Shahed Drone SeriesKlik di Atas

Author: indomiliter

Hari Ini 19 Tahun Lalu, Boeing EA-18G Growler Terbang Perdana, Masih Jadi Jet Tempur “EW” Tercanggih di Dunia

Penerbangan perdana EA-18G Growler.

Boeing EA-18G Growler banyak disebut sebagai jet tempur spesialis peperangan elektronika (Electronic Warfare/EW) tercanggih saat ini. Dan tahukah Anda, bahwa pada hari ini, 19 tahun lalu, yang bertepatan dengan 15 Agustus 2006, menjadi momen bersejarah lantaran merupakan tanggal penerbangan perdana EA-18G Growler yang kala itu dilakukan di fasilitas Boeing di St. Louis, Missouri. Selama satu jam, prototipe EA-18G Growler sukses menuntaskan penerbangan perdana. (more…)

Pabrik Belum Lama Dibangun, Kongsberg Defence Australia Raih Kontrak Produksi Peluncur Rudal NSM untuk Tiga Negara Eropa

Buah manis dari alih teknologi pengadaan alutsista sepertinya tak sulit diraih industri pertahanan Australia. Berdasarkan kontrak pengadaan, sejumlah rudal jelajah anti kapal Naval Strike Missile (NSM) dan Joint Strike Missile (JSM), Kongsberg dari Norwegia telah memberi lampu hijau kepada Kongsberg Defence Australia guna membangun fasilitas produksi dan pemeliharaan rudal di Australia. (more…)

Korea Selatan Kembangkan Rudal Balistik ALBM Hipersonik Untuk KF-21 Boramae, Profilnya Mirip Kinzhal

Debut rudal rudal balistik yang diluncurkan dari udara (Air-Launched Ballistic Missile/ALBM) belakangan naik daun, khususnya setelah Rusia dan Israel menggunakan ALBM Kh-47M2 Kinzhal dan Rampage dalam melancarkan serangan udara jarak jauh. Berangkat dari serangan yang dianggap efektif, Korea Selatan diwartakan kepincut untuk mengembangkan ALBM, khususnya sebagai senjata pemukul bagi jet tempur KF-21 Block II Boramae. (more…)

Lockheed Martin Umumkan Pengiriman Ke-250 G&C Section “Otak” Torpedo Berat MK48

Menyambut hari jadi Angkatan Laut AS (US Navy) ke-250 (berdiri sejak 13 Oktober 1775), Lockheed Martin mengumumkan pencapaian penting dalam produksi torpedo berat (heavyweight torpedo) MK48, yaitu dengan pengiriman unit ke-250 Guidance and Control (G&C) Section, yaitu sebuah komponen penting dari torpedo MK48 Advanced Capability (ADCAP), yang digunakan oleh Angkatan Laut AS dan beberapa armada kapal selam sekutu. (more…)

Australia Kendalikan Kapal Selam Tanpa Awak Inggris Berbobot 17 Ton dari Jarak 16.000 Km

Beroperasi seperti drone intai/tempur yang dapat dikendalikan dari belahan dunia lain, maka hal yang sama juga dapat berlaku pada operasional kapal selam tanpa awak – Unmanned Underwater Vehicle (UUV), yang sama-sama mengandalkan keunggulan hub koneksi via satelit. Seperti belum lama dibuktikan oleh Australia yang mampu mengendalikan UUV milik Angkatan Laut Inggris (Royal Navy), yang notabene berjarak 10.000 mil (sekitar 16.093 km). (more…)

Indonesia dan Australia – Negara Bertetangga dengan Kekuatan Rudal Balistik Jarak Pendek Modern

Meski tak ‘seangker’ postur militer negara-negara di Timur Tengah, namun, adopsi rudal balistik jarak pendek (Short Range Ballistic Missile/ SRBM) sudah dikenal secara terbatas di Asia Tenggara, seperti Vietnam yang mengoperasikan rudal Scud (Soviet era) dan varian Korea Utara seperti Hwasong-6, dengan jangkauan antara 300–500 km. Nah, belakangan Indonesia dan negara tetangga di selatan (Australia) ikut bergabung meramaikan pasar pengguna SRBM di kawasan ini. (more…)

Thales dan BAE Systems Australia Raih Kontrak Perpanjangan Pemeliharaan dan Upgrade Kapal Selam Collins Class

Dengan tingkat kesulitan yang tinggi serta biaya yang besar, program upgrade armada kapal selam identik dengan waktu yang panjan karema memakan waktu beberapa tahun. Seperti pada kasus kapal selam diesel listrik Collins class milik Angkatan Laut Australia (Royal Australian Navy/RAN), yang mau tak mau harus di-upgrade agar nampu beroperasi optimal hingga tibanya kapal selam bertenaga nuklir, Virginia class dan AUKUS class. (more…)