Peta kekuatan militer bawah laut dunia mengalami pergeseran bersejarah. Berdasarkan penilaian terbaru tahun 2026, Cina kini telah melampaui Rusia dalam jumlah armada kapal selam nuklir aktif, menjadikannya operator kapal selam nuklir terbesar kedua di dunia, tepat di bawah Amerika Serikat. (more…)
Federasi Rusia melalui pejabat tingginya resmi mengonfirmasi bahwa mereka telah memulai langkah nyata dalam pengembangan kapal selam nuklir strategis – SSBN (Ship Submersible Ballistic Nuclear) generasi kelima. Kapal selam ini dirancang untuk menjadi pemukul siluman (stealth) yang tidak terdeteksi oleh teknologi sonar Barat yang paling canggih sekalipun. (more…)
Tepat pada hari ini, 24 Desember 2025, dunia kedirgantaraan merayakan peringatan 52 tahun sejak helikopter Kamov Ka-27, yang dikenal oleh NATO dengan sebutan “Helix”, pertama kali mengudara. Sejak debutnya pada malam Natal tahun 1973, helikopter ini tidak hanya menjadi tulang punggung kekuatan maritim Rusia, tetapi juga mengukuhkan reputasi Biro Desain Kamov sebagai maestro teknologi rotor koaksial di dunia. (more…)
Pelajaran dari kasus yang dialami Angkatan Laut Thailand dalam mengoperasikan HTMS Chakri Naruebet, menyiratkan bahwa memiliki kapal induk hanyalah langkah awal. Tantangan sebenarnya adalah pada biaya operasional, logistik, pemeliharaan, dan kesiapan awak kapal, yang sering kali jauh lebih besar daripada biaya pembelian. (more…)
Dengan dimensi dan bobot yang besar, kapal tender kapal selam (submarine tender) umumnya tidak membawa bekal rudal balistik, melainkan sebatas torpedo atau amunisi yang setara. Namun, berbeda dengan Angkatan Laut Rusia, guna menjamin kesiapan tempur armada kapal selam berpeluncur rudal balistik antarbenua (ICBM), maka submarine tender dengan kemampuan membawa rudal balistik sudah disiapkan, menjadikan kapal selam nuklir Rusia tak perlu kembali ke pangkalan untuk bekal ulang amunisi. (more…)
Setelah peluncuran fisik reaktor nuklir pada bulan Januari lalu, pada 18 Agustus 2025, kapal penjelajah rudal bertenaga nuklir RFS Admiral Nakhimov – Project 1144.2M (Kirov class) mulai menjalani tahapan uji coba laut pabrik. Tahapan tersebut dilakukan setelah RFS Admiral Nakhimov menjalani proses perbaikan dan modernisasi ekstensif di Severodvinsk. (more…)
Keluarga fregat Admiral Gorshkov class (Project 22350) bertambah, meski belum komisioning, Galangan Severnaya Verf di Saint Petersburg pada tanggal 14 Agustus 2025, telah meluncurkan kapal kelima dari fregat Admiral Gorshkov class, yakni Admiral Amelko. Fregat ini mulai dibangun pada 23 April 2019 dan Admiral Amelko dirancang dengan perbedaan atau penyempurnaan pada aspek persenjataan dibanding kapal sebelumnya. (more…)
Mirip dengan yang menimpa pangkalan kapal selam TNI AL yang berada di Teluk Palu, Sulawesi Tengah pada tahun 2018, pada tanggal 30 Juli 2025, dilaporkan pangkalan kapal selam Angkatan Laut Rusia di di Rybachiy (Avacha Bay, dekat Petropavlovsk‑Kamchatsky) mengalami kerusakan struktural akibat terjangan tsunami setelah gempa bumi berkekuatan besar (8.8 Skala Richter) di lepas pantai Semenanjung Kamchatka. (more…)
Pelan tapi pasti, Rusia terus mengembangkan kekuatan serbu amfibinya, salah satunya dibuktikan pada tanggal 8 Juli 2025, dengan peletakan lunas (laid down) dari RFS Sergei Kabanov di Yantar Shipyard, Kaliningrad. Sergei Kabanov adalah kapal kelima dari Landing Ship Tank (LST) Ivan Gren class. Sementara Ivan Gren class yang sudah beroperasi ada dua, yakni RFS Ivan Gren (135) dan RFS Pyotr Morgunov, yang kesemuanya ditempatkan di Armada Utara. (more…)
Setelah transisi rahasia dari Armada Utara (Laut Utara) ke pangkalan operasional barunya di Armada Pasifik, kapal selam serang bertenaga nuklir (nuclear-powered attack submarine) Krasnoyarsk (K-571) – Yasen M class (Project 885M), telah menyita analis pertahanan regional, pasalnya dari kehadirannya yang tidak terdeteksi di Pasifik, Krasnoyarsk telah berhasil meluncurkan rudal jelajah jarak jauh Kalibr. (more…)