Di Amerika Serikat, debut teknologi 5G seolah tak pernah lepas dari masalah. Setelah kisruh dengan Huawei terkait tuduhan aksi spionase Cina, kemudian muncul masalah deployment jaringan 5G yang diprotes otoritas bandara, lantaran dikatakan frekuesi 5G dapat mengganggu komunikasi di wilayah ring satu. Malahan, Administrasi Penerbangan Federal Amerika Serikat (FAA) menyebut jaringan 5G bisa berpengaruh negatif pada kinerja radar altimeter pesawat. (more…)
Defense Advanced Research Projects Agency (DARPA) atau agensi Lembaga Penelitian dan Pengembangan Teknologi Departemen Pertahanan Amerika Serikat (Litbang AS) menunjuk lima operator satelit dan 11 organisasi untuk menggarap proyek space-based adaptive communications node (Space-BACN). Proyek ini nantinya akan membuat seluruh satelit yang ada untuk dapat saling ‘berkomunikasi’.
Sebuah postingan dari akun Twitter @ArmedForcesUkr pada 18 April lalu telah membuat geger, pasalnya postingan tersebut menyebut bahwa Google Maps telah membuka foto rincian yang disebut sebagai lokasi dan fasilitas militer penting Rusia. Akun Twitter itu mengklaim bahwa sebelumnya foto-foto itu ‘diburamkan’ oleh Google karena bagian dari area sensitif. (more…)
Meski belum ada dampaknya secara langsung, konflik antara Rusia dan Ukraina dikhawatirkan berdampak sampai luar angkasa, persisnya pada masa depan Stasiun Luar Angkasa Internasional atau International Space Station (ISS) yang ikut dipertaruhkan. (more…)
Hari Minggu lalu kawasan semenanjung Korea dikejutkan dengan terdeteksinya peluncuran rudal balistik oleh Korea Utara ke arah Laut Jepang. Di tengah fokus dunia ke konflik Rusia – Ukraina, maka aksi yang menjadi sorotan Jepang dan Korea Selatan ini terasa tak bergaung. Namun, ada kabar lain yang mengejutkan, bahwa rudal balistik yang diluncurkan dari daerah Sunan di Pyongyang utara, Korea Utara pada Minggu, 27 Februari tersebut berisikan muatan khusus. (more…)
Peperangan elektronika (pernika) atau electronic warfare tak bisa dihindari dalam operasi militer modern. Meski belum ada konfirmasi resmi, ada kabar satelit intai (satelit mata-mata) yang dioperasikan European Space Agency (ESA) yang tergabung dalam Program Copernicus, yakni Sentinel 1A, telah mengalami gangguan pencitraan ketika tengah menyorot suatu area di Donbass, wilayah yang dipersengketakan antara Ukraina dan milisi pro Rusia. (more…)
Seolah kabarnya telah ditelan bumi, Bangsa Indonesia pada beberapa tahun silam sempat punya harapan untuk memiliki satelit komunikasi militer dan pertahanan sendiri, yakni mensajajarkan Indonesia dengan Singapura, Thailand, Malaysia dan Vietnam, yang lebih dulu mempunyai satelit bergenre “militer.” Namun, karena satu dan lain hal, harapan itu kandas. (more…)
Kehilangan dominasi di luar angkasa menjadi mimpi terburuk Washington, betapa tidak, hampir sebagian besar sistem pertahanan udara (hanud) Negeri Paman Sam bertumpu pada elemen yang ada di luar angkasa. Dan belum lama berselang, persisnya pada 15 Novemver 2021, sebuah satelit mata-mata tua era Soviet berhasil dihancurkan oleh Rusia saat masih berada di orbit rendah Bumi. (more…)
Tanpa banyak basa-basi, militer Thailand, persisnya Angkatan Udata Thailand belum lama ini telah berhasil meluncurkan satelit militernya. Memang wujudnya bukan seperti satelit komunikasi militer Indonesia yang dulu sempat diorder ke Airbus Defence and Space, satelit kepunyaan militer Negeri Gajah Putih wujudnya adalah nanosatellites (satelit nano) yang mengorbit rendah (low earth orbit/LEO). (more…)
Kabar yang satu ini memang tak ada kaitannya dengan Indonesia, namun, sedikit banyak produk satelit dari Airbus Defence and Space (ADS) akan mengingatkan kita, bahwa pada tahun 2016 silam, Indonesia pernah mengikat kontrak pengadaan satelit komunikasi militer dengan ADS, dimana pada tahun 2019 dijadwalkan satu dari tiga satelit sudah dapat mengorbit. Dan, tanpa bermaksud membuka ‘luka’ lama, belum lama ini ADS diwartakan sukses meluncurkan satelit militer ke orbit. (more…)