Evolusi drone kamikaze dalam perang di Ukraina memasuki babak baru yang mengejutkan bagi sistem pertahanan udara. Rusia dilaporkan mulai mentransformasi Geran-2 (Shahed-136) dari sekadar amunisi one-way attack (OWA) menjadi sebuah “kapal induk” atau mothership taktis yang mampu membawa beban ganda berupa drone FPV (First Person View). (more…)
Evolusi drone kamikaze seri Shahed-136 (Geran-2) memasuki babak baru yang jauh lebih mengkhawatirkan bagi sistem pertahanan udara (hanud). Temuan terbaru dari medan tempur menunjukkan bahwa militer Rusia mulai melengkapi drone sekali pakai ini dengan passive radar homing heads (pemandu radar pasif). (more…)
Memasuki awal tahun 2026, Rusia dilaporkan tengah mempercepat proyek ambisius dalam teknologi drone (UAV) dengan memperkenalkan Geran-5. Berbeda total dengan seri Geran 2 yang lambat, Geran-5 merupakan hasil adaptasi langsung dari drone Karrar milik Iran yang bermesin jet. (more…)
Industri pertahanan Rusia kembali mengejutkan para pengamat militer global melalui inovasi terbaru pada platform drone tempur (UCAV) andalan mereka, Geran 2 (versi lisensi dari Shahed-136). Setelah sebelumnya sempat terlihat menggotong rudal udara ke udara R-60, kini sebuah rekaman video terbaru mengungkap transformasi yang lebih ekstrem, yaitu pemasangan sistem rudal pertahanan udara panggul (MANPADS) Igla-S pada badan drone tersebut. (more…)
Laporan terbaru dari medan tempur menunjukkan adanya modifikasi signifikan pada unit drone kamikaze Geran 2 (Shahed-136) milik Rusia. Foto-foto yang beredar di media sosial memperlihatkan perangkat kecil yang terpasang pada bagian winglet atau ujung sayap drone. (more…)
Setelah diketahui punya kemampuan meluncurkan rudal udara ke udara jarak pendek R-60, drone kamikaze Shahed-136, atau variannya yang diproduksi Rusia, Geran 2, disebut punya kemampuan ekstra lainnya, yaitu disebut mampu meluncurkan ranjau anti tank. (more…)
Sebagai ‘pemain’ awal dalam operasi militer Rusia di Ukraina, nama drone kamikaze Shahed-136 masih eksis, dan terus dioperasikan dengan sejumlah inovasi untuk menyesuaikan kebutuhan akan misi barunya. Sebagai bukti adalah Geran 2, yakni varian Shahed-136 yang diproduksi oleh Rusia, ternyata kini punya peran baru untuk melancarkan serangan ke sasaran di udara. (more…)
Sejak tahun lalu, nama drone kamikaze bermesin turbojet Shahed-238 telah menjadi bahan perbincangan, saat digunakan Rusia dalam misi serangan jarak jauh ke Ukraina. Namun, dengan lokalisasi produksi, drone tersebut kini telah dibuat secara lisensi di Rusia dengan nama “Geran (Geranium)-3”. (more…)
Menjelang parade militer pada Victory Day tanggal 9 Mei 2025 mendatang, sejumlah alutsista akan digelar di Lapangan Merah, Moskow. Salah satu yang mencuat adalah modifikasi pada kendaraan taktis (rantis) berupa heavy truck yang difungsikan sebagai pembawa sekaligus peluncur drone kamikaze. (more…)
Meski Rusia gencar mengembangkan drone kamikaze, namun, untuk kemampuan serangan drone kamikaze jarak jauh, selama ini Rusia masih mengandalkan pasokan dari Iran, sebut saja dengan eksistensi Shahed-136, yang kemudian diproduksi secara lokal di Rusia denngan label “Geran 2”. Rupanya Rusia tak ingin terlalu bergantung pada Iran, ada kabar bahwa Rusia telah memanfaatkan keunggulan teknologi Cina untuk adaptasi drone kamikaze jarak jauh. (more…)