Bandung, 22 Juni 2022, Panglima Angkatan Tentera Malaysia Jenderal Tan Sri Dato’ Sri Haji Affendi Bin Buang dalam kunjungannya ke PT Dirgantara Indonesia (DI) meninjau progres dua unit yang tersisa dari tiga unit pesawat CN-235 milik Tentera Udara Diraja Malaysia (TUDM) yang sedang dikonversi menjadi Pesawat CN-235-220 Maritime Surveillance Aircraft (MSA) melalui program Maritime Security Initiative (MSI). (more…)
Airbus A400M Atlas AU Malaysia, saat dipamerkan di Singapiore Airshow 2016.
Terbang perdana pada 11 Desember 2009, sampai saat ini pesawat angkut berat turboprop Airbus A400M Atlas telah diproduksi sebanyak 111 unit dan dioperasikan oleh 8 negara dengan tambahan 2 negara yang telah mengorder (Kazakstan dan Indonesia). Dioperasikan oleh cukup banyak negara, yang menjadi pertanyaan, negara mana yang berhasil mencatatkan jam terbang tertinggi dengan A400M? (more…)
Setelah tiba di Bandung pada awal September 2020, kini dikabarkan satu unit CN-235-200 milik Angkatan Udara Malaysia (TUDM) telah sukses menjalani program konversi, yakni dari varian angkut serbaguna menjadi varian Maritime Patrol Aircraft (MPA). Sementara dua unit pesawat lainnya, ditargetkan penyelesaian dan delivery-nya pada bulan April dan Mei 2022. (more…)
Sebelum berperang dengan Ukraina, Rusia pada Singapore AirShow 2022 sempat menawarkan paket upgrade 18 unit jet tempur Sukhoi Su-30MKM milik AU Malaysia (TUDM). Paket upgrade tersebut yakni mengarahkan kemampuan dan spesifikasi Su-30MKM menjadi standar Su-30SM2 atau dikenal sebagai “Super Sukhoi.” Tawaran upgrade didasarkan atas usia operasional Su-30MKM yang telah mencapai rata-rata 20 tahun, sementara AU Malaysia punya keinginan untuk terus mengoperasikan Su-30MKM hingga tahun 2040. (more…)
Ibarat tak mau pilih kasih, selain melaksanakan terbang formasi dengan jet tempur F-16 TNI AU pada 1 September lalu, rupanya Angkatan Udara Malaysia (TUDM) juga kebagian jatah untuk terbang formasi bersama pembom strategis jarak jauh B-52 Stratofortress. Mengambil lokasi di atas kawasan Selat Malaka, B-52 Stratofortress mendapat kawalan dari tiga jenis jet tempur dan satu pesawat tanker milik AU Malaysia. (more…)
Meski pernah didera sejumlah masalah sampai kabar kesiapan tempurnya yang rendah, Sukhoi Su-30MKM milik Angkatan Udara Malaysia (TUDM), secara spesifikasi adalah varian yang terbilang unggul, bahkan dari asupan perangkat dan desain, Su-30MKM setara dengan Su-30MKI milik India, yang notabene Su-30 Malaysia di atas kertas lebih mumpuni ketimbang Su-30MK2 milik Indonesia dan Su-30MK2V milik Vietnam. (more…)
Setelah diwartakan pada Februari 2020, kini Malaysia dikabarkan telah memulai tahapan konversi pada armada CN-235 220. Seperti diketahui, dari enam unit CN-235 220 milik AU Malaysia (TUDM), dua unit diantaranya akan dikonversi menjadi pesawat intai maritim – MPA (Maritime Patrol Aircraft). Kini unit perdana CN-235 220 AU Malaysia telah tiba di Bandara Husein Sastranegara, Bandung, guna memulai proses konversi yang telah tertunda akibat pandemi Covid-19. (more…)
Mantan Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad belum lama ini membuat pernyataan yang menghebohkan, meski inti yang dimaksud sudah menjadi rahasia umum, namun ini pertama kali tokoh Negeri Jiran mengungkapkan keluh kesahnya pada jet tempur buatan Amerika Serikat. Yang dimaksud Mahathir adalah F/A-18D Hornet, jet tempur yang dioperasikan Tentara Udara Diraja Malaysia (TUDM) itu memang disebut cukup tangguh, namun syarat dan ketentuan operasional yang terlalu ‘ditentukan’ oleh kebijakan AS yang menjadi masalah. (more…)
Malaysia nampaknya ingin mengikuti jejak Indonesia sebagai negara pengguna CN-235 MPA (Maritime Patrol Aircraft), diwartakan dua dari enam unit CN-235 milik AU Malaysia (TUDM) akan dikonversi menjadi varian MPA. Konversi tersebut mendapat dukungan pendanaan oleh Amerika Serikat lewat program Maritime Security Initiative. (more…)
50 tahun dioperasikan, jelas merupakan usia yang panjang bagi sebuah helikopter. Dan di Asia Tenggara, ternyata ada helikopter yang telah mencapai usia lebih dari setengah abad. Yang dimaksud adalah Sikorsky S-61A-4 Nuri, varian dari helikopter kondang SH-3 Sea King ini mulai digunakan AU Malaysia (Tentara Udara Diraja Malaysia/TUDM) sejak 1967. Dan pada ajang Lima (Langkawi International Maritime and Aerospace) 2017, TUDM merayakan pencapaian 50 tahun pengabdian S-61A-4 Nuri. (more…)