Update Krisis IranKlik di Atas

Thales dan BAE Systems Australia Raih Kontrak Perpanjangan Pemeliharaan dan Upgrade Kapal Selam Collins Class

Dengan tingkat kesulitan yang tinggi serta biaya yang besar, program upgrade armada kapal selam identik dengan waktu yang panjan karema memakan waktu beberapa tahun. Seperti pada kasus kapal selam diesel listrik Collins class milik Angkatan Laut Australia (Royal Australian Navy/RAN), yang mau tak mau harus di-upgrade agar nampu beroperasi optimal hingga tibanya kapal selam bertenaga nuklir, Virginia class dan AUKUS class.

Baca juga: Australia Ketar-ketir, Dari Enam Kapal Selam Collins Class, Hanya Satu Unit yang Siap Beroperasi

Terkait dengan program upgrade Collins class, Departemen Pertahanan Australia telah memperpanjang dua kontrak untuk pemeliharaan sonar dan periskop kapal selam Collins class. Kontrak baru Australia untuk memperpanjang masa pakai (Life-of-Type Extension / LOTE) kapal selam Collins class, serta sistem upgrade telah ditawarkan oleh Thales dan BAE Systems Australia.

Dalam kontrak ini, Thales Australia mendapatkan perpanjangan kontrak lima tahun senilai US$178 juta untuk dukungan sistem sonar (Scylla Sonar Suite dan towed array) dan BAE Systems Australia diberikan perpanjangan lima tahun senilai US$89 juta untuk pemeliharaan sistem periskop di enam kapal Collins class.

Kedua kontrak akan memberikan dukungan berkelanjutan untuk sonar dan periskop kapal selam Collins hingga tahun 2030-an. Perpanjangan kontrak ini mencerminkan komitmen Pemerintah sebesar $4 miliar hingga $5 miliar untuk memastikan kapal selam Collins class tetap mempertahankan kapabilitas kapal selam yang tangguh, tangguh, dan kredibel, yang krusial bagi keamanan nasional Australia.

Ditemukan Korosi, Setengah Armada Kapal Selam Collins Class Australia Tidak Dapat Berlayar Tahun Ini

Cakupan pekerjaan yang dilakukan Thales dalam kontrak upgrade ini mencakup modernisasi sonar termasuk Scylla passive/active sonar suite dan towed array sonar, yang mencakup array silindris, flank panels, dan sistem pemrosesan inboard. Kemudian adopsi Mine and Obstacle Avoidance Sonar (MOAS) dan High Frequency Intercept Array (HFIA) yang dirancang untuk deteksi ranjau dan sinyal sonar di perairan dangkal. Kontrak awal sekitar A$23,7 juta (US$16 juta).

Simulator Platform Training (PTS) untuk latihan awak juga telah ditingkatkan, mencakup kontrol propulsi, simulasi sistem kapal, dan fidelity visual/audio.

Menanti Kapal Selam Nuklir, Saab Tawarkan Australia Upgrade Collins Class Agar Tetap Strong Hingga Tahun 2048

Sementara cakupan pekerjaan yang dilakukan BAE Systems Australia, mencakup penanganan in-service support pemeliharaan, logistik, engineering, serta manajemen program untuk total 16 sistem periskop (enam kapal). Tujuan dari pekerjaan BAE adalah menjamin visibilitas dan pengintaian permukaan yang terus andal pada Collins class.

Paket upgrade dalam LOTE pada kapal selam Collins class tidak mencakup upgrade pada sistem persenjataan. Rencana adopsi Tomahawk Cruise Missile dan upgrade optronics tidak akan dimasukkan dalam program LOTE Collins class, karena dianggap menambah kompleksitas dan tidak layak biaya.

Dengan demikian, kontrak LOTE yang diberikan kepada Thales dan BAE difokuskan sepenuhnya pada pembaruan sistem sensor, sonar, pelatihan, dan visibilitas, bukan senjata ofensif atau sistem senjata baru. Ini memungkinkan Collins class tetap relevan dan efektif sampai SSN AUKUS benar-benar beroperasi pada awal 2030-an.

Australia Hapus Rencana Instalasi Rudal Tomahawk pada Upgrade Kapal Selam Collins Class

Upgrade pertama pada HMAS Farncomb dijadwalkan mulai pertengahan 2026. Setiap Collins class menjalani Full-Cycle Docking (FCD) berdurasi sekitar 2 tahun. Lokasi pengerjaan upgrade dan maintenance dilakukan di Osborne Shipyard, South Australia, untuk FCD dan LOTE, dan Henderson, Western Australia untuk maintenance jangka pendek.

Ini adalah upgrade paling kompleks sejak era konstruksi Collins class. Keterlibatan banyak subsistem dan tingkat risiko tinggi terkait timeline menjadi tantangan besar. (Gilang Perdana)

Australia Order (Lagi) Torpedo MK48 Senilai US$125 Juta, Bukan Cuma untuk Kapal Selam Collins Class