Bagi para pemerhati bidang kemiliteran, laga operasi Seroja di Timor Timur yang dimulai tahun 1975 masih membekas hingga saat ini. Pasalnya inilah operasi tempur gabungan TNI terbesar yang pernah diselenggarakan. Untuk unsur udara misalnya, beragam pesawat dan helikopter dilibatkan di wilayah yang kini telah menjelma sebagai negara Timor Leste. (more…)
Category: Pesawat Pengintai
Pesawat Amfibi dalam Gelar Kekuatan Militer di Perbatasan

Melanjutkan tulisan sebelumnya, agar optimal mengawasi wilayah perbatasan, dan guna mendukung gelar pasukan secara cepat, efektif dan efisien, tentu diperlukan peralatan penunjang yang handal bagi sebuah negara kepulauan. Salah satu yang dianggap penting adalah satuan pesawat terbang amfibi, dengan kemampuan amfibi, sebuah pesawat dapat tinggal landas di daerah kepulauan terpencil, baik di darat maupun di air. (more…)
N22/24 Nomad – Si Pengintai Lawas TNI-AL

Inilah ikon dunia penerbangan TNI-AL pada dasawarsa terakhir, walau sudah berusia tua dan sebagian telah di grounded, tetap saja pesawat N22/N24 Nomad menjadi andalan utama TNI-AL untuk tugas pengintaian dan patroli maritim. Hal ini dibuktikan terakhir saat konflik Ambalat meletus beberapa bulan lalu, Nomad menjadi ujung tombak TNI-AL untuk melakukan patroli di wilayah perairan. (more…)
Boeing 737 Surveillance – Jet Pengintai TNI-AU

Tampilannya tak beda jauh dengan pesawat komersial biasa, akan tetapi kemampuannya sangat luar biasa. Pesawat Boeing-737 milik TNI Angkatan Udara ini mampu mengamati seluruh gerak-gerik di atas perairan Indonesia yang luasnya mencapai 8,5 juta kilometer persegi. (more…)
PBY-5A Catalina – Legenda Pesawat Intai Amfibi

Meski secara kuantitas perangkat tempur Indonesia serba terbatas, masih ada yang bisa dibanggakan dari koleksi arsenal tempur TNI-AU kita. Pasalnya TNI-AU pernah menjadi operator pesawat intai ampfibi terpopuler sepanjang masa, yakni PBY-5A Catalina. (more…)
CN-235 MPA : Rajawali Pengawas Lautan Nusantara

CN-235-220 MPA (Maritim Patrol Aircraft) ditenagai sepasang mesin CT-771 berdaya 1.870 PK (1.395 kilo watt), dua buah baling-baling berbilah empat tipe Hamilton Sundstrand 14 FR-21 dengan bobot total berikut bahan bakar 15,85 ton sampai 16,55 ton. (more…)



