Shahed Drone SeriesKlik di Atas

Nokia Luncurkan “Mission-Safe Phone” – Smartphone Untuk Pertahanan dan Keselamatan Publik

Tanpa banyak publikasi, Nokia bersama dengan HMD Global Oy untuk meluncurkan sesuatu yang sangat berbeda dari ponsel pintar biasa, yaitu Nokia Mission-Safe Phone pada 9 September 2025. Ini bukan perangkat yang biasa Anda temukan di toko untuk penggunaan sehari-hari, melainkan ponsel pintar taktis yang dirancang untuk pasukan pertahanan dan keselamatan publik.

Baca juga: Nokia Uji Coba Teknologi Seluler 5G Untuk Komunikasi Taktis Dalam Latihan Militer Joint Viking 2025

HMD Global Oy adalah perusahaan asal Finlandia yang memiliki lisensi eksklusif untuk memproduksi dan menjual smartphone serta feature phone dengan merek Nokia.

Ponsel ini sama dengan Bittium (ponsel 5G buatan Finlandia), dengan satu-satunya perbedaan adalah logo Nokia yang ditempatkan di bawah fokus laser. Ponsel ini dirancang dengan mengutamakan keamanan, ketahanan, dan kesiapan misi. Nokia mengklaim ponsel ini dapat menangani komunikasi broadband terenkripsi di lingkungan yang sulit, sekaligus menawarkan kecepatan dan keandalan yang dibutuhkan untuk operasi militer atau darurat.

Nokia Mission-Safe Phone dirancang untuk bertahan dalam kondisi terberat. Fitur yang disematkan pada smartphone ini mencakup layar dengan proteksi Gorilla Glass Victus 2 6,32 inchi dan standar proteksi MIL-STD-810H & IP68 (debu, pasir, air, jatuh). Sebagai sumber tenaga adalah baterai 4500 mAh. Kemampuan imaging berupa kamera kamera belakang ganda 50 Mpix dan kamera depan 32 Mpix. Sementara dukungan koneksi tersedia untuk 29 band LTE (4G) dan 20 band 5G.

Meskipun beratnya 270 gram dan tebal 23 mm, smartphone ini tetap dirancang untuk berfungsi di mana pun ponsel konsumen gagal. Ponsel ini menjalankan OS (sistem operasi) yang diperkuat dengan penyimpanan terenkripsi dan tanpa bloatware, yang didukung oleh pembaruan rutin.

Samsung Galaxy S20 Tactical Editon – Smartphone Canggih untuk Prajurit Kombatan di Garda Depan

Selain versi dasar, Nokia juga akan menawarkan Mission-Safe Pro dan Mission-Safe Ultra, yang ditujukan untuk berbagai tingkat kebutuhan misi. Ponsel Mission-Safe terintegrasi dengan radio taktis Banshee Nokia dan solusi pertahanan lainnya seperti jaringan nirkabel pribadi dan sistem pemantauan biometrik, menjadikannya lebih dari sekadar telepon. Ini adalah bagian dari ekosistem komunikasi misi kritis yang lebih luas.

Smartphone dengan dimensi 170 x 89 x 23 mm ini, dirancang dan sepenuhnya diproduksi di Eropa, memberikan pemerintah dan lembaga kepercayaan pada rantai pasokan yang mereka butuhkan. (Bayu Pamungkas)

Insopack Acro-V: Radio Taktis UHF dengan Jeroan OS Android

One Comment