Apa jadinya bila dua manufaktur persenjataan kampiun asal Perancis berkolaborasi, hasilnya bisa diperkirakan bakal berkualitas tinggi. Seperti Nexter Systems dan Thales yang telah merilis desain akhir untuk naval air defense system di segmen kaliber 40 mm. Kedua perusahaan yang juga dikenal sebagai pemasok alutsista untuk TNI itu, mengharapkan pengiriman produk yang disebut sebagai RapidFire, dapat dilakukan untuk Angkatan Laut Perancis dalam beberapa bulan ke depan. (more…)
Leonardo AW159 Wildcat milik Angkatan Laut Kerajaan Inggris (Royal Navy) berhasil memecahkan rekor untuk performa baru, dimana helikopter anti kapal selam dan multipurpose yang juga digunakan Angkatan Laut Filipina itu, untuk pertama kalinya dapat terbang membawa 20 rudal sekaligus dalam dua stub wing-nya. Ke-20 rudal itu terbagi dari dua jenis, yakni rudal Martlet dan Sea Venom. (more…)
Buntut dari hujan rudal jelajah Rusia yang menyerang beberapa kota di Ukraina, langsung mendapat respon dari beberapa negara NATO. Salah satunya adalah Perancis yang menjadi donatur dan pemasok persenjataan untuk militer Ukraina, diwartakan dalam waktu dekat Paris akan mengirimkan sistem pertahanan udara (hanud) Crotale. (more…)
Setelah meraih kontrak dari France’s Direction générale de l’armement (DGA) untuk pengembangan penuh, kualifikasi, dan produksi SonoFlash, yaitu sonobuoy dengan kemampuan aktif dan pasif untuk memenuhi kebutuhan misi anti kapal selam AL Perancis, kini ada kabar bahwa Thales tengah menawarkan sonobuoy canggih tersebut ke Korea Selatan, lewat kerja sama produksi. (more…)
Satu paket dalam pengadaan 13 unit radar GCI (Ground-Controlled Interception) Thales Ground Master GM403, adalah sistem komando dan kendali SkyView Air Command and Control. Dengan SkyView inilah nantinya operator radar Koopsudnas (Komando Operasional Udara Nasional) dapat melakukan operasi pengawasan udara 24 jam terus-menerus untuk melindungi ruang udara wilayan Indonesia, termasuk memberikan respons yang cepat pada setiap potensi ancaman udara. (more…)
Dari Paris, Perancis, pada 17 Mei 2022 telah dilangsungkan penandatanganan kerja sama antara Thales dan PT Len Industri. Poin dari kerja sama itu adalah terkait pengadaan 13 unit radar GCI (Ground-Controlled Interception) pesanan Kementerian Pertahanan untuk kebutuhan Koopsudnas (Komando Operasional Udara Nasional) – (d/h Kohanudnas). Yang menarik dari kerja sama ini adalah, sebagian komponen dari radar GCI dari jenis Ground Master GM403 akan dibuat di Indonesia. (more…)
Indonesia termasuk negara yang mengadopsi multi vendor dalam pengadaan radar militer. Namun, dari beragam vendor radar, yang layak disebut sebagai pemain utama adalah Thales dari Perancis. Disebut sebagai vendor utama lantaran Thales telah memasok radar untuk ketiga matra TNI dan sudah eksis di Indonesia sejak awal dekade 80-an. (more…)
Nama rudal hanud Starstreak HVM (High Velocity Missile) belakangan kembali menjadi perhatian, khususnya setelah Menteri Pertahanan Inggris Ben Wallace berencana untuk mengirimkan rudal MANPADS SHORAD ini ke Ukraina. Dan nun jauh dari palagan peperangan di Ukraina, ada kabar bahwa Kementerian Pertahanan, TNI AD dan PT Len Industri, belum lama ini melakukan uji coba peluncuran rudal Starstreak di Air Weapon Range (AWR) Pandanwangi Lumajang, Jawa Timur pada hari Kamis (24/3/2022). (more…)
Anda masih ingat dengan Watchkeeper WK450? Inilah drone intai produksi Thales UK yang pada tahun 2017 sempat ditawarkan ke TNI AU. Meski tak sampai dibeli Indonesia, Watchkeeper WK450 adalah drone intai yang battle proven, dimana debutnya banyak digunakan Inggris selama operasi di Afghanistan. (more…)
Belum lama ini, salah satu Fatahillah Class, yaitu KRI Malahayati 362 melaksanakan latihan penembakan torpedo MK46 dengan simulasi sasaran kapal selam lawan. Atas latihan yang berlangsung di Perairan Selat Bali tersebut, beberapa netizen lantas bertanya, dengan jenis sonar apakah korvet buatan Belanda yang didatangkan awal dekade 80-an ini dapat mendeteksi keberadaan kapal selam? (more…)