Shahed Drone SeriesKlik di Atas

Tragedi ROKS Hong Beom-do: Kapal Selam KSS-II (Type 214) Terbakar, Satu Pekerja Tewas Terjebak

ROKS Hong Beom-do

Insiden tragis melanda aset strategis Angkatan Laut Korea Selatan (ROK Navy) saat tengah menjalani perawatan di galangan kapal HD Hyundai Heavy Industries (HHI), Ulsan. Berdasarkan laporan yang dihimpun dari Marine Insight, kebakaran hebat melanda kapal selam Sohn Won-yil class (KSS-II/Tipe 214), ROKS Hong Beom-do (SS-079), pada tanggal 9 April pukul 13:58 waktu setempat.

Baca juga: TKMS Jerman “All-Out”: Tandingi Tawaran Korea Selatan di Proyek Kapal Selam Kanada

Peristiwa tersebut merenggut nyawa seorang pekerja wanita berusia 60-an dari perusahaan subkontraktor yang terjebak di dalam lambung kapal saat api mulai merambat cepat di area sensitif kendaraan tempur bawah air tersebut.

Kronologi kejadian bermula saat ROKS Hong Beom-do sedang dalam proses perawatan rutin yang dijadwalkan berlangsung hingga Oktober mendatang. Saat api muncul, terdapat 47 pekerja di atas kapal; 46 di antaranya berhasil dievakuasi dengan selamat setelah perintah pengungsian dikeluarkan.

Namun, satu pekerja yang saat itu sedang melakukan tugas pembersihan dilaporkan hilang. Tim penyelamat yang terdiri dari 50 petugas pemadam kebakaran akhirnya menemukan korban pada pukul 16:37 dalam kondisi tidak bernyawa, terkapar di bagian kompartemen bawah, tepat di bawah ruang akomodasi kru dan hanya berjarak satu meter dari pintu akses.

Proses evakuasi korban dan pemadaman api menjadi tantangan luar biasa karena karakteristik internal kapal selam yang ekstrem. Ruang interior ROKS Hong Beom-do yang sangat sempit hanya memungkinkan satu orang untuk melintas dalam satu waktu, ditambah lagi dengan padatnya instalasi kabel, pipa, serta tabung oksigen yang menghalangi masuknya peralatan pemadam.

Selain itu, asap tebal yang memenuhi lambung kapal sempat memaksa tim penyelamat menghentikan operasi selama beberapa saat. Api baru berhasil dikendalikan dalam waktu satu jam, dengan fokus utama pada ventilasi asap untuk mencegah kerusakan lebih lanjut pada sistem optik dan elektronik kapal.

Laporan awal menunjukkan bahwa titik api diduga berasal dari ruang baterai, di mana saksi mata melihat munculnya percikan api sebelum kebakaran meluas. Penyelidikan di lokasi menemukan beberapa sakelar listrik dalam kondisi meleleh, memperkuat dugaan adanya korsleting arus pendek atau kegagalan sistem kelistrikan pada kapal selam diesel-elektrik seberat 1.800 ton tersebut.

Otoritas setempat kini tengah melakukan investigasi menyeluruh untuk memastikan apakah kebakaran ini berdampak pada integritas struktur lambung atau sistem tempur (combat system) yang sedang dalam tahap upgrade.

Diduga Mengalami Mati Listrik, Inilah Fungsi Baterai di Kapal Selam KRI Nanggala 402

ROKS Hong Beom-do merupakan unit kapal selam KSS-II class sepanjang 65 meter yang dibangun oleh HHI dan resmi bertugas sejak 2018. Insiden ini menjadi pukulan telak bagi kesiapan tempur armada kapal selam Korea Selatan, mengingat kapal tersebut merupakan salah satu unsur penting dalam kekuatan deteren bawah air Seoul.

Bagi komunitas pertahanan, tragedi ini menekankan betapa tingginya risiko keselamatan saat melakukan pemeliharaan pada kompartemen baterai, di mana kesalahan teknis sekecil apa pun dapat berujung pada kerusakan permanen pada aset alutsista bernilai mahal. (Gilang Perdana)

34 Tahun Tanpa Kecelakaan, Kapal Selam Pertama Korea Selatan, ROKS Jang Bogo Resmi Pensiun

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *