Thailand Tambah Pesanan Ranpur Norinco VN1 8×8 untuk Angkatan Darat

Meski personel kavaleri Angkatan Darat Thailand (Royal Thai Army/RTA) telah dibuat kecewa dengan performa buruk Main Battle Tank (MBT) VT4, yang mengalami sejumlah masalah pada laras meriamnya. Namun, rupanya itu tak membuat Angkatan Darat Thailand kapok untuk kembali mengorder ranpur (kendaraan tempur) lapis baja dari pihak manufaktur, China North Industries Group Corporation (Norinco).

Baca juga: Laras Meriam MBT Thailand Norinco VT4 Meledak, Dugaan Karena Kualitas Material dan Tekanan Operasional

Di tengah konflik militer bersama Kamboja di perbatasan, Negeri Gajah Putih mengikat sejumlah pengadaan baru pada beberapa vendor pertahanan, dan salah satunya adalah Norinco, yang dikebal sebagai salah satu pemasok utama alutsista di Angkatan Bersenjata Thailand.

RTA secara resmi telah menandatangani kontrak lanjutan dengan Norinco, untuk pengadaan tambahan ranpur lapis baja roda ban VN1 8×8. Kesepakatan ini mempertegas hubungan kerja sama pertahanan yang semakin erat antara Bangkok dan Beijing dalam satu dekade terakhir.

Penandatanganan kontrak dilakukan pada 11 Januari 2026 di Kantor Pusat Norinco di Beijing. Kontrak ini dilaksanakan melalui skema government-to-government (G2G), yang berarti kesepakatan dilakukan langsung antar pemerintah kedua negara.

Meskipun jumlah unit spesifik dalam batch terbaru ini tidak dirinci secara detail dalam pengumuman tersebut, laporan anggaran militer Thailand untuk Tahun Fiskal 2025 menunjukkan alokasi dana sekitar 987 juta Baht (sekitar Rp437 miliar) untuk pengadaan kendaraan seri VN1.

Hingga saat ini, RTA telah menerima 111 unit keluarga ranpur VN1. Pengiriman tersebut meliputi VN1 varian armored personnel carrier (APC), SM4A 120 mm self-propelled mortar, VS27 armored recovery vehicle, VE36 command variant, dan VN1 dedicated ambulance version. Semua platform tersebut digunakan sebagai bagian dari upaya berkelanjutan Thailand untuk memperluas inventaris kendaraan lapis baja beroda dan memodernisasi sistem lama.

Langkah Thailand untuk terus menambah alutsista asal Cina mencerminkan pergeseran strategi pengadaan militer mereka. Selain harga yang kompetitif, Cina juga menawarkan kemudahan dalam transfer teknologi dan skema pembayaran.

VN1 8×8 telah menjadi tulang punggung satuan kavaleri roda ban Thailand, menggantikan atau melengkapi alutsista lama seperti BTR-3E1 buatan Ukraina yang sebelumnya sempat mendominasi inventaris mereka. Pengadaan fase keempat ini diharapkan akan semakin meningkatkan mobilitas dan daya gempur unit infanteri mekanis Thailand di tengah dinamika keamanan regional yang terus berkembang.

VN1 dirancang untuk mampu disematkan berbagai sistem senjata, selain varian IFV (Infantry Fighting Vehicle) dengan kanon 30 mm, VN1 juga dapat dipersiapkan dalam varian meriam 105 mm dan Howitzer 122 mm. Konfigurasi VN1 mirip dengan ranpur 8×8 buatan Eropa/NATO, seperti mesin berada di bagian depan kanan, dan posisi pengemudi di bagian kiri.

Lapisan baja VN1 disebut dapat menahan terjangan proyektil Armour-Piercing Incendiary (API) 12,7 mm dari jarak 100 meter, atau dengan add on armour, dapat menahan terjangan proyektil 25 mm dari jarak 1.000 meter.

Pada varian APC, komposisi awaknya terdiri dari pengemudi dan komandan, sementara di bagian kompartemen belakang dapat dimuati 11 pasukan infanteri. Akses keluar masuk pasukan mengandalkan pintu utama di bagian belakang, dan ada dua palka (hatch) juga pada bagian belakang.

Dapur pacu VN1 mengandalkan mesin diesel DEUTZ BF-6M 1015CP bertenaga 330kW. Mesin dengan pendingin air ini menggunakan transmisi otomatis. Mekanisme kendali kemudi mengadopsi hidrolik booster serta sistem rem sirkuit pneumatik ganda untuk kinerja pengereman yang lebih andal. VN1 dapat melesat di jalan raya dengan kecepatan 100 km per jam, sementara dengan bahan bakar penuh, jarak jelajahnya mencapai 800 km.

Norinco VN1 dilengkapi dua unit propeller pada bagian belakang, alhasil VN1 dapat berenang tanpa persiapan khusus. Kecepatan berenang di air adalah 8 km per jam. Sebagai kendaraan tempur roda ban, VN1 sudah menggunakan central tire inflation system. Untuk keamanan awak, Norinco telah menghadirkan automatic fire extinguishing system. Bahkan proteksi anti bahaya nubika dapat dipasang sebagai opsi tambahan. (Gilang Perdana)

Norinco Tampilkan Ranpur VN-22 6×6 dalam Varian Senjata Laser Anti Drone

 

4 Comments