Sierra Nevada Umumkan Uji Penerbangan Perdana E-4C SAOC “New Doomsday Plane”

Uji terbang E-4C Survivable Airborne Operations Control (SAOC) “New Doomsday Plane” mulai dijalankan oleh Sierra Nevada Corporation (SNC) di Aviation Innovation and Technology Center di Dayton, Ohio. Sierra Nevada melakukan penerbangan perdana SAOC pada 7 Agustus 2025, sebagai bagian dari proses pengembangan rekayasa dan manufaktur program.

Baca juga: Sierra Nevada Garap Pesawat Pengganti E-4B “Doomsday Plane”, Pilihan Tetap pada Platform Boeing 747

Dalam siaran pers, Sierra Nevada, perusahaan swasta Amerika yang berfokus pada aerospace dan pertahanan, mengatakan uji terbang dan uji darat akan berlanjut hingga 2026, terutama di Dayton, Ohio, dan Wichita, Kansas.

SAOC dimaksudkan untuk berfungsi sebagai pusat komando dan kendali udara yang akan digunakan dalam situasi paling parah. Jika terjadi perang nuklir atau bencana besar yang menghancurkan atau mengganggu sebagian besar pusat komando militer AS, maka SAOC akan memungkinkan presiden AS untuk mengarahkan pasukan AS dan menyampaikan perintah strategis dari udara.

Northrop, Lockheed dan Raytheon Bersatu Garap Proyek Navy E-XX – Sulap C-130J Super Hercules Jadi “Doomsday Plane”

Sierra Nevada mengatakan uji terbang ini dimaksudkan untuk membantu mengurangi risiko di awal proses pengembangan SAOC dengan mengidentifikasi masalah sebelum menjadi lebih buruk di kemudian hari dan menyebabkan penundaan.

E4C SAOC dibangun dari pesawat Boeing 747-8 yang telah dimodifikasi secara signifikan. Sierra Nevada memperkuat pesawat-pesawat tersebut untuk melindungi dari radiasi dan pulsa elektromagnetik, serta menambahkan antena komunikasi, komputer, dan sistem misi.

Pesawat 747-8 pertama yang dialokasikan untuk SAOC tiba di pusat inovasi dan teknologi Sierra Nevada di Bandara Internasional Dayton pada Juni 2024, sekitar satu setengah bulan setelah kontrak diberikan. Tiga pesawat 747-8 lainnya menyusul, dengan pesawat keempat tiba pada April 2025.

Bukan Cuma AS yang Punya “Doomsday Plane,” Inilah Ilyushin Il-80 Maxdome dari Rusia

Sierra Nevada berencana menggunakan pendekatan sistem terbuka modular, dengan sistem komunikasi aman modern, untuk membangun SAOC.

Kesepakatan SAOC ini merupakan kontrak tunggal terbesar Sierra Nevada dalam enam dekade sejarahnya, dan perusahaan berharap hal ini akan menghasilkan lebih banyak peluang besar.

Sierra Nevada melakukan investasi dan ekspansi untuk pekerjaan proyek E-4C SAOC. Pada Oktober 2024, perusahaan membuka hanggar kedua untuk mengubah 747 menjadi SAOC di bandara Dayton dan memulai pembangunan dua hanggar lagi di sana. Hanggar pertama dari kedua hanggar baru tersebut diperkirakan akan selesai dan beroperasi pada Oktober 2025.

Armada E-4B saat ini, yang secara resmi disebut National Airborne Operations Center (NAOC), telah berusia lebih dari setengah abad dan pesawat-pesawat tersebut hampir mencapai akhir masa pakainya. Sampai saat ini, AU AS memiliki empat unit E-4B yang dioperasikan oleh skadron 1st Airborne Command and Control Squadron yang bermarkas di Offutt Air Force Base, dekat Omaha, Nebraska. (Gilang Perdana)

Bisa Terbang Selama Seminggu, Inilah Kemampuan “Doomsday Plane” yang Datang (Lagi) ke Jakarta