Langkah Raksasa India: Restu US$39 Miliar Boyong 114 Jet Tempur Rafale
![]()
Ambisi India untuk memperkuat taringnya di angkasa kini memasuki babak baru yang sangat menentukan. Pemerintah India secara resmi telah memberikan lampu hijau bagi salah satu kesepakatan pertahanan terbesar di dunia, yaitu pengucuran dana sebesar US$39 miliar atau setara dengan Rp610 triliun. Anggaran raksasa ini dikhususkan untuk mendanai program Multi-Role Fighter Aircraft (MRFA) guna memboyong 114 unit jet tempur multiperan generasi terbaru.
Seperti dikutip aerotime.aero, keputusan ini diambil bukan tanpa alasan yang mendesak. Saat ini, Angkatan Udara India (IAF) tengah berjuang melawan penyusutan jumlah skuadron tempur yang tersisa hanya 31 skuadron, jauh dari angka ideal 42 skuadron yang dibutuhkan untuk mengamankan dua garis perbatasan yang kian memanas. Dengan persetujuan ini, wacana panjang mengenai modernisasi kekuatan udara India kini resmi berganti menjadi langkah eksekusi nyata.
Dalam persaingan global yang melibatkan jet-jet tempur kelas berat, nama Rafale buatan Dassault Aviation Perancis mencuat sebagai kandidat tunggal yang paling diunggulkan.
India seolah tidak ingin berspekulasi dengan platform baru, mereka memilih untuk memperdalam kemitraan dengan Dassault karena Rafale dianggap sebagai solusi paling logis dan strategis. Mengingat IAF sudah mengoperasikan 36 unit Rafale sebelumnya, penambahan 114 unit lagi akan menciptakan efisiensi luar biasa dalam rantai pasokan, pemeliharaan, hingga pelatihan pilot.
India Bidik Upgrade Rafale ke Standar F4 dan Ambisi Produksi F5 Pasca 2030
Namun, yang membuat kesepakatan US$39 miliar ini begitu istimewa bukan hanya soal jumlah pesawatnya. Di dalamnya terkandung paket investasi jangka panjang yang mencakup persenjataan mutakhir seperti rudal jarak jauh Meteor dan rudal jelajah SCALP. Lebih jauh lagi, proyek ini akan dijalankan di bawah mandat ketat kebijakan “Make in India”. Artinya, Dassault Aviation diwajibkan melakukan transfer teknologi secara besar-besaran dan membangun lini produksi lokal di tanah India.
Langkah ini tidak hanya akan memperkuat kedaulatan udara India, tetapi juga diproyeksikan bakal mentransformasi industri kedirgantaraan domestik mereka melalui penciptaan ribuan lapangan kerja teknis. Dengan integrasi yang selaras antara kebutuhan Angkatan Udara dan Angkatan Laut (yang juga telah memilih varian Rafale-M), India kini berada di jalur cepat untuk mendominasi peta kekuatan militer di kawasan Asia Selatan.
Kini, perhatian dunia tertuju pada finalisasi kontrak antara New Delhi dan Paris. Jika berjalan mulus, raungan mesin 114 jet tempur Rafale akan menjadi simbol supremasi India yang tidak bisa dipandang sebelah mata di kancah global. (Gilang Perdana)
Program “Make in India”: Safran dan India Sepakati Produksi Amunisi HAMMER Rafale Secara Lokal



ekonomi india lebih baik dari indo? waduh ya jelas, dari jumlah penduduk aja lebih banyak india, harusnya bandingin india itu dengan china yang penduduk nya hampir sama jumlah nya.
Indikator China India Indonesia
Jumlah Penduduk 1,416 Miliar Jiwa 1,463 Miliar Jiwa 280-an Juta Jiwa
PDB Nominal USD 19,4 Triliun USD 3,9 – 4 Triliun USD 1,44 Triliun
PDB Per Kapita USD 13.806 USD 2.818 USD 5.083
indo kalah sama india tapi unggul pdb per kapita jdi secara ekonomi bagus kita.
harusnya bandingin india vs china : liat hasilnya lebih unggul china, itu bukti pemerintah china lebih bagus
china didorong jadi negara industri global yang hasilnya terlihat kaya sekarang. sedangkan india? sebenarnya 11-12 kaya indo
cuman bedanya apbn india lebih gedhe krn rakyatnya banyak jadi bisa spend duit buat pertahanan atau militer lebih besar
tapi 2 negara ini kalah dengan china, china menang jumlah penduduk + ekonomi nya bagus jdi nya bisa spend duit lebih besar buat pertahanan
Kelihatan kalau ekonomi India lebih baik dari Indonesia, semoga aja nanti ekonomi kita bisa strong bingits untuk memperkuat industri kita lebih mandiri untuk pengadaan alutsista.
@Periskop : rudal koko untuk range jauh lebih banyak variasinya bro
Diatas kertas rudal air to air China rangenya lebih jauh dari Eropa dan Amerka
Bahkan China membuat BVR yang bisa dimuat di internal bay gen 5 dengan range lebih jauh dari milk Amerika dan Eropa
Mengenai akurasi mungkin pandangan dunia sudah tidak meragukannya
Yang patut diwaspadai adalah jika kuantitas adalah yang menjadi andalan China, tetapi seiring saktu China mulai berangsur memperbaiki kualitas untuk sebagai bahan pertimbangan market di pasar global
Berbeda
Rafale Indo memang FFBNW
Saat ini isunya Meteor statusnya sedang permohonan resmi ke negara produsen dan tidak terditeksi cerita kelanjutannya
Untuk rudal range pendek dan dekat IDK, begitu juga dengan bomb
Saat India memboyong F3 hanya dibekali Mica
Sedangkan setelah oprasi Sindoor, India membeli 250 unit Meteor dan kemungkinan akan bertambah sesuai dengan penambahan masive Rafale make in India
Tidak aneh jika alusista yang dibeli oleh Indo lebih banyak FFBNW
Tetapi anehnya kirim surat ketertarikan untuk mengakusisi ke produsen sana dan sini
Road map udara Indonesia masih nanggung, karena heavy fighternya belum dibekali BVR, sarana pendukung seperti AWACS dan tanker udara dengan jumlah unit yang proposional
Bahkan awal pembelian pespur T-50 tidak dilengkapi dengan radar sehingga harus diberikan pemberat untuk penyeimbang berat dari pespur T-50i
Hehehehehehe…
Beli pespur canggih tapi tanpa dukungan maksimal kegunaannya mungkin sama seperti pespur patroli dan itercept saja
semoga aja ngga diisi operator mabuk panipuri, rasa²nya ngga kebayang rafale yang ukurannya kecil, bahannya dari komposit, punya jammer canggih,tapi bisa kena tepok Wuling dari jarak ratusan km, ini apa jammernya yang ngga aktif atau penciuman pelor² cina dah beda level? 3 biji loh ya yang kena tepok, bukan 1 atau 2
US$39 Miliar Boyong 114 Jet Tempur Rafale
Matematik :
8 milyar usd an = 42 Rafale indo
24 milyar usd = 126 Rafale indo
🤢 udh jelas rafale indo paket hemat FFBNW
Sedangkan India paket sultan
Indie udh kaya sultan langsung borong banyak + tot + lisensi
Di sini sultan sawit malah mau maksa nyicipin beragam jet tempur (mau ambil EP 15 ,mau ambil j10, mau ambil Khan,mau ambil Su 35 strong bingit, mau ambil boramae) 🤣
Eh liat dompet tipis kasian netizen + berita 📰 cuman di manfaatin doang