Untuk pertama kali sejak pecah perang Rusia versus Ukraina, terkonfirmasi jatuhnya pembom strategis jarak jauh Tupolev Tu-22M3 Backfirre. Dalam video jatuhnya pembom sayap ayun tersebut, pihak Ukraina menyatakan telah bertanggung jawab setelah melakukan tembakan menggunakan rudal, sementara pihak Rusia menyebut jatuhnya pembom akibat masalah teknis. Insiden jatuhnya Tu-22M3 terjadi pada hari Jumat, 19 April 2024 di wilayah selatan Sevastopol, Krimea. (more…)
Lantaran sering menjadi target serangan drone kamikaze dan rudal jelajah, basis Armada Laut Hitam Rusia di Sevastopol, Krimea, telah mendapatkan perkuatan di aspek pertahanan udara (hanud). Menunjang elemen hanud di Sevastopol, diketahui bahwa wilayah pangkalan utama Angkatan Laut Rusia itu telah ‘ditutup’ oleh sistem peperangan elektronika (electronic warfare cover). Yang salah satu buktinya dapat dilihat dari foto satelit. (more…)
Serangan rudal jelajah Storm Shadow yang berhasil menyasar kapal selam diesel listrik modern B-237 Rostov On Don (Kilo Class) sulit dipercaya. Namum, apa yang terjadi pada 12 September 2023 di Sevastopol telah menyajikan fakta bahwa rudal Storm Shadow berhasil menargetkan kapal selam untuk pertama kalinya, yang mana saat itu sebuah Kilo class sedang berada di dry dock untuk misi perbaikan. Dan dalam beberapa waktu ini telah beredar foto-foto atas kondisi B-237 Rostov on Don Project 636.3. (more…)
Secara mengejutkan pada 12 September malam, rudal jelajah Storm Shadow yang dipasok Inggris untuk Ukraina, berhasil menyerang telak instalasi strategis Rusia di Laut Hitam, yakni Pangkalan Laut Utama Sevastopol di Krimea. Yang menjadi fokus adalah salah satu sasaran Storm Shadow ternyata adalah kapal selam. Meski berada dalam dok kering (dry dock) untuk perawatan, namun ini menjadi ‘kehancuran’ pertama sebuah kapal selam oleh rudal jelajah yang diluncurkan dari udara. (more…)
Meski teknologi drone kamikaze dan rudal jelajah kian canggih, namun, pada fase terminal serangan masih dibutuhkan identifikasi sasaran lewat kamera. Dalam beberapa kasus, operator drone kamikaze misalnya, mereka mengendalikan serangan lewat remote, karena perlu memastikan sasaran lewat citra imaging yang dihasilkan oleh drone sesaat sebelum eksekusi. Dan disinilah terjadi kerawanan, bahwa ada potensi pengelabuan sasaran lewat citra imaging. (more…)
Selain ancaman serangan dari drone laut (kamikaze), Armada Laut Hitam Rusia kini harus bekerja ekstra untuk melindungi aset yang ada pelabuhan Sevastopol. Betapa tidak, keberadaan pasukan katak (scuba diver) dari Ukraina menjadi ancaman yang layak diperhitungkan, pasalnya aksi sabotase bawah air dapat menyebabkan kerugian yang serius pada Angkatan Laut Rusia. (more…)
Serangan kawanan drone laut atau USV (Unmanned Surface Vehicle) ke Pangkalan Armada Laut Hitam Rusia di Sevastopol dan Novorossiysk, telah membuka mata dunia tentang peran penting drone yang melaju di atas permukaan air. Tak bisa dipandang enteng, pasalnya USV yang dikirim Ukraina telah mengakibatkan sejumlah kerusakan, dan menguras energi Moskow untuk meningkatkan kewaspadaan pada basis angkatan lautnya, yang dahulu dikenal aman dari serangan. (more…)
Meski belum dapat dikonfirmasi, ada kabar bahwa instalasi penting milik Armada Laut Hitam Rusia kembali mendapat serangan dari drone laut permukaan (naval drone). Persisnya pada 18 November kemarin, beberapa naval drone yang diduga milik Ukraina menyerang Novorossiysk, yakni pelabuhan strategis Rusia di Laut Hitam, selain Sevastopol, yang pada 29 Oktober lalu lebih dulu mendapatkan serangan masif dari kombinasi antara drone kombatan (UCAV) dan naval drone. (more…)
Dalam beberapa jam lalu, Pelabuhan Sevastopol yang menjadi markas Armada Laut Hitam Rusia, mendapat serangan besar-besaran dari Ukraina. Serupa tidak sama dengan serangan Jepang ke Pearl Harbor saat Perang Dunia Kedua, Ukraina menyerang kawasan Pelabuhan Sevastopol dengan puluhan drone, yakni kombinasi antara drone kombatan (UCAV) dan drone laut permukaan (naval drone). (more…)