Hari ini 47 tahun lalu, bertepatan dengan 13 September 1978, menjadi momen bersejarah bagi Airbus Helicopters, pasalnya saat itu telah terbang perdana prototipe helikopter angkut sedang AS332 Super Puma. Di Indonesia, nama helikopter Super Puma begitu lekat di hati netizen, terutama helikopter ini dioperasikan sebagai arsenal di Skadron Udara 6, Skadron Udara 45 VVIP TNI AU dan di masa lalu, juga pernah dioperasikan oleh Puspenerbal TNI AL dan instansi sipil, Pelita Air Service. (more…)
Di Indonesia, debut helikopter lawas legendaris ini sudah tinggal kenangan, namun, di Ukraina SA330 Puma donasi dari Inggris dan Portugal, baru dipersiapkan untuk beroperasi. Dan tahukah Anda, tepat hari ini 60 tahu lalu, bertepatan dengan 15 April 1965, dikenang sebagai momen penerbangan perdana prototipe SA-330 Puma. (more…)
Memperingati 58 tahun penerbangan perdana Aérospatiale Gazelle pada 7 April 1967, menarik untuk dikenang bahwa helikopter buatan Perancis dengan desain rotor fenestron itu telah memberi warna bagi netizen yang besar di dekade 80/90-an, persisnya Gazelle sebagai helikopter polisi futuristik di film “Blue Thunder” memberi keasyikan tersendiri bagi penikmat film action aviasi, dan terasa lebih realistis ketimbang “Airwolf” yang mencomot basis Bell 222. (more…)
Gazelle di hanggar BPC Dixmude (foto: indomiliter.com)
Ada yang menarik dari kehadiran kapal induk helikopter – Landing Helicopter Dock (LHD) BPC Dixmude – Mistral class pada bulan Maret 2023 di Indonesia, yakni kapal serbu amfibi Angkatan Laut Perancis (Marine Nationale) itu membawa helikopter yang usianya sudah tergolong lawas yakni Aérospatiale Gazelle. (more…)
Bagi TNI AU, SA-330 Puma tinggal kenangan, namun lain halnya di Eropa, selain masih terus dioperasikan oleh Angkatan Udara Inggris (Royal Air Force), Portugal rupanya masih merawat helikopter besutan Perancis ini. Ibarat ‘menolak pensiun’, delapan unit SA-330 Puma milik Angkatan Udara Portugal dikabarkan telah dikirim ke Ukraina. (more…)
Banyak kisah unik dan menarik seputar helikopter angkut multirole SA-330 Puma yang resmi purna tugas pada 29 Desember 2023, yakni salah satunya diterbangkan dari Perancis dengan cara ferry flight ke Indonesia. Pengiriman helikopter secara ferry flight tak lazim dilakukan pada saat ini, dengan berbagai pertimbangan, pengiriman helikopter kini dilakukan dengan cara ‘dikapalkan’ untuk kemudian dirakit di Indonesia. (more…)
Hari ini, 61 tahun lalu yang bertepatan dengan 7 Desember 1961, telah terbang perdana SA321 Super Frelon buatan Aerospatiale (d/h Sud Aviation), atau saat ini dikenal dengan nama Airbus Helicopters. Seandainya pengadaan helikopter angkut berat Leonardo AW101 tidak terganjal masalah, maka boleh jadi TNI AU kini telah mengoperasikan helikopter dengan fasilitas pintu rampa (ramp door). Dimana sebelumnya, helikopter angkut berat dengan ramp door pernah dimiliki TNI AU (d/h – AURI) lewat seri Mi-6 di era 60-an. Namun tahukah Anda, bahwa ada satu sosok helikopter angkut berat TNI AU lain yang juga beroperasi dengan ramp door? (more…)
Mengasosiasikan keunggulan suatu produk dengan produk lain sudah jamak dalam dunia marketing, saat ada produk yang sedang lagi ‘naik daun’ maka tak jarang produk lain yang sedang memasuki pasar akan mempersepsikan keunggulannya pada produk yang sedang populer di masanya. Seperti di segmen alutsista, keberhasilan Argentina meluncurkan rudal anti kapal Exocet dalam Perang Malvinas di tahun 1982, rupanya ditangkap sebagai peluang promosi pada merek otomotif Renault. (more…)
Setiap orang yang melintasi kawasan wisata Puncak Pass di Cimacan Bogor tentu mengenal keberadaan Masjid Atta`awun, namun belum tentu setiap orang yang ke Puncak Pass mengetahui lokasi monumen RE Martadinata, padahal di monumen yang menandai lokasi gugurnya Laksamana Raden Eddy Martadinata di Riung Gunung pada 6 Oktober 1966, terletak tak jauh dari masjid tersebut. Yang tak boleh dilewatkan oleh pecinta dunia alutsista, di monumen tersebut terdapat sosok SA313 Alouette II, jenis helikopter legendaris generasi tahun 50-an yang pernah memperkuat Puspenerbal.
Super Puma Puspenerbal TNI AL memang spesial, disamping kodratnya sebagai helikopter angkut, produksi PT Dirgantara Indonesia (d/h PT IPTN) ini juga punya kemampuan sebagai platform peluncur rudal anti kapal AM-39 Exocet. Meski proyek meluncurkan Exocet akhirnya batal, Super Puma TNI AL tampil beda dengan bekal search radar dan radar intai maritim di bawah hidung. (more…)