Rusia Rilis “Drozd,” Rantis Amfibi Super Cepat Berdesain ala Mobil James Bond

Meski Marinir Rusia punya beragam alutsista amfibi yang terbaik di kelasnya, sebut saja seperti ranpur BTR-80/90 dan BMP-3, namun darri aspek kecepatan, sebagai ranpur lapis baja, kemampuan lesatnya di air tentu tak bisa terlampau diharapkan. Sementara ada kebutuhan hadirnya wahana amfibi yang mampu melesat cepat baik di air dan di darat. Berangkat dari hal tersebut, Baltic Machine-Building Company (BMK), perusahaan yang berbasis St Petersburg, memperkenalkan wahana amfibi yang terbilang unik.

Baca juga: JASGU Korps Marinir – Rantis Amfibi Made in Indonesia

Uniknya, wahana amfibi yang diberi label Drozd ini, desainnya tak seangker kendaraan tempur/taktis pada umumnya. Bila dicermati dari desain, Drozd (Blakbird) punya bentuk yang mengingatkan pada mobil kapal selam milik James Bond Lotus Esprit di film “The Spy Who Loved Me.” Kemiripan yang kentara nampak pada bagian roda depan yang dapat dilipat hingga menyerupai sirip saat moda ‘renang,’ hanya bedanya Drozd tidak punya kemampuan menyelam, alias sebatas melaju di permukaan air saja.

Dalan sebuah laporan oleh TV Zvezda – jaringan televisi resmi Kementerian Pertahanan Rusia, disebutkan bahwa prototipe mobil amfibi tersebut saat ini sedang diuji. Sergey Tereshenkov, kepala desainer BMK memberi gambaran bahwa Drozd merupakan kendaraan “planning” amfibi yang punya kemampuan all-wheel-drive Rusia pertama di kelasnya. Ciri khas Drozd adalah keunggulan pada kecepatan untuk mencapai efek hydroplaning, yaitu kendaraan ini dapat mengangkat sebagian bodinya ke atas permukaan air, mirip prinsip pada speedboat.

Sergey Tereshenkov yakin dengan karakteristiknya Drozd “praktis tidak bisa tenggelam.” Drozd disebut punya kecepatan melaju di air hingga 70 km per jam dengan sokongan water jet. Kendaraan amfibi ini dapat melaju di kondisi sea state 3 (ketinggian gelombang maksimum 1,25 meter). Sementara kecepatan maksimum di darat bisa mencapai 100 km per jam.

Untuk urusan tenaga, Drozd disokong mesin diesel 260 hp dan didukung transmisi otomatis dengan tiga kecepatan. Dikutip dari TheDrive.com (19/8/2020), dikatakan kemampuan offroad Drozd cukup baik, sedangkan kemampuan amfibinya ideal untuk meladeni medan di sungai, danau dan laut.

Bicara tantang jarak jangkau, dengan kapasitas bahan bakar maksimum, Drozd dapat menjelajah di air sejauh 300 km dan di darat hingga 800 km. Drozd punya berat 2 ton, dan payload yang bisa dibawa mencapai 1,5 ton. Struktur ringan Drozd dapat dicapai lewat konstruksi material komposit, terutama serat karbon, yang digunakan untuk membuat lambung komposit yang dapat menahan beban. Untuk urusan hirdrodinamika amfibi, BMK menggandeng Kompan Marine Systems, manufaktur kapal berkecepatan tinggi untuk kebutuhan pasukan keamanan, olahraga dan rekreasi.

Fitur militer yang nantinya akan hadir pada Drozd adalah perlindungan dari efek ranjau dan opsi untuk menambahkan proteksi lapis baja ringan. Drozd kelak akan dilengkapi dengan senjata berupa senapan mesin dan peluncur roket. Punya desain modular, Drozd pun dapat diadaptasi untuk operasi pasukan khusus, dukungan logistik dan layanan medis. Sementara operator sipil yang dapat mengoperasikan Drozd adalah unit SAR, pemadam kebakaran dan lembaga penegakan hukum.

Lotus Esprit di film James Bond “The Spy Who Loved Me.

Baca juga: KASRAT 4×4 – Truk Amfibi Korps Marinir dengan Lambung Baja yang Mampu Melaju Kencang di Air

Guna berubah dari moda darat ke moda laut disebut Drozd hanya butuh waktu sekitar 12 detik. Dalam foto-foto yang ditampilkan, Drozd dicat dengan warna hitam dan tidak mencerminkan kendaraan militer, namun oleh pihak BMK itu dikatakan itu hanya untuk keperluan prototipe. Drozd dijadwalkan akan ditampilan dalam ajang Army 2020 yang akan digelar di luar Moskow pada 23-29 Agustus ini. (Haryo Adjie)

8 Comments