Rudal jelajah Tomahawk, salah satu rudal dengan sistem peluncur VLS
Perubahan lanskap pertahanan di Eropa telah membawa pengariuh besar pada kebijakan pengadaan alutsista di negara-negara NATO. Terkhusus Belanda, selain rencana pengaktifkan kembali batalyon Main Battle Tank (MBT), ada kabar Angkatan Laut Belanda bakal dibuat lebih bertaring, termasuk dalam kemampuan serangan jarak jauh secara presisi, yang mana Netherlands Navy akan melengkapi armada kapal perangnya dengan rudal jelajah Tomahawk. (more…)
Punya jet tempur papan atas dalam jumlah besar plus merasa dalam ancaman Cina, Australia diwartakan memborong rudal udara ke udara jarak jauh AIM-120 AMRAAM varian terbaru dalam jumlah besar. Hal tersebut didasarkan atas persetujuan yang dikeluarkan US Defense Security Cooperation Agency (DSCA) lewat pengumumannya pada tanggal 9 April 2025. (more…)
Pasca penggunaan rudal balistik hipersonik pertama kali oleh Rusia dalam serangan ke Ukraina, otomatis program AS dan negara-negara NATO untuk menghadirkan sistem senjata pencegat anti rudal balistik menjadi prioritas. Mengingat pengembangan butuh waktu, saat ini kekuatan pencegatan rudal balsitik hipersonik bertumpu pada aset yang sudah ada, salah satunya adalah rudal Standard Missile-6 (SM-6) yang terpasang pada kapal perang permukaan. (more…)
Bila pada akhir Juli 2024 disebut perakitan batch pertama (empat unit) jet tempur ringan FA-50M Fighting Eagle pesanan Malaysia telah mencapai 37 persen penyelesaian, maka ada kabar terbaru, bahwa proses perakitan saat ini telah mencapai 50 persen, yang menyiratkan penyelesaian pesanan lebih cepat dari jadwal, menyiratkan ketepatan waktu dalam jadwal pengiriman. (more…)
Selain disebut ‘boros’ dalam meluncurkan rudal hanud (pertahanan udara) yang berharga mahal, rupanya pasukan Ukraina juga disebut boros dan ‘salah’ doktrin dalam penggunaan rudal anti tank sumbangan Barat. Tak ayal banyak rudal anti tank berikut peluncurnya kini berada dalam kondisi apik di tangan Rusia. Bahkan, media Rusia menyebut stok rudal anti tank FGM-148 Javelin ‘milik’ Rusia lebih banyak dari yang dimiliki Inggris sebagai salah satu negara donatur. (more…)
Sebagai sekutu nomer wahid di Indo Pasifik, lumrah bila Jepang mendapatkan perlakuan khusus dari AS. Yang terbaru adalah kabar Departemen Pertahanan AS menyetujui penjualan potensial rudal udara ke udara jarak menengah AIM-120 AMRAAM (Advanced Medium-Range Air-to-Air Missiles) senilai US$3,64 miliar. (more…)
Sistem pertahanan udara berbasis rudal pada kapal perang permukaan Australia kian canggih. Untuk membentengi kapal perusak (destroyer) Hobart class dan frigat Hunter class (sedang dalam proses pembangunan) dari ancaman serangan udara berkualifikasi tinggi, maka pemerintah Australia telah mengumumkan pembelian rudal pertahanan udara dari Amerika Serikat senilai $4,7 miliar. (more…)
Meski sudah tidak lagi diproduksi, populasi jet tempur F/A-18 Hornet “Classic” (varian A/B/C/D) yang mencapai 300 hingga 400 unit di seluruh dunia, tetap menjadi pasar yang menarik bagi manufaktur radar untuk menawarkan upgrade untuk adopsi radar antena active electronically-scanned array (AESA). (more…)
Singapura, negara dengan populasi jet tempur modern terbesar di Asia Tenggara, telah mendapat lampu hijau dari Washington untiuk potensi pembelian rudal udara ke udara jarak jauh AIM-120C8 AMRAAM (Advanced Medium-Range Air-to-Air Missile). Persisnya US Defense Security Cooperation Agency (DSCA) pada 9 September 2024 telah merilis kabar potensi penjualan AIM-120C8 ke Singapura lewat program Foreign Military Sales (FMS). (more…)
Dalam display yang diperlihatkan saat peresmian operasional jet tempur F-16 Fighting Falcon oleh Angkatan Udara Ukraina, nampak jelas bahwa Elang Tempur yang bakal melawan jet tempur Rusia itu telah dilengkapi dengan dua jenis rudal udara ke udara, yakni AIM-9M Sidewinder dan AIM-120 AMRAAM, yang keduanya adalah produksi Raytheon. (more…)