Atasi Tantangan Bawah Air Non Konvensional, Fincantieri dan PMM Tandatangani Perjanjian Kolaborasi Strategis di Indonesia

Dalam Indo Defence 2024 (11-14 Juni 2025), Fincantieri, perusahaan galangan kapal terbesar di Italia dan PT Prima Maju Mapan (PMM), perusahaan Indonesia yang bergerak dalam bisnis komunikasi, sistem integrasi pengawasan dan elektronik, telah menandatangani Perjanjian Kolaborasi Teknis untuk mengatasi tantangan bawah air non-konvensional, serta mengembangkan sistem untuk melindungi infrastruktur bawah air yang vital (seperti kabel dan pipa bawah laut), maupun aset-aset strategis termasuk pangkalan angkatan laut, pelabuhan, dan instalasi lepas pantai.

Baca juga: Leonardo Diver Detection Sonar – Sistem Anti Sabotase Bawah Air di fregat KRI Brawijaya 320 dan KRI Prabu Siliwangi 321

Penandatanganan tersebut dilakukan oleh Mauro Manzini, VP Sales Divisi Kapal Angkatan Laut Fincantieri dan Adrianus Prima Manggala, Komisaris PT PMM.

Inisiatif ini merupakan langkah strategis dalam memperkuat kedaulatan teknologi Indonesia di domain ini, sekaligus mendorong partisipasi industri nasional yang kuat. Indonesia merupakan negara mitra kunci bagi Fincantieri, yang telah menjual dua fregat PPA kepada TNI AL, menandai sebuah tonggak penting dalam kolaborasi antara Fincantieri dan Kementerian Pertahanan Indonesia.

Perjanjian ini menetapkan kerangka kerja untuk kolaborasi yang berfokus pada pengembangan dan penerapan solusi teknis canggih untuk menjaga domain bawah air. Fincantieri dalam hal ini menghadirkan keahlian handal dalam platform angkatan laut permukaan dan bawah air berteknologi tinggi, serta telah berkontribusi dalam berbagai program di negara- negara sekutu dan mitra.

Fincantieri memiliki tradisi panjang dalam pembangunan kapal selam, dengan lebih dari 180 unit yang telah dibangun sejak awal 1900-an. Perusahaan ini juga memainkan peran sentral dalam Italian National Underwater Hub (Polo Nazionale della Subacquea).

Sementara PT PMM adalah perusahaan dengan rekam jejak yang terbukti dalam desain, integrasi, dan dukungan sistem pengawasan serta elektronik, yang mana kolaborasi ini menandai langkah konkret menuju pembangunan aliansi industri yang berkelanjutan di sektor perlindungan bawah air, dengan menggabungkan keahlian global dan keunggulan lokal.

Leonardo Kronos Dual Band – Radar Pertama dengan Antena Sudut Tetap di Kapal Perang TNI AL

Dalam pengadaan fregat PPA oleh Kementerian Pertahanan, PMM berperan sebagai penerima program offset di bidang Simulator serta Electromagnetic Design and Support. Diharapkan setelah program offset tersebut selesai, PMM dapat semakin memperkuat kapabilitasnya dalam teknologi Naval Simulator, serta menjadi pelopor di Indonesia dalam bidang Naval Electromagnetic Engineering, Electromagnetic Interference Simulation, dan Electromagnetic Compatibility.

Saat ini, PMM memiliki kantor pusat dan workshop di Bekasi, kantor cabang di Jakarta, serta workshop tambahan yang berlokasi di Yogyakarta dan Surabaya.

Grachonok Class – Kapal Patroli Pangkalan dengan Fungsi Anti Sabotase Bawah Air