Stasiun Radar Ganbala – Jadi Instalasi Militer Tertinggi di Dunia, Berada di Ketinggian 5374 Mdpl

Ada yang unik dari sistem pertahanan udara Cina, selain dibentengi dengan rudal hanud berlapis, Negeri Tirai Bambu itu diketahui mengoperasikan radar intai hanud yang ditempatkan pada ketinggian 5.374 meter di atas permukaan laut (mdpl). Yang dimaksud adalah stasiun radar Ganbala, yang berada di puncak gunung bersalju di Tibet.

Baca juga: Lawan Suhu dan Cuaca Ekstrem, Pasukan Cina di Perbatasan India Dilengkapi Fasilitas Thermal Shelters

Dilihat dari posisinya, maka Ganbala sampai saat ini mencatatkan rekor sebagai stasiun radar hanud (pertahanan udara) tertinggi di dunia. Dan di ketinggian ekstrem tersebut, rupanya Ganbala dioperasikan secara manual, artinya diawaki oleh personel. Namun, ada kabar bahwa Ganbala saat ini telah dioperasikan secara remote dari jarak jauh.

Dikutip dari eurasiantimes.com (8/1/2023), merujuk ke publikasi resmi militer Cina, disebutkan bahwa staf stasiun radar Ganbala pindah dari puncak gunung bersalju di ketinggian lebih dari 5.000 meter ke ujung kendali utama di ketinggian sekitar dari 3.000 meter.

Chen Qiang, seorang perwira staf Brigade Radar Angkatan Udara Cina mengatakan bahwa hari-hari berat yang dialami oleh prajurit pengawak radar yang ditempatkan di ketinggian sepanjang tahun telah berlalu.

Stasiun radar Ganbala adalah salah satu dari beberapa stasiun radar yang digelar di Tibet selatan dan terletak di puncak gunung di Daerah Otonomi Tibet Cina. Stasiun yang sering ditampilkan di media Cina ini terkenal karena ketinggian dan lokasinya yang strategis.

Stasiun radar Ganbala dibangun pada tahun 1967 dan sangat penting dalam mengamati wilayah udara di atas selatan Tibet. Ganbala juga telah diberi label sebagai instalasi militer tertinggi di dunia, dengan ketinggian 5.374 meter di atas permukaan laut.

Ada tiga jenis instalasi radar utama yang digelar di Ganbala. Yang pertama adalah sebagai air traffic control (ATC) untuk mengarahkan pilot menuju target yang diinginkan.Yang kedua adalah fungsi sebagai radar intai strategis untuk deteksi jarak jauh dan menengah. Dan yang ketiga untuk mendukung radar over-the-horizon (OTHR) yang digunakan untuk peringatan dini. Belakangan, Ganbala juga digunakan untuk uji coba layanan seluler 5G.

Menurut Chen Qiang, sebagian besar instalasi radar Ganbala terletak di lereng yang tidak bisa dilewati saat kondisi diselimuti salju. Seiring dengan hujan salju lebat dan penutupan gunung yang berlangsung lama, hawa dingin yang intens, kekurangan oksigen, dan angin kencang mengancam kesehatan para prajurit pengawak.

Lebih lanjut, Qiang mencatat bahwa kondisi ini mempersulit pemeliharaan peralatan dan penyediaan dukungan logistik.

Baca juga: Hanggar ‘Bunker’ Berpintu Baja ini Membuktikan Cina Memang Siap Berperang

Seorang sersan mayor bernama Wang Shengquan, yang telah menjaga stasiun radar Ganbala selama 27 tahun, mengatakan bahwa “Dulu, kami memegang posisi di puncak gunung selama bertahun-tahun, tetapi sekarang kami bertugas jarak jauh dari tempat yang berbeda, dan kesiapan tempur, pelatihan, dan kehidupan kami telah mengalami perubahan yang lebih baik.” (Gilang Perdana)