Saab sempat dibuat frustasi, pasalnya pabrikan dirgantara asal Swedia itu, sejauh ini hanya mampu menjual jet tempur Gripen E/F untuk pasar ekspor ke Brasil. Namun, ada kabar gembira datang dari Asia Tenggara, setelah Angkatan Udara Thailand (RTAF) secara resmi memilih Gripen E/F untuk nantinya menggantikan armada F-16 Fighting Falcon yang usianya menua. (more…)
Meski Indonesia adalah launch customer ekspor untuk 16 unit jet latih tempur T-50 Golden Eagle, namun, belum tentu Indonesia mendapatkan manfaat yang optimal dalam kerja sama industri, khususnya dalam mendukung perawatan dan perbaikan pada T-50. Justru Thailand yang membeli belakangan dengan 14 unit T-50TH, lebih unggul dalam menikmati kerja sama strategis untuk mendukung operasional T-50. (more…)
Sebagai negara di Asia Tenggara yang punya potensi konflik terkait penyusupan dan gerilya bersenjata, maka dapat dipahami bila Thailand memerlukan kehadiran pesawat serang turboprop yang punya kaemampuan dalam misi COIN (Counter Insurgency). Dan belum lama ini, ada kabar Angkatan Udara Thailand – Royal Thai Air Force (RTAF) telah menerima dua unit perdana Textron Aviation AT-6. (more…)
Meski Thailand pernah menjadi sekutu dekat Amerika Serikat selama era perang dingin, tetapi itu tak membuat Washington bergeming akan permintaan khusus Negeri Gajah Putih untuk bisa mengakuisisi jet tempur stealth F-35 Lightning II. Persisnya, senasib dengan Indonesia, permintaan Thailand untuk bisa membeli F-35 telah ditolak oleh AS. (more…)
Meski pucuk pimpinan Angkatan Udara Kerajaan Thailand (Royal Thai Air Force/RTAF) telah berganti pada 1 Oktober 2022, yaitu dari Marsekal Naphadej Thupatemi ke Marsekal Alongkorn Wannarot, namun kedua KSAU Thailand tetap berharap besar untuk bisa mengakuisisi jet tempur siluman F-35 Lightning II , menjadikan Thailand sebagai kekuatan udara setara Singapura di Asia Tenggara.(more…)
Belum lama berselang, yakni pada 30 Juli 2022, tempur MiG-29 milik Angkatan Udara Myanmar melakukan pelanggaran wilayah terbang, yakni penempur twin engine itu memasuki ruang udara Thailand tanpa izin. Buntut dari insiden tersebut, Angkatan Udara Thailand langsung memerintahkan scramble dengan menerbangkan dua F-16 Fighting Falcon. (more…)
Penduduk di sekitar Pangkalan Udara Udon Thani, 560 km dari Bangkok, melakukan protes atas deru dari jet tempur F-16 Fighting Falcon. Namun, yang diprotes bukan F-16 milik Thailand, melainkan dari F-16 milik Angkatan Udara Singapura, kok bisa? (more…)
Dari yang tadinya sekedar lirak-lirik, namun lambat laun bisa jadi kepincut, contohnya pada kasus pemasaran jet tempur stealth F-35, Lockheed Martin seolah menyapu pesanan di sebagian besar negara Eropa Barat dan Skandinavia. Hal itu menjadikan F-35 sebagai jet tempur yang paling diinginkan saat ini, yang disisi lain, tak setiap negara berduit bisa langsung dapat lampu hijau untuk mengorder penempur single engine ini. Di Asia Tenggara, Thailand rupanya mulai serius untuk mengikuti jejak Singapura. (more…)
Angkatan Udara Kerajaan Thailand (RTAF) diwartakan telah menerima tambahan empat unit helikopter H225M H225M Caracal (aka – EC-725 Super Cougar). Dengan penambahan ini, armada RTAF kini mengoperasikan 12 unit helikopter H225M sesuai dengan program modernisasi armada yang tengah dijalankan. Empat helikopter ini akan bergabung ke Skadron 203 yang bertugas pada misi combat search and rescue (SAR) serta transportasi pasukan. (more…)
Selain Indonesia, rupanya ada negara lain di Asia Tenggara yang mengidamkan memiliki jet tempur stealth F-35 Lightning II. Saat Wakil Menteri Pertahanan RI dijabat Wahyu Sakti Trenggono, sempat tersiar kabar bila Indonesia idealnya bisa mendapatkan F-35, terlebih bila pengadaan jet tempur Sukhoi Su-35 akhirnya batal. Alasan Wamenhan cukup bisa dimengerti, pasalnya dengan kemungkinan ‘batal’-nya pengadaan Su-35, maka kekuatan udara Indonesia menjadi inferior dibandingkan Singapura dan Australia. (more…)