DF-61 Tampil Perdana di Victory Day – Rudal Balistik Antarbenua ‘TEL’ Terbaru dengan Jangkauan 12.000 Km

Selain rudal balistik antarbenua (ICBM) DF-5C, parade milter peringatan Hari Kemenangan (Victory Day) ke-80 di Beijing pada 3 September 2025, juga menjadi momen bagi Angkatan Bersenjata Cina untuk pertama kalinya memperlihatkan ICBM DF-61. Meski sama-sama rudal balistik antarbenua, namun DF-61 berbeda dalam hal spesifikasi dari DF-5C, bukan hanya soal jangkauan, namun sistem peluncurnya juga berbeda.
DF-5C adalah ICBM dengan bahan bakar cair yang dirancang untuk diluncurkan dari silo, sedangkan DF-61 adalah ICBM dengan bahan bakar padat yang diluncurkan dari basis truk.
Secara fisik, DF-61 menyerupai DF-41, yang merupakan rudal ICBM paling canggih sebelumnya, dan banyak pengamat menilai DF-61 sebagai penerusnya. Lantaran baru saja diperkenalkan, masih sangat terbatas informasi yang didapat tentang DF-61.

Menurut analis regional, DF-61 memiliki rentang estimasi sekitar 7.500 mil (12.000 km), yang artinya rudal ini menjangkau sebagian besar Benua Amerika termasuk AS. DF-61 ditempatkan pada kendaraan peluncur – Transporter Elector Launcher (TEL) truk beroda 16 membuat, menjadikan DF-61 mudah berpindah lokasi, memperbesar survivabilitas, berbeda dengan sistem berbasis silo statis seperti DF-5.
Kemunculan perdana DF-61 pada 3 September lalu, menjadi sinyal yang jelas, bahwa Cina sedang memperkuat kapasitas penangkalan nuklir strategisnya, terutama melalui transparansi pertahanan dan kemampuan triad nuklir.

Mengutip The Guardian, analis Pentagon menyebut parade ini sebagian besar bersifat simbolis, namun memperkuat pesan geopolitik bahwa Cina siap susun kekuatan militer modern—khususnya di hadapan AS dan sekutunya.
DF-61dengan dibawa truk TEL beroda 16, mirip DF-41, menyiratkan menggunakan bahan bakar padat, alasannya rudal mobile TEL hampir selalu berbahan bakar padat (solid fuel), karena lebih aman, bisa diluncurkan cepat tanpa pengisian ulang. Sementara, rudal berbahan bakar cair (liquid fuel) seperti DF-5A/B/C biasanya disimpan di silo dan perlu pengisian sebelum diluncurkan, namun jarak jangkau DF-5C jauh lebih besar, dengan perkiraan lebih dari 20.000 km.
PLARF new doomsday super nuclear ICBMs, DF-61 and DF-31BJ. pic.twitter.com/HD4LFRw53m
— Fay (@FaySue6) September 2, 2025
Secara umum, semua rudal balistik strategis Cina dibuat di bawah CASC (China Aerospace Science and Technology Corporation), khususnya divisi Academy of Rocket Motor Technology (ARMT) dan China Academy of Launch Vehicle Technology (CALT). Untuk ICBM darat berbahan bakar padat seperti DF-31, DF-41, dan kini DF-61, yang paling sering disebut adalah CALT sebagai desain utama.
Bicara tentang wahana peluncur yang berukuran raksasa, truk TEL untuk ICBM Cina biasanya buatan China Aerospace Science and Industry Corporation (CASIC) bekerja sama dengan pabrikan otomotif. Untuk DF-41, TEL-nya diproduksi oleh Sanjiang Special Vehicle Corporation, anak perusahaan CASIC di Hubei.
Dari foto-foto saat parade, DF-61 dibawa oleh TEL 16×16, sangat mirip dengan milik DF-41. Merek atau jenis spesifiknya biasanya tidak disebutkan secara publik, tetapi kemungkinan adalah evolusi dari WS (Wanshan Special Vehicle) series, misalnya WS51200 yang sebelumnya dipakai untuk DF-41.
Lantaran data DF-61 secara resmi belum diungkap secara teknis, maka analis membandingkannya dengan rudal lain seperti DF-41, yang dianggap setara atau pendahulu. DF-41 memiliki panjang kira-kira 20–22 meter, diameternya sekitar 2,25 meter, dan berat saat peluncuran mencapai sekitar 80.000 kg (80 ton)
Spesifikasinya tersebut memberi gambaran kasar bahwa DF-61 mungkin memiliki ukuran dan bobot serupa, mengingat mereka berada dalam kategori ICBM solid-fuel mobil.
PLARF – People’s Liberation Army Rocket Force
Rudal balistik dan rudal nuklir Cina dioperasikan oleh PLARF, yang merupakan cabang ke-5 Tentara Pembebasan Rakyat (PLA), setingkat dengan Angkatan Darat, Laut, Udara, dan Angkatan Dukungan Strategis. PLARF dibentuk pada 31 Desember 2015, sebagai kelanjutan dari Second Artillery Corps yang berdiri sejak 1966. (Gilang Perdana)



*tahun
yok borong ini 2 unit, lumayan buat tshun baru