Tag: Indo Pasifik

Guncang Indo Pasifik: Jet Tempur J-10C Tertangkap Kamera Gendong Rudal Anti Kapal Hipersonik YJ-21

Sebuah potongan gambar (screen capture) dari siaran televisi nasional Cina, CCTV, baru-baru ini memicu kegemparan di kalangan pengamat militer global. Video tersebut memperlihatkan jet tempur bermesin tunggal Chengdu J-10C lepas landas dengan membawa rudal berukuran besar yang diduga kuat sebagai YJ-21, rudal anti-kapal hipersonik yang selama ini dikenal sebagai “pembunuh kapal induk” (Carrier Killer). (more…)

Lindungi Guam Lawan Pengaruh Cina di Pasifik, AS Hidupkan Kembali Pangkalan Udara di Pulau Tinian

Citra satelit North Field di Pulau Tinian dari Planet Labs.

Pangkalan udara (lanud) di Pulau Tinian, yang dulu merupakan salah satu pangkalan udara terbesar dan tersibuk di dunia selama Perang Dunia II, tidak lagi digunakan untuk operasi militer sejak tahun 1947, padahal sejarah lanud ini sangat besar, pasalnya North Field di Tinian digunakan sebagai pangkalan utama bagi pesaawat pembom B-29 Superfortress untuk melakukan pengeboman strategis ke Jepang, termasuk serangan bom atom ke Hiroshima dan Nagasaki. (more…)

Stimson Center: “Pangkalan Udara AS di Indo Pasifik Sangat Mudah Dilumpuhan oleh Serangan dari Cina”

(Foto: Deakim74)

Dengan pengaruh dan aliansinya di Indo Pasifik, Amerika Serikat memiliki banyak basis (pangkalan) militer di kawasan Indo Pasifik. Meski begitu, sebuah laporan menyebut bila pangkalan udara (lanud) AS di Indo Pasifik terlalu mudah untuk dilumpuhkan dalam serangan awal dari Cina. (more…)

Mitsubishi B5N “Kate” dengan Torpedo Type 91 – Mimpi Buruk Sekutu Sekutu di Indo Pasifik

Setelah pada artikel sebelumnya kami kupas tentang aerial torpedo (torpedo udara) Type 91 yang menjadi senjata utama Jepang dalam serangan udara ke Pearl Harbor 7 Desember 1941, maka menarik untuk dicermati tentang pesawat pembawanya, Mitsubishi B5N “Kate”, yang juga digunakan Jepang saat melakukan invasi ke wilayah Hindia Belanda. (more…)

Pertama Sejak Dua Dekade, Tidak Ada Satu pun Kapal Induk AS di Indo Pasifik, Saat yang Rawan Bagi Taiwan!

Bila Beijing bernyali, mungkin ini waktu yang tepat untuk melakukan invasi militer ke Taiwan, pasalnya saat ini tidak ada satu pun kapal induk Amerika Serikat yang berada di kawasan Indo Pasifik. Akibat eskalasi di Timur Tengah, armada kapal induk AS kini tengah dikerahkan untuk melindungi Israel dari potensi serangan balasan Iran. (more…)

Tekan Pengaruh Cina di Oseania, AS Perluas Fasilitas Pangkalan Angkatan Laut di Papua Nugini

Ada kabar dari negeri tetangga di ujung timur Indonesia, yakni Papua Nugini (Papua New Guinea), yang mana Amerika Serikat akan memperluas pangkalan militernya terkait dengan upaya Washington guna menekan pengaruh Cina di kawasan Oseania. Seperti dikutip US Naval Institute (USNI) news, Amerika Serikat kini sedang merenovasi Pangkalan Angkatan Laut Lombrum di Pulau Los Negros di Papua Nugini. (more…)

Angkatan Laut Jerman Kembali ke Indo Pasifik, Kerahkan Frigat Baden-Württemberg Class dan Kapal Tanker Berlin Class

F222 Baden-Württemberg

Setelah sukses melakukan pelayaran jarak jauh ke Indo Pasifik pada tahun 2021, maka Angkatan Laut Jerman kembali berencana menggelar pelayaran jarak jauhnya ke Indo Pasifik. Bila pada tahun 2021 yang dikerahkan adalah frigat F217 Bayern (Brandenburg Class), maka pada pelayaran tahun depan (2024), Angkatan Laut Jerman akan mengirim salah satu frigat terbarunya yang didukung sebuah kapal tanker logistik. (more…)

Misi Pegasus 2023 – Perancis Gelar Kekuatan Udara Jarak Jauh ‘Terbesar’ ke Indo Pasifik, Termasuk 10 Rafale

Misi Pegasus dikenal sebagai agenda tahunan yang digelar Angkatan Udara Perancis dalam simulasi penggeralan kekuatan udara jarak jauh. Dan pada 25 Juni 2023, Angkatan Bersenjata Perancis telah mengumumkan Misi Pegasus 2023 (Pégase 2023 Mission). Seperti Misi Pegasus 2022, maka Misi Pegasus 2023 melanjutkan penggelaran kehadiran kekuatan Perancis di Indo Pasifik. Namun, ada yang berbeda pada Misi Pegasus 2023. (more…)

Komandan US Pacific Air Forces: “Kami Inginkan F-15EX untuk Gantikan Armada F-15C dalam Operasi di Indo Pasifik”

Menjawab permintaan harga yang dilayangkan Pemerintah Indonesia, Amerika Serikat pada 10 Februari 2022 telah merilis paket penawaran untuk 36 unit F-15ID (varian F-15EX untuk Indonesia) senilai US$13,9 miliar. Atas tawaran tersebut, sejauh ini belum ada respon balik dari Pemerintah Indonesia, apakah melanjutkan pembelian atau mungkin membatalkan, semuanya bisa terjadi, mengingat belum ada kontrak yang ditandatangani. (more…)