Konsisten Tampil di Indo Defence, Excalibur Army Amankan Kontrak 100 Unit Rantis Patriot di Asia Tenggara

Konsisten dalam menghadirkan rantis (kendaraan taktis) lapis baja Patriot 4×4 di beberapa kali ajang Indo Defence, ada kabar terbaru dari Excalibur Army, perusahaan pertahanan asal Ceko yang merupakan menjadi bagian CSG Group, dalam siaran pers menyebut telah mengamankan kontrak di Asia Tenggara untuk pengiriman lebih dari 100 unit rantis Patriot dalam berbagai konfigurasi.

Baca juga: Patriot II 4×4 – Rantis Lapis Baja dengan Sasis Tatra, Salah Satu Maskot di Indo Defence 2022

Total nilai kontrak disebut melebihi US$300 juta. Pengiriman dijadwalkan selesai dalam jangka waktu tiga tahun. Meski tidak menyebut nama negara, pesanan tersebut mencakup berbagai varian platform Patriot yang dirancang untuk pasukan darat modern, mulai dari kendaraan pengangkut mortir dan kendaraan komando hingga pengangkut personel lapis baja, kendaraan tempur infanteri beroda – infantry fighting vehicles, dan versi evakuasi medis lapis baja.

“Dalam CSG Group, Excalibur Army mengkhususkan diri dalam pengembangan dan produksi sistem darat kelas atas, yang seringkali berbasis pada sasis Tatra. Kontrak di Asia Tenggara ini menegaskan kepercayaan mitra kami dan membangun rekam jejak pengiriman kami yang sukses di wilayah ini, di mana kami sebelumnya telah mengekspor, misalnya, sistem jembatan (bridging systems) dan peluncur roket,” kata Vladimír Stulančák, CEO Excalibur Army.

Kendaraan lapis baja Patriot dibangun di atas sasis Tatra beroda yang unggul untuk medan off-road, menampilkan desain tabung tulang punggung tengah yang unik dan poros setengah ayun independen, memastikan mobilitas tinggi bahkan dalam kondisi yang menantang.

Tatra T815 Patriot 4×4, Diperkenalkan di Indo Defence 2018, Kini Jadi Arsenal Rantis Lapis Baja Kopaska

Proyek ini merupakan pesanan ekspor terbesar untuk platform Patriot hingga saat ini dan menegaskan keserbagunaannya serta kemampuannya untuk disesuaikan dengan kebutuhan spesifik pelanggan.

Patriot 4×4 dibangun di sasis Tatra T815 dan dikategorikan sebagai Medium Armored Tactical Multi-Mission Vehicle (MATMMV). Rancang bangun rantis ini mengacu pada sasis Tatra Force 4×4, yang dibuat Tatra Defence Vehicle. Standar operasional Patriot 4×4 mengacu pada NATO, di antaranya jaminan mampu beroperasi dalam iklim yang ekstrim, seperti di rentang -39 sampai 49 derajat celcius.

Dapur pacu Patriot 4×4 disokong mesin diesel Cummins ISB 6-silinder 6.700 cc. Sementara transimisinya sudah otomatis dengan Allison 3200SP, terdiri dari enam gigi maju dan satu gigi mundur yang dipasangkan ke dua transfer case Tatra. Teorinya, rantis dengan bobot kosong 11,9 ton ini dapat melaju dengan kecepatan maksimum 130 km per jam.

Perlindungan awak pada Patriot 4×4 menjadi prioritas, mencakup elemen proteksi CBRN (Chemical, Biological, Radiological and Nuclear). Sementara perlindungan balistik mengacu pada level 3 NIJ. Excalibur Army khusus memantenkan apa yang disebut sebagai Kitted Hull Concept, yaitu bentuk proteksi dengan level 2A/2B pada standar STANAG 4569, dimana ranpur ini punya perlidungan tinggi pada efek ledakan ranjau dan granat.

Komposisi persenjataan yang dapat dipasang pada Patriot 4×4 adalah senapan mesin kaliber 7,62 atau 12,7 mm, bisa juga disematkan pelontar granat otomatis AGL40. Kesemuanya dikendalikan secara remote. (Bayu Pamungkas)

Tatra T815 Patriot 4×4 – Dengan Adjustable Ground Clearance, Jadi Bintang di Indo Defence 2018

One Comment