
Amerika Serikat sadar betul bahwa Guam menjadi incaran Cina dalam strategi serangan militer jarak jauh. Setelah aksi saling provokasi berjilid-jilid antar kedua negara, yang paling baru adalah untuk pertama kalinya kelompok kapal induk (aircraft carrier group) Liaoning ‘berani’ mendekati perairan sekitar Guam. Dan serangkaian antisipasi telah digelar AS untuk memproteksi Guam, bukan saja penempatan sistem rudal hanud, Guam rupanya juga dilindungi oleh Over The Horizon Radar (OTHR). (more…)

Setelah Aleppo, kini kota terbesar di Suriah, Damaskus jatuh ke tangan pemberontak, yang sekaligus mengakhiri kekuasaan rezim Bashar al-Assad. Kejatuhan Bashar al-Assad tak pelak berpengaruh langsung pada eksistensi Rusia yang memiliki dua basis militer di Suriah, yakni Pangkalan Udara Khmeimim dan Pangkalan Angkatan Laut di kota pelabuhan Tartus. (more…)

Melanjutkan kesuksesan dari produksi dan pemasaran radar intai Ground Master 200 (GM200), Thales telah mengembangkan varian yang lebih baru dan modern, yakni GM200 Multi Mission All-in-one (GM200 MM/A). Meski secara tampilan dan desain tidak berbeda dengan GM200 varian awal, namun GM200 MM/A punya kemampuan lebih dalam akurasi dan lebih adaptif untuk mendeteksi sasaran dengan target kecil, seperti drone mini/mikro. (more…)

Jika tak ada aral melintang, di akhir tahun ini akan terpasang radar intai canggih Lockheed Martin AN/TPS-77 (AN/FPS-117) long range air surveillance di Labuan. Namun, jangan keburu girang, Labuan yang dimaksud bukan kecamatan di Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten. (more…)

Ada yang unik dari sistem pertahanan udara Cina, selain dibentengi dengan rudal hanud berlapis, Negeri Tirai Bambu itu diketahui mengoperasikan radar intai hanud yang ditempatkan pada ketinggian 5.374 meter di atas permukaan laut (mdpl). Yang dimaksud adalah stasiun radar Ganbala, yang berada di puncak gunung bersalju di Tibet. (more…)

Bagi Cina, laga Perang Ukraina bisa menjadi pelajaran, khususnya terkait teknologi satelit. Meski Rusia dan Cina mampu melakukan jamming dan spoofing pada GPS (Global Positioning System), namun lain halnya dengan satelit Starlink yang dioperasikan SpaceX. Starlink milik Elon Musk dalam Perang Ukraina, disebut telah membawa kerugian pada militer Rusia. Dan kasus Starlink boleh jadi akan merepotkan bila suatu saat Cina akan melakukan invasi ke Taiwan. (more…)

Cina menyadari betul bahwa salah satu aspek terberat yang harus dihadapi bila berkonflik dengan Amerika Serikat adalah keunggulan Negeri Paman Sam dalam teknologi penempur dan pembom stealth. Meski Angkatan Udara Cina kini gencar mengembangkan armada jet tempur stealth, tetap saja masih akan sulit untuk bisa mengimbangi kedigdayaan AS. Berangkat dari kondisi di atas, maka para peneliti Cina berusaha membuat penangkal anti stealth yang ampuh. (more…)

Dalam aspek industri dirgantara, Indonesia boleh dibilang berada di atas Vietnam, hal tersebut dibuktikan dengan Vietnam yang mengimpor pesawat angkut ringan NC-212i produksi PT Dirgantara Indonesia. Namun, bagaimana dengan aspek teknologi lainnya, sebut saja di sektor adopsi radar miiter. Kita kerap mendengar bahwa perusahaan BUMN di Indonesia telah berhasil membuat prototipe radar militer, seperti radar GCI atau Ground Control Intercept. (more…)

Ada kabar baik untuk lini perlengkapan operasi pasukan elite, khususnya yang bergerak di unit anti teror, pasalnya telah diluncurkan perangkat radar portable yang punya kemampuan ‘melihat’ menembus dinding (tembok). Diberi label Xaver 1000, ini merupakan radar yang punya spesifikasi high performance imaging system yang diklaim belum ada sebelumnya. (more…)

Ketika serangan drone begitu masif dalam perang di Ukraina, maka menjadi peluang bagi industri pertahanan Rusia untuk menyediakan sistem penangkal dan deteksinya. Tak jarang, kasus penyergapan (ambush) dari pasukan Ukraina berhasil berkat pasokan informasi koordinat yang diperoleh dari drone intai, yang notabene berukuran kecil dan minim bising sehingga sulit dideteksi oleh konvoi kendaraan. (more…)