Keamanan Bobol, Pesawat C-130 Hercules Amerika Serikat Diserang Pakai Kapak di Bandara Shannon

Keamanan pangkalan udara di Irlandia kembali menjadi sorotan dunia setelah seorang pria berusia 40-an tahun berhasil menembus perimeter terlarang di Bandara Internasional Shannon pada pagi hari, 11 April 2026. Mengutip laporan dari media lokal The Journal, pria tersebut nekat memanjat sayap pesawat angkut militer C-130 Hercules milik Angkatan Udara Amerika Serikat (USAF) yang sedang terparkir di area taxiway terpencil dan melakukan aksi pengrusakan menggunakan sebuah kapak.
Alarm bandara mulai berbunyi sekitar pukul 09.45 waktu setempat saat keberadaan penyusup tersebut terdeteksi di area terlarang. Menurut sumber internal, kerusakan yang ditimbulkan pada badan dan sayap pesawat dilaporkan cukup signifikan. Upaya penangkapan berlangsung dramatis; polisi bandara terpaksa menggunakan tangga bergerak untuk mencapai posisi pelaku yang berada di atas pesawat.
Petugas terpaksa menggunakan tangga bergerak untuk mencapai pelaku yang berada di bagian atas pesawat sebelum akhirnya berhasil melumpuhkan dan membawanya ke dalam tahanan. Meskipun motif pastinya masih diselidiki, insiden ini kembali mengangkat isu sensitif mengenai penggunaan fasilitas bandara sipil Irlandia oleh militer AS yang terus menuai protes dari aktivis lokal.
Pelaku akhirnya berhasil diamankan sebelum pukul 11.00 oleh koordinasi antara Polisi Bandara, Dinas Pemadam Kebakaran Shannon, kepolisian nasional, hingga unit Pasukan Pertahanan Irlandia yang sedang bertugas.
🇮🇪🇺🇸 — A man breached Shannon Airport’s airside perimeter, climbed onto a parked U.S. C-130 Hercules, and attacked its fuselage and wing with a hatchet.
Mobile stairs were used to reach and detain him, who is now in police custody. pic.twitter.com/NkQk64fMus
— Prime (@nucleusprime) April 11, 2026
Insiden ini menambah daftar panjang kegagalan protokol keamanan udara di Irlandia dalam beberapa bulan terakhir. Sebagai catatan, pada Desember 2025, zona larangan terbang di dekat Bandara Dublin juga sempat dilanggar oleh sejumlah drone misterius tepat saat pesawat Presiden Ukraina, Volodymyr Zelensky, dijadwalkan mendarat.
Dalam insiden tersebut, pesawat kepresidenan beruntung mendarat lebih awal sehingga terhindar dari tabrakan udara, sementara drone-drone tersebut sempat bermanuver di atas kapal Angkatan Laut Irlandia yang dikerahkan secara rahasia untuk pengamanan.
Rentetan peristiwa ini, mulai dari ancaman drone terhadap kepala negara hingga aksi serangan kapak terhadap aset militer AS, memicu perdebatan serius mengenai kapabilitas perlindungan instalasi vital di Irlandia. Bagi militer Amerika Serikat, kerusakan signifikan pada C-130 Hercules di Shannon ini bukan hanya kerugian materiil, tetapi juga menjadi tamparan keras terhadap standar pengamanan di bandara sipil yang selama ini menjadi titik transit strategis mereka menuju wilayah konflik. (Bayu Pamungkas)


