DIY Maker Cina Ciptakan Prototipe Robot Amfibi Multi-Terrain yang Mampu Terbang dan Luncurkan Rudal Mini

Seorang DIY (Do It Yourself) maker asal Cina, membuat inovasi robot atau drone yang mampu membetot perhatian, dengan bermodalkan teknologi 3D printing.
Baca juga: Bullray UAS – Drone Copter Amfibi dengan Kemampuan Tembak Sasaran
Dalam rekaman video yang beredar, sebuah drone amfibi nampak berfungsi penuh. Sang DIY maker merancang komponen untuk robot tersebut dan menggunakan penyedia layanan 3D printing untuk mewujudkannya, dengan komponen-komponen tersebut diantar ke rumahnya.
Bentuk drone ini terinspirasi oleh kura-kura dengan desain memiliki 6 kaki, 2 kaki depan dan 4 kaki belakang. Desain ini memungkinkan robot drone melakukan penjelajahan medan yang tidak dapat dilalui robot beroda konvensional. Tidak itu saja, robot ini juga memiliki 3 rotor—dua di samping dan satu di belakang.
A skilled Chinese DIY inventor has 3D-printed a jaw-dropping all-terrain robot that moves seamlessly across land, water, and even through the air.
The creation has sparked major buzz online in China, with many pointing to its huge military potential. pic.twitter.com/VGD1vgrv7W
— Shadow of Ezra (@ShadowofEzra) August 4, 2025
Untuk terbang, ketiga rotor berada pada posisi vertikal, memungkinkannya terbang dengan stabil. Sementara untuk berenang, kedua rotor samping berada pada posisi horizontal, sementara rotor belakang tetap vertikal. Kedua rotor samping berputar, mendorong robot ke depan di dalam air.
Salah satu hal yang membuat robot ini viral adalah fakta bahwa penciptanya menunjukkan bahwa robot ini dapat berperan sebagai peluncur rudal mini, yaitu dengan menembakkan rudal-rudal kecil dari robot dalam demonstrasinya. Hal ini memicu spekulasi bahwa robot ini dapat melahirkan generasi drone otonom multi-terrain yang dipersenjatai.
Dalam video demonstrasi, robot ini berjalan tertatih-tatih mirip kura-kura namun dapat melewati genangan air, berjalan di permukaan datar dan tidak rata, terbang, berenang, dan menembakkan rudal.
Teknologi 3D printing dianggap sebagai tulang punggung DIY modern, pasalnya DIY maker bisa mencetak prototipe sendiri dalam hitungan jam tanpa menunggu manufaktur. Selain itu dapat dihasilkan barang unik, suku cadang langka, atau desain personal bisa dibuat sesuai kebutuhan, tanpa minimum order. Ditambah, dengan printer 3D desktop seharga ratusan dolar, biaya produksi dan eksperimen jadi murah dibanding manufaktur tradisional. (Bayu Pamungkas)
Gama Safe: Pelampung Canggih untuk Misi SAR dan Infiltrasi Senyap


