
Dunia intelijen pertahanan global dikejutkan dengan laporan media lokal Iran yang menyebutkan bahwa Teheran telah mengamankan setidaknya 15 amunisi berat milik Amerika Serikat yang gagal meledak (unexploded ordnance). Di antara deretan amunisi tersebut, aset yang paling menjadi sorotan adalah bom penghancur bunker raksasa, GBU-57 Massive Ordnance Penetrator (MOP), yang ditemukan dalam kondisi utuh setelah upaya serangan terhadap fasilitas rudal dan nuklir bawah tanah Iran. (more…)

Komando Sentral Amerika Serikat (US CENTCOM) telah mengonfirmasi penggunaan perdana bom penghancur bunker (bunker buster) terbaru, GBU-72/B Advanced 5K, dalam serangkaian serangan udara yang ditargetkan ke wilayah Iran. Langkah ekstrem ini diambil sebagai respons langsung terhadap keberadaan “Kota Rudal”—jaringan fasilitas bawah tanah masif milik Teheran yang berfungsi sebagai pusat penyimpanan dan peluncuran rudal balistik serta drone serang. (more…)

Bom penetrator sebagai penghancur bunker identik dalam operasi serangan udara yang menyasar sasaran terpilih. Dari nama-nama bom penetrator, kebanyakan adalah buatan Amerika Serikat dan Barat, sementara Cina juga punya bom penetrator dengan kemampuan presisi. Salah satu yang relatif baru dan populer adalah YJ-1001-1 dengan berat 1.000 kg. (more…)