Seputar DSEI 2019Klik di Atas

DSEI 2017: Saab Tampilkan Mobile SHORAD, Integrasikan RBS-70 NG RCWS dan Giraffe 1x

Di awal dekade 80-an, Saab Bofors Dynamincs (d/h Bofors Defence) menjadi salah satu manufaktur MANPADS (Man Portable Air Defence System) yang sukses menempatkan peluncur rudal RBS-70 pada dudukan kendaraan jip Land Rover 4×4. Meski sistem kendali penembakkan tetap manual, namun pemasangan RBS-70 pada platform jip membawa keunggulan mobilitas tersendiri. Dan di kemudian hari jejak Saab diikuti oleh Thales Air Defence yang merilis Starstreak dengan Lightweight Multiple Launcher (LML), yang juga mengadopsi platform Land Rover.

Baca juga: Renault Sherpa Light – Rantis Pengusung Rudal Mistral RCWS Arhanud TNI AD

Dan masih di pasar MANPADS SHORAD (Short Range Air Defence), pasar digiring dengan pengenalan sistem peluncur RCWS (Remote Control Weapon System), selain dikenalikan secara remote, dala satu kubah dapat dipasang beberapa peluncur. Indonesia yang terkenal kaya akan ragam rudal MANPADS, tak ketinggalan untuk teknologi RCWS tersebut. Debut perdana MANPADS RCWS sudah hadir dalam wujud rudal Mistral RCWS yang dipasang pada rantis Renault Sherpa Light buatan Perancis. Tidak itu saja, ketika rudal Starstreak dari Inggris tiba, selain membawa peluncur LML juga terdapat RAPIDRanger mobile weapon systems, yakni konsol Starstreak RCWS yang terdiri dari empat peluncur dengan platform rantis VAMTAC ST5 4×4.

Baca juga: VAMTAC ST5 4×4 RAPIDRanger – Rantis Pengusung Rudal Starstreak RCWS Arhanud TNI AD

Dengan teknologi RCWS maka sistem kendali dapat dilakukan secara terintegrasi lewat komputer dengan radar penjejak, serta peluang pengenaan pada sasaran lebih besar berkat multiple launcher. Saab sebagai pemain papan atas dalam industri rudal hanud pun tak ketinggalan dalam mewujudkan MANPADS RCWS. Dalam koridor mengedapankan mobilitas RBS-70 NG, sejak tahun lalu Saab telah merilis beberapa konsep Mobile SHORAD (MSHORAD) dalam beberapa platform, diantaranya di panser Stryker 8×8 dan jip 4×4. Dari spesifikasi rudal, tak ada perubahan pada kinerja RBS-70 NG, hanya saja dalam satu kubah (turret) terdapat tiga peluncur. Pun untuk sistem pemandunya masih tetap mengandalkan laser guided missile Line of Sight yang anti jamming. RBS-70 NG mengusung rudal Bolide yang mampu melesat Mach 2, dan dapat mengejar sasaran sejauh 9 km dengan ketinggian 5 km.

RBS-70 NG dengan platform Stryker 8×8.

Baca juga: Pindad dan Saab Bakal Tampilkan Radar Giraffe 1X di Rantis Komodo 4×4

RBS-70 Arhanud dengan platform jip Land Rover.

Nah, dalam ajang Defence and Security Equipment International (DSEI) 2017 yang berlangsung di ExCel, London (12 – 17 September), Saab untuk pertama kalinya memperlihatkan MSHORAD ke publik. Konfigurasi MSHORAD terdiri dari dua unit kendaraan, yang pertama ada kendaraan pengusung rudal RBS-70 NG, dan satunya lagi adalah kendaraan pengusung radar Giraffe 1x. Bagi yang pernah bertandang ke Indo Defence 2016, saat itu diperlihatkan mockup radar Giraffe 1x yang dipasang pada rantis Komodo. Radar 3D ini dapat mendeteksi sasaran dalam sudut 360 derajat, dan jarak jangkau deteksi sejauh 75 km. Di unit radar ini mencakup peran C2 communication system untuk melakukan analisa sasaran dan koordinasi aksi tembakkan. Sebagai rantis yang digunakan adalah Iveco buatan Italia. (Haryo Adjie)

16 Comments