Tag: MALE

Pertama Kali, Drone MALE “Wing Loong II” Ditembak Jatuh Senjata Laser!

Luput dari sorotan media besar, ini mungkin untuk pertama kalinya di dunia, sebuah drone pengintai dengan kualifikasi MALE (Medium Altitude Lonf Endurance) ditembak jatuh oleh senjata jenis laser. Belum lama berselang, yakni pada 4 Agustus 2019, sebuah drone Wing Loong II milik Uni Emirat Arab dikabarkan ditembak jatuh oleh serangan laser gun yang dilepaskan oleh sejenis kendaraan MRAP (Mine-Resistant Ambush Protected) Turki di kawasan Libya. (more…)

Akhir 2019, Drone MALE Rajawali 720 Lakukan Final Flight Test

Sejak diperkenalkan ke publik pada Indo Defence 2016, berlanjut tampil dalam “drone carnaval” pada 20 Juli 2017, sosok Rajawali 720 namanya langsung bergaung di tengah masyarakat. Dengan kemampuan terbang selama 24 jam, bahkan kabarnya bisa ditingkatkan sampai 30 jam, kategori Rajawali 720 masuk kualifikasi MALE (Medium Altitude Long Endurance). Lantas yang jadi pertanyaan? Kapan drone hasil pengembangan Balitbang Kemhan dan produksi PT Bhinneka Dwi Persada ini mulai digunakan untuk satuan TNI. (more…)

Leonardo Falco Xplorer, Drone Intai MALE Tanpa Komponen Buatan Amerika Serikat

Meski bukan baru pertama kali merilis drone, namun nama Leonardo SpA boleh dibilang tak begitu kondang dalam jagad drone global, maklum perusahaan asal Italia ini jauh lebih punya nama dalam segmen sistem elektronik persenjataan. Namun di Paris AirShow 2019 yang dihelat akhir Juni lalu, Leonardo membuat kejutan dengan memperkenalkan sosok drone terbesar yang pernah dibuatnya, yaitu Falco Xplorer. (more…)

Perkuat Kemampuan Intai dan Intelijen, Filipina Akuisisi Drone MALE Hermes 900/Hermes 450

Tak kunjung diputuskannya pengadaan drone intai berkualifikasi MALE (Medium Altitude Long Endurance) oleh Kementerian Pertahanan RI, berpotensi membuat Indonesia tertinggal dari Filipina dalam operasional drone MALE. Filipina yang ibarat pelan tapi pasti, dalam beberapa tahun ini terus menggenjot modernisasi di sektor alutsista. Di segmen drone, Filipina malahan sudah menerima enam unit drone intai maritim ScanEagle buatan Boeing Insitu. Jenis drone serupa yang akan diterima Indonesia, Vietnam dan Malaysia. Dan kini ada loncatan berupa rencana Filipina untuk mendapatkan drone Hermes 900 dan Hermes 450. (more…)

Kejutan! Garuda Indonesia Bakal Akuisisi Drone Berkualifikasi HALE, BZK-005

Mungkin berita yang satu ini agak kedengaran aneh, pasalnya PT Garuda Indonesia diwartakan tengah memesan tiga unit drone Harbin BZK-005 dari Beihang UAS Technology Co. Ltd. Memang bukan dimaksudkan untuk mendukung operasi militer, namun jenis drone tersebut adalah yang digunakan militer Cina untuk melakukan misi pengintaian maritim di kawasan Laut Cina Selatan. Tentu ini menjadi sesuatu yang mengejutkan, ditambah lagi ukuran  BZK-005 yang tergolong tambun alias besar. (more…)

Bila Akhirnya Drone Tempur MALE TNI Berasal dari Cina

Bila merujuk ke pemberitaan terdahulu, semestinya pada bulan Februari lalu, Kementerian Pertahanan (Kemhan) RI sudah mengumumkan siapa pemenang tender pengadaan drone MALE (Media Altitude Long Endurance) untuk memperkuat armada pesawat nirawak TNI AU. Meski belum ada pengumaman resmi, namun dipercaya kini telah ada ‘keputusan’ yang diambil seputar tender pengadaan drone yang diikuti oleh Cina dan Turki. (more…)

Fei Long-1: Satu Lagi Drone Tempur dari Cina yang Berhasil Terbang Perdana

Bicara tentang ragam drone kombatan, rasanya Cina kini layak dinobatkan sebagai operator UCAV (Unmanned  Combat Aerial Vehicle) terbesar di dunia. Bukan saja untuk konsumsi dalam negeri, drone tempur Wing Loong series bahkan sudah mencapai pengiriman ke-100 untuk pasar ekspor. Dalam varian UCAV yang memperkuat militer Cina, sebut saja ada nama Rainbow CH-3/CH-4/CH-5, Wing Loong I/II dan WZ-2000. Dan belum lama ini, diwartakan bertambah lagi arsenal UCAV di Negeri Tirai Bambu tersebut. (more…)

Jelang Putusan Pengadaan Drone MALE untuk Kemhan, Pilih Besutan Cina atau Turki?

Belum lama berselang, Kepala Badan Sarana Pertahanan (Kabaranahan) Kementerian Pertahanan RI Laksamana Muda TNI Agus Setiadji menyebut bahwa perusahaan asal Turki dan Cina telah memasuki tahap akhir tender pengadaan pesawat tanpa awak atau drone. Menurut perwira tinggi bintang dua tersebut, Pemerintah Indonesia akan memberi keputusan pada Februari nanti mengenai siapa pemenang tender pengadaan drone dengan kualifikasi MALE (Medium Altitude Long Endurance). (more…)

Cina Umumkan Pengiriman Drone Tempur Wing Loong Ke-100 untuk Pasar Ekspor

Meski tak jelas kabar kelanjutannya, sekitar pertengahan 2017 sempat santer tersiar bahwa Indonesia akan mengkuisisi drone tempur (UCAV) dari Cina. Kala itu, Kepala Badan Sarana Pertahanan Kementerian Pertahanan Laksda Leonardi menyebut bahwa Kementerian Pertahanan memastikan akan membeli drone dalam jumlah besar dan yang dibeli adalah drone jenis MALE (Medium Altitude Long Endurance), serta punya kemampuan melakukan penyerangan (UCAV). (more…)

Indo Defence 2018: Turkish Aerospace Tampilkan Full Mockup Drone Tempur Anka-S

Dalam beberapa pemberitaan ada kesan kuat bahwa Indonesia serius untuk mengakuisisi drone MALE (Medium Altitude Long Endurance) dari Turki lewat skema ToT (Transfer of Technology), ditambah selama ini sudah terjadi kerjasama  erat selama satu dekade antara BPPT (Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi) dan Turkish Aerospace. (more…)