Setelah beberapa waktu lalu fotonya muncul dalam akun Instagram, hari ini (30/12), PT Dirgantara Indonesia secara resmi melakukan roll out prototipe Pesawat Udara Nir Awak (PUNA) alias drone dari jenis Medium Altitude Long Endurance (MALE). Acara roll out yang dilangsungkan di fasilitas hanggar PT DI dihadiri Kepala BPPT Hammam Rizadan dan Direktur Utama PT DI Elfien Goentoro yang juga menandatangani Nota Kesepahaman tentang Pemanfaatan Sumber Daya, serta Sarana dan Prasarana. (more…)
Negara sebagai pelaksana penyerbuan air to ground lewat drone, masih disandang Amerika Serikat dan Israel, namun bila pertanyaannya diubah, siapa negara penyandang predikat superpower drone kombatan (UCAV/Unmanned Combat Aerial Vehicle), maka jawabannya akan merujuk ke Cina. Terkenal mampu melakukan reverse engineering secara cepat, saat ini Cina didapuk sebagai penguasa pasar drone kombatan di seluruh dunia. Bahkan, Indonesia mempercayakan pengadaan drone kombatan dari Cina, lewat seri drone MALE (Medium Altitude Long Endurance) CH-4 Rainbow. (more…)
Kabar bahwa PT Dirgantara Indonesia berencana mengembangkan drone MALE bukan rahasia lagi, berkolaborasi dengan BPPT (Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi), PT Len Industri, Dislitbang AU dan ITB (Institut Teknologi Bandung), sejak pertengahan 2018 telah dirilis desain drone MALE (Medium Altitude Long Endurance) untuk pertama kalinya. Bahkan tersiar kabar lanjutan, bila PT DI bersama Turkish Aerospace Industries (TAI) sepakat mengembangkan drone MALE dari basis Anka-B. (more…)
Meski negara-negara Eropa seolah tertinggal dalam pengembangan drone militer, namun poros Jerman, Perancis, Italia dan Spanyol rupanya tak tinggal diam begitu saja. Sebagai wujud ‘persatuan’ Eropa, keempat negara mencanangkan program Euro Drone, yang lengkapnya disebut European MALE (Medium Altitude Long Endurance) RPAS (Remotely Piloted Aircraft System). Namun, Euro Drone rencannya baru meluncur pada tahun 2025. Lepas dari itu, Eropa sebelumnya pernah mencatatkan inovasi penting dalam dunia drone, yaitu dengan dirilisnya UAV bermesin jet yang diberi label “Barracuda.” (more…)
Sebagian orang menyebut bahwa poros teknologi drone mengerucut pada tiga negara, yaitu Amerika Serikat, Israel dan Cina, negara-negara lain dari itu dipecaya ‘hanya; sebagai follower. Menghadapi ‘pengelompokan’ diatas rupanya tak membuat nyaman bagi bagi kelompok negara lainnya. (more…)
Entah ini kebetulan atau tidak, Beihang Unmanned Aircraft System (UAS) Technology tahun lalu telah memperkenalkan varian ekspor dari drone intai BZK-005 yang diberi kode BZK-005E. Di sisi lain, Garuda Indonesia diwartakan juga merencanakan fase uji coba 2 unit drone kargo BZK-005 pada Januari 2020 di Aceh. Dari beberapa media, Garuda Indonesia menyebut akan melangsungkan fase uji coba selama tiga bulan, dan fase operasional diharapkan dimulai pada 2021. (more…)
Setelah menuntaskan beragam uji coba pada Maret 2018, prototipe drone Korean Unmanned System (KUS-FS) untuk pertama kali diperlihatkan di hadapan publik pada demo statis di Seoul International Aerospace and Defense Exhibition (ADEX) 2019. Tergolong drone berukuran besar, punya panjang 13 meter dan lebar bentang sayap 25 meter, KUS-FS menjadi menarik perhatian netizen global, terlebih tampang KUS-FS ada kemiripan dengan drone tempur buatan AS, MQ-9 Reaper, terutama pada desain sayap ekor (V-tail). (more…)
Rasa penasaran netizen seputar kedatangan drone kombatan alias UCAV CH-4 Rainbow di Lanudal Juanda, Surabaya, kini terjawab sudah. Persisnya drone kombatan dari jenis MALE (Medium Altitude Long Endurance) ini telah diikutkan dalam latihan gabungan TNI dengan sandi “Dharma Yudha 2019” di Pusat Latihan Tempur Marinir Asembagus, Situbondo, Jawa Timur. Dan soal akuisisi drone ini pun sudah mendapat penjelasan langsung dari orang nomer satu di TNI. (more…)
Meski masih menanti kabar kontrak pengadaan, pertanda drone kombatan MALE (Medium Altitude Long Endurance) bakal dipasok oleh Cina kian menguat. Dalam sebuah postingan di akun Instagram military-buzz, diperlihatkan sosok drone yang diduga dari jenis CH (Chang Hong)-4 Rainbow telah tiba di Indonesia untuk serangkaian uji coba. Nama drone produksi China Aerospace Science and Technology Corporation (CASC) ini memang santer bakal diakuisisi Indonesia, khususnya setelah sempat diungkapkan Marsekal TNI Hadi Tjahjanto dalam buku “Anak Sersan Jadi Panglima.” (more…)
Menyadari cepat atau lambat bakal mengalami kontak senjata dengan Cina daratan, memacu Taiwan gigih dalam menggenjot program pengadaan alutsista. Setelah baru-baru ini mendapat angin atas persetujuan Donald Trump untuk pembelian 66 unit F-16 Viper, Taiwan dalam Taipei Aerospace & Defense Technology Exhibition 2019 (TADTE 2019) yang dihelat 15-17 Agustus lalu, mememperkenalkan rancangan drone UCAV (Unmanned Combat Aerial Vehicle) MALE (Medium Altitude Long Endurance) buatan sendiri, yakni “Teng Yun.” (more…)