Perancis Luncurkan Satelit Mata-mata Terbaru, CSO-3 Buatan Airbus Defence and Space

Perancis meluncurkan satelit mata-mata (spy satellite) terbaru, yaitu satelit observasi Bumi CSO-3 (Composante Spatiale Optique) buatan Airbus Defence and Space untuk Angkatan Bersenjata Perancis, diluncurkan oleh Arianespace pada penerbangan komersial pertama Ariane 6 dari European Spaceport di Kourou, Guyana Perancis (6/3/2025).

Baca juga: Airbus Sukses Luncurkan Satelit Mata-mata Perancis dengan High Resolution Geo Information

CSO-3 adalah yang ketiga dari tiga armada satelit CSO, yang akan menyediakan intelijen geoinformasi beresolusi sangat tinggi kepada Angkatan Bersenjata Perancis dan mitranya sebagai bagian dari program MUSIS (Multinational Space-based Imaging System) untuk misi surveillance, reconnaissance and observation.

Satelit CSO dilengkapi dengan sistem penunjuk yang lincah untuk akuisisi gambar yang sangat efektif dan dikendalikan melalui pusat operasi kendali darat. Armada satelit ini menawarkan kemampuan pencitraan 3D dan resolusi sangat tinggi, dalam visible and infrared bandwidths, yang memungkinkan akuisisi pada siang dan malam hari serta memaksimalkan penggunaan operasional.

Satelit CSO-3, yang identik dengan CSO-1 dan 2, akan melengkapi operasi pengintaian CSO-1 dengan cakupan yang lebih luas dan kemampuan pemantauan ulang di atas zona-zona besar pada ketinggian 800 km. Terbang pada ketinggian yang lebih rendah, fokus CSO-2 adalah pada identifikasi, yang menghasilkan kualitas gambar beresolusi jauh lebih tinggi dan analisis presisi.

Satelit CSO-3 di Airbus cleanroom.

Kelincahan dan stabilitas satelit yang luar biasa memungkinkannya untuk dengan cepat menyediakan gambar berkualitas sangat tinggi kepada pengguna dari instrumen Thales Alenia Space, bahkan untuk jadwal akuisisi yang paling rumit sekalipun.

Keberhasilan peluncuran roket Ariane 6 dimungkinkan berkat karyawan Airbus di Spanyol dan Belanda, yang berkontribusi pada setiap peluncur Ariane 6, termasuk dari Spanyol struktur serat karbon besar (struktur antartahap, adaptor kendaraan peluncur, dan bagian atas pendorong padat) serta elektronik dan 90% kabel. Dari Belanda, menyediakan rangka pendorong untuk mesin Vulcain 2.1 dan Vinci.

Perancis Gelar “Aster X,” Latihan Militer Luar Angkasa Pertama untuk Lindungi Satelit

Airbus dianugerahi kontrak CSO pada akhir tahun 2010, oleh CNES, yang bertindak atas nama Badan Pengadaan Pertahanan Perancis, DGA. Kontrak tersebut mencakup opsi untuk satelit ketiga, yang diaktifkan setelah Jerman bergabung dengan program tersebut pada tahun 2015.

Program MUSIS
Pada tahun 2010, Perancis meluncurkan program nasional yang juga disebut MUSIS, yang dipimpin oleh DGA. Sejak saat itu, delapan negara telah bergabung dengan komunitas CSO melalui perjanjian kerja sama bilateral: Jerman (2015), Swedia (2015), Belgia (2017), Italia (2019), Spanyol (2021), Swiss (2023), Polandia (2024) dan Yunani (2024).

Program ini mencakup tiga satelit optical space components (CSO), Mission Ground Segment dan User Ground Segment, yang memungkinkan akses ke satelit SARah milik Jerman dan realisasi CIL yang memungkinkan akses ke CSG Italia. (Gilang Perdana)

Perancis Luncurkan Satelit Komunikasi Militer Syracuse 4B (Eurostar E3000) – Platform Sejenis yang Ditawarkan untuk Militer Indonesia

One Comment