Korvet Rusia Gremyashchiy Class Sukses Luncurkan Rudal Jelajah Kalibr dalam Kondisi Cuaca Buruk

Korvet Gremyashchiy class (Project 20385) milik Angkatan Laut Rusia terbilang unik, pasalnya dengan ukurannya yang tidak terlampau besar, namun kapal kombatan buatan Severnaya Shipyard, Saint Petersburg ini, dilengkapi dengan dengan sistem VLS (Vertical Launching System) UKSK yang terdiri dari delapan peluncur untuk rudal anti kapal Kalibr, Oniks atau rudal hipersonik Tsirkon.
Baca juga: Gremyashchiy Class – Korvet Tercanggih di Pasifik ‘Rasa Frigat’ Padat Rudal VLS
Dan belum lama ada kabar tentang debut korvet Gremyashchiy class, persisnya pada 24 Oktober 2024, Kementerian Pertahanan Rusia merilis rekaman video yang memperlihatkan uji rudal yang dilakukan oleh korvet Gremyashchiy dari Armada Pasifik Rusia. Kapal korvet tersebut meluncurkan rudal jelajah Kalibr berpresisi tinggi ke sasaran pesisir dari perairan Teluk Avacha, yang terletak di garis pantai timur Rusia.
Rudal Kalibr berhasil mengenai sasarannya mencapai sasaran pada waktu yang diperkirakan. Menurut Kementerian Pertahanan Rusia, rudal tersebut menempuh jarak terbang sekitar 1.300 kilometer, yang sekaligus menonjolkan jangkauan dan kemampuan presisinya yang mengesankan.
The Gremyashchiy corvette conducted a test firing of a Kalibr cruise missile at a target 1,300km away in the Pacific Ocean. pic.twitter.com/uvoDAj351H
— Uncensored News (@uncensorednews9) October 24, 2024
Yang unk dari uji pelincuran rudal anti jelajah ini adalah dilalukan dalam kondisi meteorologi yang sulit, termasuk jarak pandang yang rendah dan kondisi laut yang berombak, namun awak kapal berhasil melaksanakan peluncuran, yang menggarisbawahi ketahanan korvet Gremyashchiy dan kemampuan presisi sistem Kalibr.
Sepanjang 2024, beberapa kapal permukaan dan kapal selam Angkatan Laut Rusia telah meluncurkan rudal jelajah Kalibr dalam misi serangan jarak jauh ke wilayah Ukraina. Di antara kapal-kapal permukaan, frigat memainkan peran kunci, seperti frigat Admiral Grigorovich class (Projet 11356), yang tiga kapalnya masih beroperasi, dilengkapi dengan sistem peluncuran vertikal (VLS) yang mampu menembakkan rudal Kalibr.

Kalibr adalah rudal jelajah jarak jauh yang dirancang untuk serangan presisi tinggi terhadap target darat, laut, dan bawah air. Rudal ini dapat mengirimkan muatan konvensional dan nuklir, dengan jangkauan yang dapat mencapai 2.500 km, tergantung pada variannya.
Kalibr dikenal karena karakteristik silumannya dan kemampuannya untuk terbang di ketinggian rendah, sehingga sulit dideteksi dan dicegat. Rudal ini telah menjadi komponen inti dari persenjataan serangan angkatan laut Rusia dan digunakan pada berbagai platform, termasuk kapal permukaan, kapal selam, dan sistem pertahanan pesisir.

Rudal jelajah Kalibr menggabungkan teknologi siluman untuk meningkatkan kemampuan bertahan dan efektivitasnya dalam pertempuran. Rudal ini memiliki low radar cross-section (RCS), yang dirancang untuk mengurangi kemampuan deteksinya oleh radar musuh. Selain itu, rudal ini menggunakan penerbangan mengikuti medan, terbang pada ketinggian yang sangat rendah untuk menghindari deteksi radar dan tetap tersembunyi dari pertahanan musuh.
Profil penerbangan di ketinggian rendah ini, dikombinasikan dengan kemampuannya untuk terbang dalam jarak jauh sambil tetap berada di bawah jangkauan radar, membuat rudal Kalibr sulit dideteksi dan dicegat, sehingga meningkatkan kemampuan serangnya secara signifikan. (Gilang Perdana)
[Video] Kapal Selam Kilo Class Armada Laut Hitam Luncurkan Rudal Jelajah 3M-54 Kalibr


