
Di kegelapan laut dalam, keheningan bisa menjadi senjata yang paling mematikan. Dan Lockheed Martin baru saja memperkenalkan sebuah inovasi yang membawa konsep kerahasiaan tersebut ke level yang jauh lebih ekstrem. (more…)

Di kegelapan laut dalam, keheningan bisa menjadi senjata yang paling mematikan. Dan Lockheed Martin baru saja memperkenalkan sebuah inovasi yang membawa konsep kerahasiaan tersebut ke level yang jauh lebih ekstrem. (more…)

Angkatan Laut Jepang (JMSDF) memperkuat lini pertahanan bawah airnya dengan mengadopsi teknologi otonom terbaru yang dikembangkan secara domestik. Melalui Acquisition, Technology and Logistics Agency (ATLA), Jepang telah menjalin kerja sama strategis dengan dua raksasa industri, yakni Mitsubishi Heavy Industries (MHI) dan IHI (Ishikawajima-Harima Heavy Industries), untuk mengembangkan dua tipe drone bawah laut tak berawak (Unmanned Underwater Vehicle/UUV). (more…)

Seperti yang membuat geger Indonesia empat tahun silam, wilayah perairan Filipina rupanya belum lama ini kedatangan ‘tamu tak diundang’ yang berasal dari Cina. Persisnya telah ditemukan wahaha yang diduga drone bawah laut di perairan lepas pantai Filipina tengah. (more…)

Setelah diluncurkan pada bulan Februari 2021, Hugin Endurance, drone bawah laut atau Autonomous Underwater Vehicle (AUV) yang diklaim dapat beroperasi selama 15 hari dan menyelam sampai kedalaman 6.000 meter, kini telah menyelesainkan penyelaman otonom dengan durasi terpanjang. Kabar tersebut disampaikan Kongsberg Discovery, bagian dari perusahaan pertahanan Kongsberg asal Norwegia. (more…)

Meski tidak terkait langsung dengan operasi tempur, namun, peran dari drone bawah laut atau Autonomous Underwater Vehicle (AUV) tak bisa dianggap remeh. Berukuran relatif kecil dengan adopsi beragam sensor, AUV identik sebagai perangkat canggih. AUV yang operasinya dibalut sebagai misi penelitian hidro oseanografi, kerap digunakan untuk misi intai dan pengumpulan data-data kelautan, yang pada konkritnya dibutuhkan untuk pelayaran kapal selam sampai menunjang pendaratan amfibi. (more…)

Bila pada artikel sebelum ini dikupas tentang UMT, yakni torpedo ringan rancangan Rusia untuk misi anti drone bawah laut, maka ada kabar terbaru datang dari Negeri Zelensky, bahwa telah terungkap sosok “Marichka” – yang drone bawah laut atau Autonomous Underwater Vehicle (AUV)/Unmanned Underwater Vehicle (UUV) rancangan Ukraina. (more…)

Badan Pengadaan Pertahanan Perancis (DGA) memberikan tugas baru kepada Naval Group melalui sebuah kontrak perjanjian kerja sama untuk mempelajari sekaligus mengembangkan desain combat Extra Large Uncrewed Underwater Vehicles (XLUUV) di masa depan. XLUUV atau disebut juga sebagai Kendaraan Bawah Air Tempur Tak Berawak (UCUV) dinilai memegang peranan penting mewujudukan supremasi bawah laut dengan beragam kemampuan.

Masih ingat dengan drone bawah laut dari Cina yang beroperasi di kawasan Samudera Hindia, yang kemudian terungkap identitasnya sebagai Haiyi (Sea Wing) underwater glider, maka juga dengan cat warna kuning, Angkatan Laut Amerika Serikat (US Navy) melakukan uji coba peluncuran underwater glider dari helikopter sebagai bentuk perluasan sistem penyebaran. (more…)

Dikenal unggul dalam teknologi kapal selam, bukan perkara sulit bagi Rusia untuk mengembangkan drone bawah laut atau AUV (Autonomous Underwater Vehicle). Berkompetisi ketat dengan Amerika Serikat dan Eropa Barat, sejatinya sudah banyak jenis AUV yang diluncurkan oleh Rusia. (more…)

Australia mengebut penyelesaian drone bawah laut atau XLAUV (Extra–Large Autonomous Underwater Vehicle). Satu unit drone bawah laut ditargetkan selesai dalam setahun ke depan untuk membendung agresi Cina. Hal ini disampaikan oleh pendiri Anduril Industries, Palmer Luckey, saat mengunjungi Negeri Kangguru, beberapa waktu lalu.