Selain unggul dalam pengembangan drone, kapal perang dan jet tempur generasi kelima, ada lagi yang membuat Turki sangat disegani secara militer di kawasan, tak lain adalah kemampuan Turki dalam mengembangkan beragam jenis rudal. Salah satu yang menciptakan efek deteren adalah kebisaan Turki dalam memproduksi rudal balistik taktis Bora (dalam versi ekspor disebut Khan). Dirancang sejak tahun 2009, Bora telah digunakan Turki dalam perang sipil di Suriah, dan telah diproduksi tak kurang dari 800 unit. (more…)
Roketsan, manufaktur persenjataan dari Turki, tak hanya fokus pada produksi beragam jenis rudal, termasuk rudal anti kapal Atmaca untuk TNI AL, Roketsan juga mengembangkan sistem hanud (pertahanan udara) dengan teknologi hybrid, yakni menggabungkan antara elemen elektromagnetik dan laser untuk melawan ancaman asimetris, seperti drone kamikaze. Seperti belum lama ini Roketsan merilis video sistem hanud ALKA Directed Energy Weapon System (DEWS). (more…)
Bakal diborong 45 unit oleh TNI AL, yang kelak akan dipasang pada korvet Fatahillah class, Parchim class, KCR (Kapal Cepat Rudal) FPB-57 dan OPV (Offshore Patrol Vessel) 90, nama rudal jelajah anti kapal Atmaca buatan Roketsan, telah menjadi perhatian besar para pemerhati alutsista di Indonesia. Dan belum lama ini ada kabar dari Turki, bahwa Roketsan berhasil melakukan uji coba perdana peluncuran rudal Atmaca yang menggunakan mesin produksi dalam negeri. (more…)
Roketsan, perusahaan pertahanan terkemuka dari Turki, memamerkan Levent, yakni sistem pertahanan udara (hanud) berbasis rudal jarak pendek – SHORAD (Short Range Air Defence) untuk penempatan di kapal perang permukaan. Leventi dipamerkan pada Doha International Maritime Defence Exhibition and Conference (DIMDEX 2024) di Qatar (4-6 Maret). (more…)
Korvet Fatahillah class (kiri) dan korvet Parchim class (kanan)
Kilas balik ke awal November 2022, Kementerian Pertahanan (Kemhan) RI telah merilis program refurbishment pada 41 unit kapal perang TNI AL. Program refurbishment nantinya akan mencakup jenis Fast Patrol Boat (FPB)-57 class, korvet Parchim class, korvet Fatahillah class, Kapal Cepat Rudal (KCR) class, korvet Sigma (Diponegoro) class dan korvet Bung Tomo class. (more…)
Guna mewujudkan kemandirian alutsista di segala lini, Turki mengembangkan apa yang disebut sebagai Karok, (Black Arrow) yakni rudal anti tank yang diproduksi Roketsan. Dari segi desain dan kemampan, Karaok mirip dengan FGM-148 Javelin buatan AS. Dan ada kabar terkait Karaok yang pertama kalinya berhasil meraih order ekspor, yaitu ke Malaysia. (more…)
Setelah protiotipe perdana diluncurkan pada tahun 2009, maka baru pada tahunini Roketsan mengirimkan produksi massal pertama rudal anti kapal nasional Atmaca ke Komando Angkatan Laut Turki. Waktu yang panjang (14 tahun) rupanya diperlukan untuk melakukan serangkaian uji coba dan penyempurnaan pada Atmaca agar sesuai dengan kebutuhan AL Turki. (more…)
Lantaran keterbatasan kas negara, maka program pengadaan alutsista umumnya didatangkan melalui dana pinjaman asing. Tentu tak sembarang pinjam dana, melainkan harus terlebih dahulu dianalisa dan mendapatkan persetujuan dari Kementerian Keuangan (Kemenkeu), maklum pinjaman dana asing sama artinya dengan menambah beban hutang negara. (more…)
Dihadiri oleh Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan, hari ini, 9 Januari 2023, BMC meresmikan dimulainya produksi serial Main Battle Tank (MBT) Altay. Lewat perjuangan yang tak mudah, akhirnya Turki memulai tahapan penting dalam rangkaian produksi MBT Altay, dimana Angkatan Darat Turki memproyeksikan akuisisi total 1.000 unit Altay dalam beberapa tahun mendatang. (more…)
Setelah kabar sukses penerbangan perdana drone tempur Bayraktar Kizilelma, menutup akhir pekan ini ada kabar spektakuler lagi dari Turki, dimana Baykar Makina dan Roketsan berkolaborasi dalam meluncurkan calon senjata pamungkas untuk drone tempur (UCAV) Bayraktar Akinci, persisnya untuk pertama kalinya Negeri Ottoman berhasil meluncurkan rudal supersonik udara ke permukaan. (more…)