Analisis CAWAT: T-90M Proryv Diklaim Sebagai MBT Paling Adaptif, Ungguli Desain Konservatif Leopard 2

Lembaga think tank independen yang berbasis di Moskow, Center for Analysis of World Arms Trade (CAWAT), baru-baru ini merilis tinjauan mendalam mengenai peta persaingan Main Battle Tank (MBT) global.
Baca juga: Ketangguhan MBT T-90S: Menakar Adaptabilitas Tank Rusia di Medan Ekstrem Asia Tenggara
Dalam laporan yang diterbitkan majalah National Defense dan dikutip oleh kantor berita TASS, para pakar CAWAT menempatkan T-90M Proryv sebagai salah satu tank paling mutakhir di dunia saat ini. Namun, penilaian ini tidak sekadar memuji kekuatan api, melainkan lebih menyoroti kegagalan desain tank Barat dalam beradaptasi dengan realitas perang asimetris di Ukraina.
CAWAT, yang dikenal sebagai lembaga riset mandiri dalam memantau dinamika alutsista global, mencatat bahwa T-90M memiliki keunggulan pada aspek “proporsionalitas” desain. Dengan bobot yang 15 hingga 20 ton lebih ringan dibandingkan Leopard 2 atau M1A2 Abrams, T-90M menawarkan mobilitas yang lebih superior di medan berlumpur (rasputitsa).
Meski lebih ringan, integrasi modul tempur otomatis dengan multispectral gunner’s sight dan panoramic commander’s sight memberikan T-90M kesadaran situasional digital yang setara dengan standar jet tempur modern—sebuah lompatan besar bagi platform yang berbasis pada sasis legendaris T-72.
Namun, laporan ini juga menjadi “surat teguran” bagi industri pertahanan Barat. Berdasarkan data lapangan dan dokumen Bundeswehr yang bocor, MBT sekelas Leopard 2 justru dinilai kurang siap menghadapi ancaman drone FPV dari belahan atas (upper hemisphere). Desainnya yang terlalu kompleks mengakibatkan proses reparasi tidak mungkin dilakukan di dekat garis depan, sebuah kelemahan fatal dalam perang atrisi.
Sebaliknya, Rusia secara pragmatis telah melakukan lebih dari 100 modifikasi pada T-90M sejak 2022, termasuk pemasangan jaring anti-drone dan sistem Electronic Warfare (EW) internal yang langsung diuji di medan tempur.
Rusia Tampilkan Varian Terbaru MBT-90MS Untuk Pasar Ekspor, Daya Gempur dan Proteksi Ditingkatkan
Meskipun klaim CAWAT menempatkan T-90M sebagai yang terbaik dari sisi layout, para analis tetap memberikan catatan kritis. Keandalan T-90M tidak hanya bergantung pada spesifikasi di atas kertas, tetapi pada ekosistem pendukungnya.
Penggunaan sasis T-90 yang seragam untuk berbagai kendaraan khusus—seperti kendaraan teknik UBIM, sistem termobarik TOS-1A, hingga BMPT Terminator—memberikan keunggulan logistik yang masif. Namun, efektivitasnya tetap diuji oleh seberapa cepat industri Rusia mampu memproduksi unit baru di tengah tekanan sanksi global.
Pada akhirnya, debat mengenai siapa MBT terbaik di dunia mungkin tidak akan pernah usai. Namun, laporan CAWAT ini mempertegas satu hal, perang di Ukraina telah mengubah standar “tank modern”. Bukan lagi soal siapa yang paling tebal lapis bajanya, melainkan siapa yang paling cepat beradaptasi dengan ancaman drone dan kemudahan perbaikan di lapangan.
Dalam konteks adaptabilitas inilah, T-90M Proryv dianggap telah mencuri start dibandingkan para pesaingnya dari Barat. (Gilang Perdana)
Uralvagonzavod Tampilkan MBT-90M dengan Arena-M Active Protection System (APS)


