal Navy) bakal diperkuat drone angkut berat canggih yang disebut-sebut sebagai drone kargo berat masa depan. Kepastian ini didapat usai Kementerian Pertahanan (MoD) Inggris meresmikan program Uncrewed Air Systems Heavy Lift Capability (UASHLC).
Sebagai bagian dari paket bantuan militer terbaru senilai £300 juta (US$374 juta) yang diumumkan Perdana Menteri Boris Johnson untuk Ukraina, Inggris akan mengirimkan sejumlah drone Malloy T150 ke Ukraina. Drone tersebut adalah buatan perusahaan Inggris Malloy Aeronautics dan saat ini digunakan oleh Royal Marines Inggris. (more…)