Sebagai satu-satunya pengguna self propelled howitzer (SPH) tracked K9 Thunder di Afrika, Mesir rupanya menerapkan misi khusus pada alutsista artileri medan (armed) buatan Korea Selatan itu, yakni menggelar K9 Thunder sebagai bagian dari elemen sistem artileri pertahanan pesisir atau coastal defense anti ship artillery. (more…)
Jet tempur Dassault Rafale dengan rudal udara ke udara jarak jauh Meteor, tak pelak merupakan senjata pamungkas dalam paket pengadaan pesawat tempur buatan Perancis tersebut. Namun, karena dianggap sebagai senjata strategis yang mampu mengubah jalannya peperangan, maka Meteor hanya dijual kepada negara terpilih. (more…)
Banyak pihak yang dibuat heran atas kebijakan Perancis kepada Mesir, pasalnya Mesir adalah adalah pembeli ekspor pertama untuk jet tempur Dassault Rafale. Pada tahun 2015, Mesir menandatangani kesepakatan dengan Perancis untuk membeli 24 unit Rafale, menjadikannya negara pertama yang membeli jet tempur ini di luar Perancis. (more…)
Setelah dua tahun bernegosiasi, Perancis akhirnya memberi lampu hijau kepada Serbia untuk membeli 12 unit jet tempur Rafale. Meski begitu, Serbia belum bisa bernafas lega, pasalnya ada kabar Rafale yang dijual ke Serbia akan dibatasi kemampuannya, serupa dengan Rafale milik Mesir. Yang mana Rafale Mesir dan Serbia akan dibatasi kemampuan peperangan udara ke udaranya. (more…)
Bila melihat dari postur kekuatan udara, maka Angkatan Udara Mesir sejatinya layak disebut ‘strong’, betapa tidak, Angkatan Udara Mesir mengoperasikan lebih dari 200 unit F-16, 18 unit Mirage 2000 dan 24 unit jet tempur Rafale. Namun, tetap saja Mesir merasa inferior, hingga berujung pada keputusan Kairo untuk membeli pesawat tempur Chengdu J-10C, berikut paket rudal udara ke udara canggih dari Cina. (more…)
Lantaran hanya dianggap sebagai sekutu “kw2” di Timur Tengah, Mesir rupanya menolak tawaran dari Amerika Serikat untuk meningkatkan (upgrade) armada jet tempur F-16 Fighting Falcon-nya ke standar Viper. Seperti diketahui, Angkatan Udara Mesir seperti saat ini mengoperasikan lebih dari 200 unit F-16 dalam berbagai varian. Alih-alih memperpanjang umur ‘Elang Penempur’, Mesir dikabarkan justru memilih untuk membeli jet tempur dari Cina. (more…)
Ada kabar anyar dari Lockheed Martin, pabrikan dirgantara super kondang dari Amerika Serikat tersebut mengumumkan bahwa Mesir bakal menjadi negara ke-23 yang akan mengoperasikan pesawat angkut C-130J-30 Super Hercules. (more…)
Ibarat api dalam sekam, negara-negara di Timur Tengah yang notabene kuat secara finansial, dibuat tak berdaya bila mengiginkan je tempur stealth dari Amerika Serikat. Dengan standar ganda, AS sejauh ini hanya mengizinkan Israel sebagai pengguna jet tempur F-35 Lightning II, sementara negara lain yang juga bersekutu dengan Washington, dibuat menjadi inferior jika dibandingkan Israel. (more…)
Dengan dalih membebaskan sandera yang ditawan Hamas, Israel telah melancarkan serangan udara mematikan ke Rafah, yakni wilayah Gaza di Palestina yang berbatasan langsung dengan Mesir, yang notabene menjadi pintu masuk satu-satunya bantuan kemanusiaan ke Gaza. Buntut dari serangan Zionis ke Rafah telah direspon oleh militer Mesir dengan menggelar arsenal persenjataan ke perbatasan, salah satunya diketahui ada rudal Tayir as Sabah. (more…)
Seperti Indonesia yang lebih dulu membangun frigat berdasarkan lisensi (Martadinata Class) di dalam negeri, maka dari Timur Tengah, ada kabar bahwa Mesir belum lama ini berhasil untuk pertama kalinya membangun dan meluncurkan kapal perang di kelas frigat untuk pertama kalinya. Sebagai bagian dari modernisasi Angkatan Lautnya, Alexandria Shipyard pada 4 Desember 2023 telah meluncurkan ENS Sajm Al Jabbar (FFG-910) . (more…)