Tag: Singapore AirShow 2018

ST Kinetics CPW: Submachine Gun Multi Kaliber Bergaya “Uzi”

Diantara beragam persenjataan perorangan yang ditampikan ST Kinetics dalam Singapore AirShow 2018 (Februari 2018), nampak sebuah SMG (Submachine Gun) dengan desain yang unik, dari gagang (grip) SMG ini nampak jelas mengusung model ala Uzi, SMG kondang asal Israel, dimana posisi magasin berada di dalam grip. Dan tak salah bila CPW (Compact Personal Weapon) disebut-sebut mirip Uzi. (more…)

Indonesia Akuisisi Drone Tempur Wing Loong I Untuk Skadron Udara 51

Entah disengaja atau tidak, nampaknya kemunculan drone tempur (UCAV) Wing Loong I dan II di Singapore AirShow 2018 rupanya seperti memberi pesan tersendiri, bukan saja bagi pengunjung pameran dirgantara terbesar di Asia tersebut, lebih dari itu Cina ingin menunjukan tajinya di kawasan ini, berusaha eksis di tengah tekanan dan pengaruh Negeri Paman Sam. (more…)

Raytheon I-Hawk: Rudal Hanud “Tua” Yang Masih Menakutkan

Rudal yang satu ini jelas tak muda lagi usianya, namun predikat battle proven sudah melekat kuat pada rudal hanud jarak sedang MIM-23 Hawk buatan Raytheon ini. Bahkan Taiwan yang dalam posisi siaga menghadapi agresi Cina masih mempercayakan keberadaan rudal ini di sepanjang garis pantainya. Dan tak jauh dari Indonesia, sosok rudal Hawk ternyata masih dioperasikan Singapura, meski di segmen rudal hanud jarak sedang Singapura telah mengoperasikan generasi yang lebih baru, yaitu Aster 30 buatan MBDA.

(more…)

MPSTAR: Intip Kemampuan Radar Portable Pada Sistem Hanud RBS-70 Singapura

Dalam gelar sistem pertahanan udara (hanud), time and speed untuk melakukan steling di satu lokasi bagi satuan tembak (satbak) dan komponen radar pendukungnya sangat vital untuk diperhitungkan. Terkhusus pada sistem hanud RBS-70 yang digunakan Arhanudri Kostrad, elemen pendukung pada satbak RBS-70 TNI AD adalah Giraffe 40, yakni portable radar dengan jarak jangkau 40 km yang ditempatkan dalam platform truk Mercedez-Benz atau Volvo 6×6. (more…)

RQ-4 Global Hawk: Pertama Kali Mendarat di Asia Tenggara, Membetot Perhatian di Singapore AirShow 2018

Punya bentang sayap lebih lebar dari Boeing 737, menjadikan RQ-4 Global Hawk adalah sosok drone berukuran tambun, bahkan boleh disebut sebagai salah satu UAV (Unmanned Aerial Vehicle) terbesar yang ada saat ini. Dan tatkala drone berbobot 14 ton ini mendarat di Bandara Changi yang padat trafik penerbangan komersial, maka kehadiran Global Hawk seolah menjadi “kado” istimewa bagi para pengunjung Singapore AirShow 2018. (more…)

50Th Anniversary RSAF, F-15SG Strike Eagle Tampil dengan Livery Khusus

Perhelatan Singapore AirShow 2018 baru saja berakhir, dan ada beberapa sketsa menarik dari pameran dirgantara yang disebut terbesar di Asia ini, atau bisa disebut pameran dirgantara kedua terbesar di dunia setelah Paris AirShow. Salah satu sketsa yang unik dari hajatan dua tahunan ini adalah Singapore AirShow kali ini bertepatan dengan momen 50 Tahun Angkatan Udara Singapura (Republic of Singapore Air Force/RSAF). (more…)

Tantang Kedigdayaan Boeing 737 Series, Airbus A320Neo Siap Terjun Ke Segmen Pesawat Intai Maritim dan ISR

Lepas dari kecanggihan perangkat yang ada di dalamnya, salah satu kunci sukses pemasaran pesawat intai maritim PC-8 Poseidon dan AEW&C (Airborne Early Warning and Control System) E-7A Wedgetail adalah pemilihan platform pesawatnya. Dengan basis pesawat narrow body Boeing 737-700/800, negara pengguna akan lebih mudah dalam melakukan perawatan dan ketersediaan suku cadang yang melimpah. Tapi di pasar commercial narrow body, Boeing 737 series faktanya tak melenggang sendiri, dari Eropa ada Airbus A320 series yang populasinya juga sangat besar, termasuk di Indonesia, dan tentunya bersaing keras dengan penjualan Boeing 737. (more…)

Di Singapura, Ranpur Cadilage Cage dan Rudal RBS-70 Justru Dioperasikan Angkatan Udara

Dalam jagad pecinta alutsista, nama rudal MANPADS (Man Portable Air Defence System) RBS-70 dan ranpur Cadilage Cage V-150, tentu sudah tak asing lagi. Kedua alutsista tersebut menjadi milik TNI AD dan dioperasikan oleh dua kesatuan yang berbeda. RBS-70 menjadi etalase senjata di Artileri Pertahanan Udara Ringan (Arhanudri) Kostrad, sementara panser V-150 sudah sejak lama menjadi identitas Batalyon Kavaleri 7 Pragosa Satya, Kodam Jaya. Tapi lain ladang lain ilalang, di Singapura justru kedua alutsista tersebut adalah milik Angkatan Udara (RSAF). (more…)