Akuisisi 11 Unit, Australia Umumkan Mogami Class dari Jepang Sebagai Pengganti Fregat ANZAC Class

Departemen Pertahanan Australia pada tanggal 4 Agustus 2025, mengumumkan sesuatu yang penting terkait program alutsista strategis, yakni pemenang program SEA 3000 – General Purpose Frigate, untuk menggantikan armada fregat ANZAC class. Setelah mengevaluasi empat kandidat, maka fregat Mogami class buatan Jepang dari Mitsubishi Heavy Industries (MHI) terpilih memenangkan kontrak senilai Aus$10 miliar (US$6,5 miliar).

Baca juga: Mitsubishi Luncurkan JS Mogami, Heavy Frigate Impian Warganet Indonesia

Lewat evaluasi yang ketat, Mogami class akhirnya mengalahkan tiga kandidat dalam tender SEA 3000, masing-masing fregat MEKO A-200 / A-210 dari Jerman (ThyssenKrupp), Daegu-class FFX Batch II / III dari Korea Selatan dan ALFA 3000 frigate dari Spanyol (Navantia). Yang kemudian pada November 2024, Australia menyaring menjadi dua finalis – Mogami-class dannMEKO A-200 / A-210.

Alasan utama seleksi jatuh pada dua desain karena kombinasi antara teknologi mutakhir, kelayakan biaya serta risiko rendah, dan fiabilitas modular dan interoperabilitas dengan sistem militer Australia.

Persisnya, Australia memilih desain Mogami class versi upgrade (Mogami 06FFM) oleh MHI, desain ini disebut ebih canggih, berkemampuan stealth, serta memiliki kru lebih sedikit (sekitar 90 personel) dibanding MEKO A‑200.

Kontrak senilai US$6,5 miliar mencakup pengadaan 11 unit fregat, dengan penandatanganan kontrak dijadwalkan pada tahun 2026 dengan produksi awal dimulai di Jepang. Sebagai bagian dari alih teknologi, setelah tiga kapal pertama dibuat di Jepang, maka delapan kapal sisanya dibangun oleh Austal Defense Shipbuilding Australia di Perth. Kontrak besar ini mencerminkan peningkatan kerja sama strategis antara Australia dan Jepang, sekaligus menjadi ekspor pertahanan utama Jepang sejak era modern.

Pengiriman pertama Mogami class dijadwalkan tiba pada tahun 2029, dan mulai operasional pada 2030. dengan armada beroperasi penuh sekitar tahun 2034.

Fregat Mogami class (juga dikenal sebagai 30FFM) adalah fregat siluman multi-peran terbaru milik Angkatan Laut Bela Diri Jepang (JMSDF). Fregat ini dirancang untuk menggabungkan kemampuan anti-kapal, anti-kapal selam, dan pertahanan udara dengan teknologi stealth dan otomatisasi tinggi.

Dari spesifikasi, Mogami class punya panjang 132 meter, lebar 16,3 meter dan bobot penuh sekitar 5.800 ton. Fregat ini mengadopsi propulsi COGLAG (Combined Gas turbine-electric and Gas turbine) – 2 × gas turbine (untuk kecepatan tinggi) dan 2 × motor listrik (untuk operasi senyap, khususnya anti-kapal selam).

Australia Pensiunkan HMAS ANZAC (FFH 150) – Frigat Canggih dengan Usia Masih Tergolong ‘Muda’

Keunggulan Mogami class di antaranya Mogami class dirancang untuk membawa hingga 16 cell Mk 41 VLS, tetapi slot fisiknya cukup untuk 32 cell, untuk rudal udara-ke-udara, Tomahawk dan rudal anti-kapal lainnya — dua kali lipat dibanding kapasitas kapal ANZAC class saat ini. Kemudian kemampuan jarak jelajah hingga 10.000 nautical miles, ideal untuk operasi Indo‑Pasifik jangka panjang.

Dari aspek desain, Mogami class punya sentuhan stealth dengan RCS (Radar Cross Section) rendah dan kebutuhan kru yang minim menjadi keunggulan operasional dan ekonomis. Sebagai prioritas tangan pertama, Australia dijanjikan akses produksi lebih awal meski Jepang juga masih membutuhkan kapal jenis ini untuk kebutuhan mereka sendiri. (Gilang Perdana)

“Tidak Dijual ke Filipina”, Australia Manfaatkan Komponen eks HMAS ANZAC Sebagai Suku Cadang Bagi Unit Kapal Perang Tersisa

5 Comments