Saab GlobalEye di Dubai AirShow 2019 (Foto: David Donald)
Setelah melalui proses evaluasi yang panjang dan ketat, Pemerintah Perancis secara resmi mengumumkan keputusan untuk memesan dua unit pesawat Airborne Early Warning & Control (AEW&C) GlobalEye buatan perusahaan pertahanan Swedia, Saab. Kesepakatan ini juga mencakup opsi tambahan untuk dua unit lagi di masa depan, yang bertujuan untuk menggantikan armada legendaris namun menua, Boeing E-3F Sentry (AWACS). (more…)
Setelah fregat KRI Brawijaya 320 dan KRI Prabu Siliwangi 321- PPA (Pattugliatore Polivalente d’Altura) Paolo Thaon di Revel class, maka Fregat Merah Putih (FMP) yang saat ini tengah dibangun oleh PT PAL Indonesia, bakal menjadi jenis kapal perang kedua TNI AL yang dilengkapi radar Active Electronically Scanned Array (AESA) dengan antena sudut tetap. (more…)
Pada tanggal 5 Agustus 2025, dari fasilitas riset Hanwha Systems di Yongin, Korea Selatan, digelar upacara dimulainya produksi massal tahap pertama radar AESA (Active Electronically Scanned Array) “Yangsan”. Peluncuran ini menandai tonggak penting bagi kemandirian teknologi pertahanan Korea Selatan, memperkuat kapabilitas KF-21 dalam misi multi-domain dan siap bersaing secara global. (more…)
Bila melihat sosok kapal selam, hampir dipastikan bagian yang paling menarik perhatian adalah bentuk menara (conning tower). Alasannya karena menara adalah struktur kapal selam yang muncul paling dominan saat kapal berlayar di permukaan. Selain menyiratkan identitas jenis dan tipe kapal selam, menara kapal selam punya fungsi yang teramat penting. (more…)
Guna meningkatkan kemampuan pengawasan udara di wilayah perbatasan, pada 8 Desember 2023, Kementrian Pertahanan Malaysia menyepakati kontrak dengan Thales untuk pengadaan radar intai jarak jauh – long range surveillance radar GM (Ground Master) GM400α (Alpha) untuk kebutuhan Angkatan Udara Malaysia. (more…)
Cina menyadari betul bahwa salah satu aspek terberat yang harus dihadapi bila berkonflik dengan Amerika Serikat adalah keunggulan Negeri Paman Sam dalam teknologi penempur dan pembom stealth. Meski Angkatan Udara Cina kini gencar mengembangkan armada jet tempur stealth, tetap saja masih akan sulit untuk bisa mengimbangi kedigdayaan AS. Berangkat dari kondisi di atas, maka para peneliti Cina berusaha membuat penangkal anti stealth yang ampuh. (more…)
Tampilannya tak biasa untuk ukuran radar mobile, pasalnya antena radar yang satu ini berukuran tinggi menjulang di atas platform truk Taian TAS5501 10×10. Inilah YLC- 8E Anti Stealth Radar system, yang diklaim oleh Cina sebagai salah satu radar tercanggih, lantaran mampu mendeteksi keberadaan jet tempur stealth sekalipun. Radar yang terbilang baru ini, kabarnya telah diakusisi oleh Pakistan, yang dikenal sekutu dekat Beijing. (more…)
Selain mengirimkan puluhan roket anti tank Panzerfaust 3 untuk Ukraina, Kementerian Pertahanan Belanda dikabarkan juga akan mengirim 2 unit radar intai jarak dekat dan 5 unit radar pencari posisi senjata lawan (fire finder weapon locating radars) ke Ukraina. (more…)
Embraer selama ini dikenal sebagai manufaktur pesawat asal Brasil yang cukup sukses. Di Indonesia, produk Embraer yang telah dioperasikan TNI AU adalah penempur turboprop COIN (Counter Insurgency) EMB-314 Super Tucano. Namun, tahukah Anda, bahwa Embraer juga memproduksi radar. (more…)
Masih dari Defense Express – defence-ua.com (24/12/2020), selain mewartakan bahwa Indonesia telah menandatangani kesepakatan (MoU) pembelian rudal anti kapal Neptune, rupanya pihak Ukraina juga menawarkan sistem radar intai kepada Indonesia, dan klaim dari Ukraina menyebut bila delegasi militer Indonesia memuji radar 90K6E produksi Iskra. (more…)