Sikorsky S-61A-4 Nuri – Lebih dari 50 Tahun Beroperasi, Ikon Helikopter Tua AU Malaysia Kini Pensiun

50 tahun dioperasikan, jelas merupakan usia yang panjang bagi sebuah helikopter. Dan di Asia Tenggara, ternyata ada helikopter yang telah mencapai usia lebih dari setengah abad. Yang dimaksud adalah Sikorsky S-61A-4 Nuri, varian dari helikopter kondang SH-3 Sea King ini mulai digunakan AU Malaysia (Tentara Udara Diraja Malaysia/TUDM) sejak 1967. Dan pada ajang Lima (Langkawi International Maritime and Aerospace) 2017, TUDM merayakan pencapaian 50 tahun pengabdian S-61A-4 Nuri.

Baca juga: Sikorsky S-61V – Menelusuri Jejak Helikopter Bung Karno Yang Hilang

Bahkan pada 2017, helikopter dengan twin engine ini mendapatkan paket upgrade berupa instalasi instrumen untuk penerbangan malam hari dari AIROD Sdn Bhd. Dilansir dari beberapa media lokal Malaysia, bahkan 12 unit S-61A-4 Nuri setelah di-upgrade dapat beroperasi lagi hingga 15 tahun mendatang.

Bagi TUDM, S-61A-4 Nuri adalah ikon helikopter militer utama, dimana total S-61A-4 Nuri yang dioperasikan TUDM awalnya mencapai 40 unit. Ke-40 unit S-61A-4 Nuri tersebut pengopersiannya dibagi ke dalam empat skadron, termasuk satu skadron VIP.

Namun, kabar mengejutkan dikeluarkan otoritas militer Malaysia pada 7 Januari 2020, disebutkan sisa 12 unit S-61A-4 Nuri telah diputuskan untuk di-grounded, dan operasional helikopter gaek ini tak ditentukan kapan bisa berjalan lagi.

Kepala Staf TUDM, Letjen Ackbal Abdul Samad menyebut, “seandainya kami memiliki anggaran untuk membeli peralatan baru, maka dibutuhkan waktu sekitar 18 bulan untuk mendapatkan suku cadang.” Lain dari itu, TUDM memang kini tengah mengevaluasi beberapa kandidat helikopter sebagai pengganti S-61A-4 Nuri.

Tak kenal maka tak sayang, S-61A-4 Nuri dengan basis Sea King, dikenal sebagai helikopter angkut sedang multiguna yang legendaris. Punya desain lambung yang khas, jenis helikopter ini dikenal punya kemampuan amfibi, dan pada zamannya banyak digunakan sebagai helikopter anti kapal selam oleh Amerika Serikat dan Inggris.

Dengan dua awak, S-61A-4 Nuri dapat dimuati 15 penumpang/pasukan dan payload hingga 1,7 ton, helikopter ini juga dapat membawa muatan dengan kabel sling. Bobot kosong heli ini adalah 5.380 kg dan bobot maksimun saat tinggal landas 9.750 kg.

Dapur pacu S-61A-4 Nuri disokong mesin 2x Turboshaft General Electric T58­GE­10. Setiap mesin dapat menghasilkan tenaga 1.400 shp. Kecepatan jelajah Nuri mencapai 267 km per jam. Ketinggian terbang helikopter ini maksimum sampai 4.481 meter. Dengan bahan bakar penuh, Nuri dapat terbang sejauh 1.000 km.

Dari spesifikasi, S-61A-4 Nuri punya panjang 22,15 meter (panjang fuselage 16 meter), tinggi 5,13 meter dan lebar bentang rotor utama 18,9 meter. Dari sejarahnya, Sikorsky Sea King terbang perdana pada 11 Maret 1959 dan telah diproduksi hingga 1.300 unit.

Beberapa kecelakaan udara yang melibatkan S-61A-4 Nuri.

Baca juga: SA-330 Puma – Helikopter “Angkut Berat” TNI AU Era-80an

Meski nama Sea King terkesan asing di Indonesia, namun tahukah Anda, bahwa jenis helikopter ini pernah digunakan sebagai helikopter Kepresidenan pada era Soekarno, persisnya yang digunakan Presiden Pertama RI ini adalah varian Sikorsky S-61V yang merupakan hadiah dari Presiden Amerika Serikat John F. Kennedy. (Haryo Adjie)

4 Comments