Bersama Angkatan Laut Italia yang mengerahkan fregat FREMM Bargamini class – ITS Virginio Fasan (F-591) dan ITS Alpino (F-594), Angkatan Laut Spanyol (Armada Española) telah Furor (P-46), yang merupakan OPV (Offshore Patrol Vessel) Meteoro class (sebutan resminya adalah Buque de Acción Marítima/BAM), untuk mendukung dan memberikan perlindungan kepada konvoi kapal dalam Global Sumud Flotilla (GSF) yang membawa bantuan kemanusiaan ke Gaza, Palestina. (more…)
Dengan agresifitas Cina di Laut Filipina Barat, yang mengganggu zona ekonomi eksklusif (ZEE) Filipina, maka Manila kini mengintensifkan upaya untuk membangun kemampuan perang bawah laut yang dapat berfungsi sebagai pencegah dan pengganda kekuatan strategis di tengah meningkatnya ketegangan regional. Konkritnya, Filipina mempercepat pengadaan kapal selam sebagai respons strategis terhadap meningkatnya ancaman dari Angkatan Laut Cina. (more…)
Navantia, galangan kapal milik pemerintah Spanyol, telah ditunjuk oleh Angkatan Laut Kerajaan Thailand – Royal Thai Navy (RTN) untuk meningkatkan kemampuan sistem tempur – combat system capabilities di Landing Platform Dock (LPD) terbesar di Asia Tenggara, HTMS Chang (LPD-792). (more…)
Pada bulan Agustus lalu, Spanyol menawarkan paket pengadaan dua kapal selam berikut pembangunan pangkalannya ke Filipina. Dan hal itu telah menarik perhatian publik di Asia Tenggara, terlebih pada yang ditawarkan, yakni sosok kapal selam berteknologi air-independent propulsion (AIP) S-80 Plus class (aka – Isaac Peral class). Meski terbilang canggih, ada ganjalan dalam pemasaran kapal selam ini, yakni saat ditawarkan, belum satu pun S-80 Plus class yang dioperasikan secara resmi oleh Angkatan Laut Spanyol. (more…)
Pamor Spanyol sebagai negara produsen kapal selam diesel listrik nyaris tak terdengar, kalah gaung dari Jerman, Perancis, Korea Selatan, bahkan oleh Turki sekalipun. Namun, kabar bahwa Spanyol menawarkan paket pengadaan dua kapal selam berikut pembangunan pangkalannya ke Filipina, telah menarik perhatian publik di Asia Tenggara, terlebih pada yang ditawarkan, yakni sosok kapal selam berteknologi air-independent propulsion (AIP) S-80 Plus class (aka – Isaac Peral class). (more…)
Program pengadaan kapal selam untuk Angkatan Laut Filipina semakin diminati oleh para manufaktur. Setelah Perancis dan Korea Selatan yang menawarkan paket akuisis kapal selam diesel listrik untuk Filipina, kini Navantia dari Spanyol masuk sebagai pendatang baru dalam pengajian proposal penawaran kapal selam S-80 Plus class. (more…)
Meski belum menuai kontrak, Navantia, perusahaan perkapalan asal Spanyol, terbilang getol merilis desain kapal perang masa depan dengan rancangan yang futuristik, yang mungkin baru akan terealisasi pada 10 tahun mendatang. Seolah melanjutkan konsep Smart 400, yaitu kapal perang berbobot 4.000 ton dengan desain stealth, maka Navantia Australia pada ajang Indo Pacific 2022 di Sydney (10 – 12 Mei), memperkenalkan konsep Smart 8000. (more…)
Navantia, perusahaan perkapalan asal Spanyol yang menjadi vendor pada modernisasi korvet KRI Malahayati 362, telah memperkenalkan rancangan frigat dengan desain revolusioner. Konsep desain yang diberi label Smart 4000 jelas mengedepankan teknologi stealth, namun apa yang ditampilkan Navantia pada ajang pameran pertahanan FEINDEF 2021 di Madrid, jelas berbeda dari rancangan kapal berdesain stealth yang selama ini telah dikenal. (more…)
Jika ada yang bertanya, siapa negara di Asia Pasifik yang memiliki armada kapal tanker militer terbesar? Maka jawabannya adalah Australia. Negara Benua yang kerap terlihat ‘cemas’ ini mengoperasikan dua kapal tanker raksasa, yaitu HMAS Sirius (berbobot mati 46.775 ton) dan HMAS Success (berbobot mati 18.221 ton). Dengan dua kapal tanker tersebut, menjamin operasional armada AL Australia dalam misi lintas samudera. (more…)
Ajang Euronaval 2016 yang berlangsung di Paris, Perancis 17 – 21 Oktober nampak punya arti khusus dalam pengembangan teknologi maritim di Indonesia. Selain Terma yang mengumumkan kontrak pengadaan radar SCANTER 6000 oleh Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP) Kementerian Perhubungan RI, di Euronaval 2016 dua perusahaan asal Spanyol, Indra dan Navantia juga mengumumkan telah memenangkan kontrak senilai US$18 juta (Euro 15,7 juta) untuk kelanjutan program mid-life modernization (MLM) di frigat Fatahillah Class. (more…)