Tag: exocet

AM-39 Exocet: Rudal Anti Kapal Yang ‘Batal’ Memperkuat TNI AL

NAS332-HU442-02

Debut AM-39 Exocet dalam Perang Malvinas (Falkland) meroket setelah rudal anti kapal yang diluncurkan dari jet Super Etendard AL Argentina mampu mengkaramkan kapal perusak Inggris HMS HMS Sheffield pada 4 Mei 1982. Bagi Indonesia yang kala itu tengah bersiap menerima kedatangan helikopter angkut sedang multirole NAS 332L Super Puma dari PT IPTN (sekarang – PT Dirgantara Indonesia) berusaha mengikuti perkembangan tren kekinian alutsista. (more…)

[Polling] RGM-84L Harpoon Block II RAN: Lawan Tanding Terberat Rudal Anti Kapal Yakhont TNI AL

20100710ran8295986_084

Diatas kertas, boleh jadi kecanggihan kapal perang AL Singapura dan Australia lebih unggul ketimbang kepunyaan TNI AL saat ini. Begitu juga dengan keberadaan kapal selam, sebelum tibanya Changbogo Class, diatas kertas armada siluman bawah laut milik Singapura, Australia dan Malaysia terasa lebih unggul. Namun disisi lain, ada keunggulan komparatif pada kekuatan kapal perang TNI AL, tak lain dengan keberadaan beragam jenis rudal anti kapal (anti ship missile).

(more…)

KRI Kupang 582: 31 Tahun Mengabdi, Berakhir Jadi Sasaran Tembak Exocet MM40 Block II

kri_kupang

Mengambil lokasi di perairan antara Pulau Raas, Sumenep dan Bawean, Gresik, pada hari Kamis lalu (28/5/2015), KRI Bung Tomo 357 (korvet Bung Tomo Class) dari Komando Armada Timur (Koarmatim) TNI AL, untuk pertama kalinya menjajal kesaktian rudal anti kapal Exocet MM40 Block II. Dan yang menjadi ‘kehormatan’ sebagai sasaran tembak adalah KRI Kupang 582, jenis kapal LCU (Landing Craft Utility) yang sebelumnya juga menjadi aset kekuatan Koarmatim. (more…)

KRI Ki Hajar Dewantara 364: Korvet Latih Pencetak Perwira Tempur TNI AL

Dari sekian banyak kapal perang TNI AL, KRI Ki Hajar Dewantara 364 punya keunikan yang tiada bandingannya dengan kapal perang TNI AL lainnya. Pasalnya, dari seri kapal, hanya terdiri dari satu unit, kemudian punya peran sebagai satu-satunya kapal latih tempur bagi para perwira TNI AL. Kini,  di usia pengabdiannya yang telah menembus tiga dekade, banyak torehan sejarah dan pengabdian dari kapal perang yang sudah mulai terlihat uzur ini. (more…)

MBDA Mica Naval: Generasi SAM VLS Pertama Untuk TNI AL

Nahkoda Ragam Class
Nakhoda Ragam Class

Sejak adopsi rudal Yakhont pada salah satu frigat kelas Van Speijk, otomatis TNI AL memasuki babak baru dalam teknologi peluncuran rudal. Pasalnya, Yakhont yang menyandang predikat rudal jelajah anti kapal (ASM/anti ship missile) diluncurkan secara VLS (vertical launching system). Sebelum hadirnya Yakhont, armada TNI AL hanya berkutat pada pola peluncuran rudal secara konvensional, yaitu platform rudal terpasang kearah tertentu (heading) yang biasanya ke sisi atau kanan lambung kapal dengan besaran sudut tertentu terhadap cakrawala. (more…)

Terma SCANTER 4100: Radar Intai Terbaru Untuk KRI Fatahillah 361

KRI_Fatahillah_(361)

Meski tergolong alutsista tua, tapi keberadaan frigat Fatahillah Class punya arti tersendiri bagi TNI AL. Selain dibekali persenjataan yang cukup padat dengan kaliber besar, seperti meriam Bofors 120 mm dan rudal anti kapal MM-38 Exocet, Fatahillah Class yang terdiri dari KRI Fatahillah 361, KRI Malahayati 362 dan KRI Nala 363, adalah produk gress yang dibeli baru. Setelah sekian lama sebelumnya lebih banyak membeli alutsista bekas. (more…)

KRI Badau 841: Kapal Perang Tercanggih Armada Satrol TNI AL

Satuan kapal patroli (Satrol) TNI AL mengemban tugas yang tak ringan, di tangan satuan inilah dipecayakan operasi ‘ronda’ di sekitaran perairan dangkal NKRI yang padat aktivitas ekonomi kelautan. Untuk menjalankan tugas patroli tersebut, Satrol di Armada Barat (Armabar) dan Armada Timur (Armatim) dilengkapi dengan kapal-kapal bertonase ringan, lincah bermanuver, dan relatif punya kecepatan tinggi. (more…)