Mengikuti Jejak Israel, AS Uji Coba Sistem Peluncur (Ground Launcher) Rudal Patriot di Dek Kapal Perang

Mengikuti apa yang dilakukan Israel dengan penggelaran sistem hanud Iron Dome pada tahun 2021, Lockheed Martin bekerja sama dengan Angkatan Darat AS (US Army) dan Angkatan Laut AS (US Navy), melakukan uji coba pemasangan M903 Patriot launcher, yang tak lain merupakan komponen integral dari sistem pertahanan udara (hanud) MIM-104 Patriot di dek kapal perang USS Montgomery (LCS 8) – Independence class Littoral Combat Ship (LCS).
Baca juga: Antisipasi Serangan Iran, Israel Pasang Sistem Hanud Iron Dome di Deck Kapal Perang
Tujuan utama dari uji coba ini adalah untuk menunjukkan konsep pertahanan udara ekspedisioner yang dapat diterapkan pada kapal-kapal perang di laut.
Littoral Combat Ship (LCS) seperti USS Montgomery dirancang untuk beroperasi di perairan pesisir dan memiliki bobot yang relatif lebih ringan dari kapal perusak. Meskipun efektif, LCS memiliki sistem pertahanan udara yang terbatas. Dengan memasang peluncur Patriot, Angkatan Laut AS dapat memberikan kemampuan anti rudal yang jauh lebih kuat kepada kapal-kapal yang lebih kecil ini.
Uji coba ini menguji ide “plug-and-play,” di mana sistem pertahanan udara berbasis darat (ground launcher) dapat dipasang dengan cepat di dek helikopter kapal perang. Ini memberikan fleksibilitas operasional yang besar, memungkinkan Angkatan Laut AS untuk secara cepat meningkatkan perlindungan udara untuk armada mereka sesuai dengan kebutuhan misi, terutama di wilayah seperti Pasifik di mana ancaman rudal semakin meningkat.

Uji coba ini sejalan dengan strategi Angkatan Laut AS untuk mendistribusikan aset-aset mereka dan tidak hanya mengandalkan kapal induk atau kapal perusak besar. Dengan memberikan kemampuan pertahanan udara yang mematikan kepada kapal sekelas LCS, maka setiap kapal dapat menjadi bagian dari jaringan pertahanan yang lebih besar dan lebih tangguh.
Secara singkat, uji coba ini adalah bukti konsep untuk menunjukkan bahwa sistem pertahanan udara yang kuat dan biasanya berbasis di darat, seperti Patriot, dapat berhasil diintegrasikan ke kapal perang untuk memenuhi kebutuhan taktis baru di medan perang modern.
Patriot Missile Defense System Integrated with Littoral Combat Ship During Testing.
Lockheed Martin integrated an M903 Patriot launcher with an Independence-class Littoral Combat Ship in testing this week pic.twitter.com/gy0SyqEyIF
— International Defence Analysis (@Defence_IDA) August 31, 2025
M903 Launcher umumnya dapat menampung dua varian rudal Patriot – yakni hingga 16 rudal PAC-3 (Patriot Advanced Capability-3), atau 12 rudal PAC-3 MSE (Missile Segment Enhancement). Peluncur ini dirancang untuk menampung lebih banyak rudal dibandingkan model peluncur Patriot sebelumnya, memungkinkan satu peluncur untuk menembakkan lebih banyak rudal pencegat.
Berdasarkan desain dan konfigurasinya, USS Montgomery (LCS 8) dirancang dengan sistem senjata pertahanan diri yang relatif ringan, namun modern.
Sistem pertahanan udara utamanya adalah SeaRAM (Rolling Airframe Missile), merupakan sistem rudal pertahanan titik (point-defense) yang otomatis. Fungsinya adalah untuk menghancurkan ancaman yang datang, seperti rudal anti-kapal dan pesawat, pada jarak yang sangat dekat dengan kapal. SeaRAM menggunakan sensor inframerah untuk melacak target dan menembakkan rudal RIM-116 Rolling Airframe Missile.
Secara keseluruhan, sistem hanud pada USS Montgomery berfokus pada pertahanan diri jarak dekat. Inilah yang menjadi alasan utama mengapa Angkatan Laut AS menguji konsep baru dengan melengkapinya dengan rudal Patriot pada M903 Launcher, yaitu untuk memberikan lapisan pertahanan udara yang jauh lebih kuat dan efektif terhadap rudal balistik.
USS Canberra (LCS-30) – Jadi Kapal Perang Pertama AS yang Komisioning di Luar Negeri
Sebagai catatan, sistem hanud Patriot di Amerika Serikat secara eksklusif dioperasikan oleh US Army (Angkatan Darat AS). Patriot merupakan bagian dari Korps Artileri Pertahanan Udara (Air Defense Artillery Branch) Angkatan Darat AS. (Gilang Perdana)
Antisipasi Serangan Iran, Israel Pasang Sistem Hanud Iron Dome di Deck Kapal Perang


