Britania Luncurkan “Tyche” – Satelit Mata-mata Pertama yang Dimiliki Penuh Kementerian Pertahanan Inggris

Meski Negeri Britania punya kemampuan militer yang adiguna dengan seabreg pengalaman tempur yang mendunia, namun, baru pertama kali Kementerian Pertahanan Inggris memiliki dan mengoperasikan satelit militer secara penuh. Dan pada 17 Agustus 2024, Komando Luar Angkasa Inggris (UK Space Command) telah berhasil meluncurkan satelit militer (satelit mata-mata/spy satellite) spertamanya, Tyche.
Baca juga: Kemhan RI Digugat Perusahaan Satelit Asal Inggris, Inilah Profil Satelit Artemis!
Hal ini menandai tonggak sejarah dalam upaya negara tersebut untuk meningkatkan kemampuan Intelligence, Surveillance, and Reconnaissance (ISR) berbasis luar angkasa.
Tyche diluncurkan dari Pangkalan Angkatan Luar Angkasa Vandenberg di California dengan roket SpaceX Falcon 9, dan merupakan satelit pertama yang sepenuhnya dimiliki oleh Kementerian Pertahanan Inggris. Perjalanan Tyche ke orbit dipesan dengan roket SpaceX Falcon yang terbang dari California. Lepas landas terjadi pada pukul 11:56 waktu setempat (19:56 BST).

Satelit Tyche ukurannya sebanding sebuah mesin cuci dengan berat 160 kg, beroperasi di Orbit Bumi Rendah dan diharapkan dapat memberikan citra penting dan intelijen untuk mendukung Angkatan Bersenjata Inggris selama masa pakainya dalam periode lima tahun. Tyche dengan kemampuannya memiliki resolusi yang cukup untuk mengidentifikasi posisi pasukan dan kendaraan di medan perang. Satelit militer Inggris ini akan mengitari dunia pada ketinggian sekitar 500 kilometer.
Peluncuran Tyche merupakan bagian dari inisiatif yang lebih luas di bawah program ISR berbasis ruang angkasa Kementerian Pertahanan, yang bertujuan untuk mengembangkan konstelasi satelit dan sistem pendukung darat pada tahun 2031.

Satelit-satelit ini dirancang tidak hanya untuk meningkatkan operasi militer tetapi juga untuk membantu tugas-tugas pemerintah lainnya, seperti pemantauan bencana alam, pelacakan lingkungan, dan pemetaan. Satelit ini dirancang untuk menangkap pemandangan titik selebar 5 km di darat dan memiliki resolusi terbaik 90 cm. Seperti dikutip BBC.com, ini bukan kinerja terbaik (beberapa satelit AS yang dirahasiakan dilaporkan dapat melihat fitur sekecil 10 cm), tetapi apa yang ada pada Tyche dianggap sudah sesuai dengan kebutuhan umum militer Inggris.
Menteri Pengadaan Pertahanan dan Industri, Maria Eagle, menyoroti pentingnya satelit tersebut, dengan menyatakan, “Tyche akan menyediakan intelijen penting untuk operasi militer serta mendukung tugas-tugas yang lebih luas di seluruh pemerintahan.”
Deteksi Pancaran Sinyal Radio Lawan, AL Inggris Manfaatkan Jasa Satelit Kleos
Satelit ini dirancang dan dibangun di Inggris melalui kontrak senilai £22 juta yang diberikan oleh Defence Equipment & Support (DE&S) kepada Surrey Satellites Technology Limited (SSTL).
Pasukan Inggris telah lama diuntungkan dari penggunaan sistem komunikasi satelit canggih mereka sendiri, yang disebut Skynet, tetapi mendapatkan akses ke citra pengawasan dan pengintaian dari luar angkasa sebagian besar memerlukan permintaan kepada negara sekutu, khususnya Amerika Serikat.
[the_ad id=”77299″]
Program satelit Tyche lahir dari Dokumen Komando Luar Angkasa 2021 dan Strategi Pertahanan Luar Angkasa 2022, yang mewajibkan pemerintah terakhir untuk menghabiskan £970 juta selama 10 tahun untuk program yang disebut Intelligence, Surveillance, Target Acquisition, and Reconnaissance (ISTARI). (Gilang Perdana)
Bila Satelit Tidak Berfungsi, Bagaimana Armada Inggris Dapat ‘Survive’ dalam Pelayaran Jarak Jauh?


