Tomato Killer Target, Sarana Latihan Penembakan Bagi Awak Kapal Perang Permukaan

Awak KRI Sultan Hasanuddin 366 tengah menurunkan tomato killer target dalam latihan penembakan di Laut Mediterania (Foto: UNIFIL)

Saat berada di lautan lepas, tak jarang kapal perang TNI AL melakukan latihan penembakan pada jenis senjata meriam sampai senapan mesin berat. Meski jarang di ekspos, sebagai sasaran tak jarang juga menggunakan apa yang disebut sebagai tomato killer target. Nah, ibarat tak kenal maka tak sayang, ada perlunya juga kita tahu apa itu tomato killer target.

Baca juga: Saab AUV62-AT – Target Simulasi Berbasis Akustik untuk Misi Latih Anti Kapal Selam

Sebelumnya perlu diketahui, bahwa model sasaran untuk latihan penembakan di atas permukaan laut ada beberapa jenis yang mengusung platform balon udara, seperti killer lemon, killer tomato, target X-ray dan killer banana. Kesemuanya berwarna kuning, kecuali tomato killer target yang warnanya international orange khas tomat.

Tomato killer target umumnya dibuat dari bahan international orange 12-mil PVC vinyl film dan dilengkapi semacam pemberat agar target ini tidak dengan mudah berpindah-pindah posisi akibat terjangan gelombang laut. Tomato killer dirancang dengan ukuran 3 meter³ dan punya reflektifitas radar yang sangat baik, dimana reflektor sudut kaku eksternal (12m² RCS/radar cross section) dapat mudah dilihat dari jarak 20 km. Bahkan untuk memudahkan latihan penembakan di malam hari, tomato killer target dapati ditempelkan thermal markers.

Saat tak digunakan, tomato killer target dapat dikemas dengan bentuki yang simpel, namun untuk mengembangkannya diperlukan 1100 cubic feet udara, yang menjadikan bobot total killer target ini bisa mencapai ratusan kg saat diturunkan ke permukaan laut.

Selain menggunakan bahan PVC vinyl dikatakan tomato killer target yang digunakan TNI AL ada juga yang terbuat dari bahan matras tebal yang diisi udara dengan ukuran 2 x 1,5 meter. (Bayu Pamungkas)

4 Comments