Tag: US Navy

[Video] Detik-Detik Mengerikan Dua Jet Peperangan Elektronik EA-18G Growler AL AS Tabrakan di Udara!

Sebuah insiden mengerikan yang nyaris berujung tragedi massal melanda perhelatan dirgantara militer Amerika Serikat, Gunfighter Skies Air Show, yang digelar di Pangkalan Udara (Lanud) Mountain Home, Idaho. Pada hari Minggu, 17 Mei 2026, sekitar pukul 12:10 waktu setempat, dua unit jet tempur spesialis peperangan elektronik milik Angkatan Laut AS (US Navy), Boeing EA-18G Growler, terlibat dalam tabrakan di udara (mid-air collision) saat tengah memperagakan manuver terbang formasi berisiko tinggi (high-risk formation flying). (more…)

Belum Lima Bulan, EA-18G Growler Angkatan Laut AS Kembali Jatuh, Rekaman Videonya Viral

Ada kabar dari negara bagian California di Amerika Serikat, yakni telah jatuh sebuah jet tempur EA-18G Growler milik Angkatan Laut AS (US Navy), yang selama ini dikenal sebagai pesawat tempur spesialis peperangan elektronika (electronic warfare) tercanggih. Insiden jatuhnya Growler pada 12 Februari 2025 menjadi viral setelah detik-detik jatuhnya pesawat ke Teluk San Diego terekam jelas lewat kamera CCTV pada pukul 10.00 waktu setempat. (more…)

Evolusi Super Hornet Menjadi Murder Hornet: Jawaban AS Atas Kebutuhan Pesawat Tempur yang Semakin Sangar

Pihak Angkatan Laut AS agaknya tidak main-main dalam hal pemutakhiran armada tempurnya – ini terbukti dari terpasangnya sejumlah rudal udara-ke-udara pada armada F/A-18F Super Hornet. Sebenarnya F/A-18F Super Hornet pernah terpantau lensa kamera dengan menggunakan konfigurasi ‘Beast Mode’ pada April 2024 silam, namun pada fakta tinjauan tahunan, Angkatan Laut AS mengikutsertakan Murder Hornet (Super Hornet versi Beast Mode) ke dalam daftar armadanya. (more…)

Usai Pensiun, Angkatan Laut AS Pusing dengan Opsi “Masa Depan” Eks Kapal Induk Nuklir USS Enterprise (CVN-65)

Mengoperasikan kapal induk bertenaga nuklir merupakan kebanggaan tersendiri bagi Amerika Serikat, lantaran dengan kapal induk bertenaga nuklir, kekuatan tempur Negeri Adidaya ini bisa hadir di berbagai penjuru dunia dalam waktu yang lama. Namun, memiliki wahana bertenaga nuklir juga punya konsekuensi tersendiri, salah satunya pasca kapal pensiun, maka masih dibutuhkan biaya besar. Semisal ingin dibongkar, pun juga perlu perhitungan matang dan biaya yang tidak sedikit. Dan inilah yang tengah menjadi tantangan bagi Angkatan Laut AS dengan eks USS Enterprise (CVN-65). (more…)

Di Laut Cina Selatan, F-35C Mengalami Insiden Saat Mendarat di Kapal Induk USS Carl Vinson

Saat proses lepas landas, pada 17 November 2021 telah terjadi kecelakaan dengah jatuhnya jet tempur F-35B Lightning II di Laut Mediterania. Maka pada 24 Januari kemarin, telah terjadi kecelakaan atas F-35 yang terjadi di lautan pula, yakni menimpa F-35C Lightning II yang sedang dalam proses pendaratan di kapal induk USS Carl Vinson (CVN 70), dimana kapal induk nuklir tersebut sedang berlayar di Laut Cina Selatan. (more…)

Destroyer USS Sampson: Kapal Perang Terbesar dalam Misi Evakuasi Air Asia QZ8501

??????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????

Walau dalam film Battleship (2012), USS Sampson luluh lantak oleh serangan alien, namun dalam pencarian korban kecelakaan kapal terbang Air Asia, kapal perang destroyer berbobot 9.200 ton ini mendapat sorotan berkat kesuksesannya dalam misi pencarian ini. Banyaknya jumlah korban yang berhasil di evakuasi USS Sampson dinilai karena ukuran kapal itu cukup besar, bahkan jadi kapal perang bertonase terbesar dalam misi pencarian di Selat Karimata. Dengan tonase yang jumbo, wajar bila Sampson lebih bisa menahan gelombang yang tingginya mencapai 3-5 meter di lokasi pencarian Air Asia QZ8501. (more…)